Tampilkan postingan dengan label Kisah Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah Hikmah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 November 2016

Kita Jatuh Cinta Karena “Kesempatan” Dan Kita Mempertahankannya Karena “Pilihan”

Tidak ada yang tahu kenapa harus denganmu aku bertemu, seperti tidak ada apa-apa karena kita adalah teman biasa. Teman yang hanya mengerti bahagia jika bersama tanpa ada embel-embel yang dinamakan cinta. teman yang selalu ada di saat butuh apa-apa tanpa sepeserpun meminta balas. Inilah kita, teman yang terlihat seperti saudara jika hanya mengenal sekilas.

Kita Jatuh Cinta Karena “Kesempatan” Dan Kita Mempertahankannya Karena “Pilihan”
Entah bagaimana awalnya, kenapa mulai terasa nyamanan saat kita bersama. Seperti ada sesuatu yang mengikat, walau pun tidak pernah terlihat. Ada hati yang selalu meminta dan berharap, kebersamaan ini jangan sampai ada akhir. Ada rasa cemburu saat kau mulai dekat dengan seseorang seperti dekatnya kita waktu dulu. Apakah kau tau yang sedang terjadi padaku, apakah ini cinta yang perlahan mulai tumbuh untukmu. Semoga itu benar adanya, dan kaupun merasakan hal yang sama .

Kita jatuh cinta karena kesempatan, karena waktu memberikan ruang untuk bertemu. Biarkan rasa itu tumbuh dengan sendirinya, tanpa apa paksaan dan tekanan dari mereka yang melihat sedikit kemesraan. Karena cinta ini kita yang rasa, jangan pernah pedulikan apa-apa yang mereka kata. Karena aku ingin cinta yang murni, bukan yang tumbuh tergesa-gesa.
Jangan sampai pertemanan ini menjadi penghalang, rasa yang kau simpan tidak pernah timbul kepermukaan. Dengan alasan persahabatan, kau mengorbankan cinta yang seharusnya tumbuh dan berkembang pada yang seharusnya. Biarkan pertemana ini sebagai jalan kita dipertemukan, dan alasan kita untuk dipersatukan menjadi teman hidup. Mudah bagiku, semoga tidak menjadi sulit untukmu. Karena aku hanya bisa menunggu


Sekarang kau bisa memilih, apakah aku pantas menjadi seseorang yang khusus berada di hatimu. Atau hanya seseorang yang bisa saling mengenal dan bertemu tanpa ada kesempatan untuk bersatu. Tidak masalah bagiku, apa pun keputusanmu adalah jalan terbaik untuk ku. Tapi ingat satu hal, aku adalah salah satu orang yang selalu menyabut namamu dalam doa dan berharap kebagaiaan selalu bersamamu dimanapun kau berada. Terimakasih atas segala rasa, dari aku yang berharap menjadi teman hidupmu. Sahabat
Read more

Selasa, 08 November 2016

Jika Kamu Sibuk Mencari Yang Mulus, Kamu Akan Kehilangan Yang Tulus...Share Jika Setuju Ya...!!!


Pria memang memberikan tempat teristimewa di hatinya untuk mereka. sehingga rasa-rasanya yang mulus itu jalannya akan selalu mulus kalau sudah berurusan dengan pria.
Cantik dan mulus itu seolah seperti bius dan hipnotis yang akan mampu membuat pria lupa akan segala hal yang dibutuhkannya, termasuk seseorang yang tulus mencintai. Yang mulus-mulus memang selalu bikit semangat dan hangat tapi jangan sampai kamu sibuk mencari yang mulus samapi lupa dengan seseorang yang akan dengan tulus menemani kamu dalam keadaan apapun.

Tulus Itu Datangnya Dari Hati, Kalo Mulus Bisa Dibikin Asalkan Ada Duit


Ketulusan itu datangnya dari hati, ketika mencintai pasti tidak akan pernah memandang apapun yang ada pada diri kamu. Ketulusan itu tidak bisa dibuat-buat atau dibeli. Sementara mulus itu bisa dibuat, bisa didatangkan dari duit. Yang penting kamu punya banyak duit maka mulus seperti apapun yang kamu inginkan bisa didapatkan. Sedangkan ketulusan yang seperti kamu inginkan tidak bisa didatangkan hanya karena kamu banyak memiliki duit.

Karena yang Mulus Kadang Mendekati Kamu Karena Modus 


Terkadang mereka yang mulus sengaja mendekati kamu karena ada maunya, alias karena kamu memiliki sesuatu yang akan membuat mereka semakin mulus (baca; duit). Mereka yang medekati kamu karena modus biasanya hanya memikirkan bagaimana caranya agar mereka tetap mulus. Sementara yang tulus akan memikirkan bagaimana caranya kamu bisa mulus (dilancarkan) dalam mencari uang.

Yang Mulus Itu Memang Menggoda Sampai-sampai Bisa Menutupi yang Tulus

Namanya laki-laki memang wajar bila tergoda sama yang mulus-mulu, karena kadang yang mulus itu sengaja menggoda. Tapi jangan sampai kamu kalah pada godaan yang mulus, bisa-bisa kamu kehilangan yang tulus hanya gara-gara terpesona pada yang mulus. Kalau kamu lebih mengedepankan nafsu maka yang tulus tidak akan terlihat menarik untuk diperjuangkan.

Yang Mulus Itu Gampang Dicari Tapi Nyari Yang Tulus Itu Sulit


Biaya perawatan jaman sekarang sudah murah, semua orang bisa kesalon untuk mempercantik diri, jadinya yang mulus-mulus itu sudah bukan barang langka, mudah dicari dan ditemukan, ada yang mulus ada lagi yang lebih mulus lagi. Sementara yang tulus itu sulit untuk dicari karena orang yang benar-benar tulus itu tidak akan pernah memamerkan atau memberi tahukan kamu kalau mereka tulus mencintai kamu. Yang tulus itu hanya bisa dirasakan maka bukalah mata hatimu agar bisa melihat mana yang benar-benar tulus atau tidak. 

Kamu Akan Banyak Diberi Kesempatan Untuk Didekati Sama Yang Mulus, Tapi Tidak Banyak Diberi Kesempatan Untuk Didekati Sama Yang Tulus


Semakin kamu banyak memiliki kelebihan fisik dan materi maka kamu akan semakin banyak diberi kesempatan untuk didekati sama yang mulus-mulus. Sebaliknya kamu hanya diberi sedikit kesempatan untuk didekati sama seseorang yang akan menerima kamu dengan tulus. Yang akan selalu tulus menemani kamu saat apa yang kamu punya saat ini sudah tidak lagi menjadi milikmu kelak. Jangan sibukkan dirimu untuk mencari yang mulus dan memfokuskan mulus sebagai tujuanmu. Nanti kamu bisa kehilangan yang tulus dan malah dapat yang mudus.

Kalau Kamu Dapat Yang Tulus Dan Mulus, Itu Berarti Kamu Termasuk Orang Yang Beruntung


Karena yang mulus itu juga bisa memiliki ketulusan dan karena ketulusan itu bukan milik mereka yang tidak mulus saja, maka mungkin saja kamu bisa mendapatkan hati seseorang yang mulus lagi tulus.
Read more

Kamis, 15 September 2016

Jangan Tanya Kenapa, Aku Cuma Punya Hati

Kamu tahu, hal yang romantis dari hujan?. Dia selalu mau kembali meski tahu rasanya jatuh berkali-kali. Tahu kah kamu, jika mencintaimu itu tidak mudah. Sakit sih, tapi entah kenapa hati selalu menolak untuk menyerah. Dia selalu membisikan supaya bisa bertahan lebih lama dan yakin kau akan berubah lebih baik dari yang sekarang.

Tak Usah Tanya Kenapa, Aku Cuma Punya Hati
Sejujurnya aku tidak mau berjuang sendiri, tapi apa daya. Kisah cintaku tidak seindah kisah cinta pengantar tidur pada saat kecil. Aku seorang wanita yang tidak cukup hanya menunggu, tapi butuh kesabaran dan berkorban perasaan. Sulit rasanya untuk merelakan, saat hati sudah percaya dan nyaman. Doaku selalu tertuju padamu, semoga kau tahu tempat kembali saat kamu mengetahui hati mana yang tulus untuk setia berada di sampingmu.

Kamu berbohong aku pun percaya dan kamu lukai aku tak perduli. Coba kau fikir dimana ada cinta seperti ini. Kau tinggalkan aku, aku tetap disini. Kau dengan yang lain, ku tetap setia. tak usah Tanya kenapa, aku hanya punya hati.

Mungkin ada waktu dimana aku menyerah, usahaku untuk mencintaimu itu menjadi sia-sia. Waktuku dihabiskan bersama orang yang salah, orang yang sebenarnya tidak pernah ingin membagi hatinya. Kamu hanya akan menjadi kisah masalalu yang aku simpan rapat-rapat. Kisah yang akan selalu memancing air mata untuk mengalir.
 


Sejujurnya waktuku tidak banyak, memilih bertahan atau pergi meninggalkan terasa semakin sulit sekarang. Hanya butuh kejujuran darimu, adakah namaku dalam masa depanmu. Jika tidak, cukup sampai disini aku bersamamu. Biarkan semua kisah kita tenggelam bersama mentari sore.  Biarkan aku memulai kisah bersama seseorang dan itu bukan kamu. Terimakasih telah menjadi bagian dari kisah indah dalam hidupku.
Read more

Selasa, 19 Juli 2016

KISAH SUAMI Zalim Yang Hendak Ceraikan Istrinya, Terkena AZAB Dunia

Beberapa bulan yang lalu, seorang wanita beranak usia paruh baya mendatangi seorang konselor. Rumah tangganya tengah mengalami prahara. Dahsyat. Ibarat kapal, rumah tangganya itu sudah pecah berkali-kali, rusak berkeping-keping. Sukar diselamatkan.




Berdasarkan penuturannya, suami nya bersikap zalim. Ia, sebagai istri, hanya disayang saat ada uang, dan serta merta ‘ditendang’ saat uang tiada. Memang, si istri ini bekerja dan sudah menjadi pegawai negeri sipil.
Selain itu, kezaliman suami semakin menjadi-jadi. Main tangan. Kasar. Memukul. Menampar. Menendang. Dan tindakan fisik lainnya yang diawali, dihiasi, dan diakhiri dengan caci maki. “Sakit,” tutur wanita ini bernada sedih. “Saya,” lanjutnya, “sudah tidak kuat menahan ini!”

Kala itu, si istri yang tadinya tinggal satu rumah dengan laki-laki yang menjadi suaminya itu sudah diusir. Padahal, lanjut wanita berbadan subur ini, “Rumah itu dibangun atas kerja keras saya sebagai pegawai negeri sipil. Ada uang suami. Tapi tidak banyak.”

Beberapa saat kemudian, sangwanita kembali mendatangi konselor. Hanya ingin mengisahkan

sebuah berita. Entah, ini baik atau buruk. Sebab, wanita itu pernah berkata, tindakan zalim suaminya bukan yang pertama. Berkali-kali dimaafkan, tapi kembali diulangi. Dan kabar yang disampaikan oleh si wanita adalah; rujuk.

“Saya masih mencintainya. Saya kembali. Meski dizalimi. Kasihan anak-anak.” demikian akunya.
Satu hal lain yang pernah disampaikan si wanita, suaminya telah melontarkan kata cerai. Sekali. Saat itu, si suami mengancam akan segera memutus akad suci yang dulu dia ucapkan di hadapan wali, saksi, penghulu, dan Allah Ta’ala.

Kini, si suami ini tergolek lemah di rumah sakit. Sakit akut. Organ dalam. Parah. Dan harus dipasang alat bantu di salah satu organ dalam vitalnya itu. Sedang memasuki daftar tunggu pemasangan di sebuah rumah sakit ternama Ibu Kota.

Dasar cinta wanita yang tulus, dasar hati wanita yang selembut salju, dasar ketulusan wanita yang sukar dicari bandingnya, ia memilih kembali untuk menjadi istri meski berkali-kali dizalimi.

Katanya dengan nada terbata, “Saya ikhlas merawat suami saya. Tidak ada lagi yang peduli. Keluarganya entah kemana. Saya ikhlas. Mohon doakan agar suami saya sembuh seperti sedia kala.”

Ya Allah… Sungguh, Engkaulah yang Maha Membolak-balikkan hati. Teguhkan hati kami dalam agama-Mu. Balikkan semua hati yang bengkok, lembutkan semua hati yang kasar. Jadikan kami suami shalih yang bisa menyelamatkan istri-istri, anak-anak, dan seluruh keluarga dari pedihnya siksa neraka, dan megajak mereka untuk memasuki surga. Secara berjamaah. Wallahu a’lam.
.
Sumber: siraman islam
Read more

Minggu, 05 Juni 2016

Tilawah Di Depan Imam Masjidil Haram,Lantunan Ayat Suci Wirda Mansur Membuat Merinding Yang Mendengarnya!


BACAAN-MUSLIMAH-    Siapa yang tidak kagum bisa bertemu dengan Imam Masjidil Haram yang tentu bukan orang sembarangan. Mereka adalah para Hafidz yang memiliki hafalan Al Qur’an yang sempurna, suara yang indah dan keilmuan yang mumpuni.





Begitu juga dengan Wirda Mansur yang baru-baru ini membuat para pengguna media sosial merinding. Pasalnya putri Ustad Yusuf Mansur ini bisa mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan Imam Masjidil Haram yakni syeikh Abdul Rahman bin Jamal Al ausy.

Tak hanya bertemu dan bertegur sapa, Wirda pun membaca Al Qur’an atau bertilawah di depan Imam Masjid Suci tersebut. Kebahagiaan dan tilawahnya pun diunggah dalam Instagram dimana saat itu Wirda Mansur membacakan surat Al Mulk dengan ditemani ibu dan ayahnya yang tak lain pemimpin pesantren Daarul Qu’ran, Ustad Yusuf Mansur.


Melakukan tilawah di depan Imam Masjidil Haram merupakan sebuah impian yang ingin Wirda realisasikan sejak dulu dan Alhamdulillah dirinya pun kini mendapatkan kesempatan tersebut.

“Impian bisa ngaji di depan Imam Haram, Done. Alhamdulillah yaa Allah.” Tulis Wirda dalam akun @wirda_mansur.

Sejumlah komentar pun menghiasi video tersebut dimana sebagian besar menyatakan rasa merinding setelah mendengar Wirda melantunkan ayat suci Al Qur’an.

“Merinding.. MasyaAllah..” tulis @mila_march07

Sementara yang lainnya memberi komentar positif bahwa Wirda sudah termasuk ahli surga.

“Udah surga banget nih,” tulis @hanumputrsryn.

Profil Wirda Mansur

Gadis yang lahir pada tanggal 29 November 2001 ini memang merupakan seorang hafidz 30 juz yang telah dikenal oleh masyarakat luas karena sejak kecil sudah diajak oleh ayahnya untuk mengikuti berbagai acara televisi.

Kini ia mendapatkan kehormatan sebagai duta Al Qur’an dan menjalankan aktivitasnya sebagai pelajar di sekolah Islam Al Mamoor kota New York. Menurut ayahandanya, pemilihan sekolah tersebut didasari karena Al Mamoor menjadi sekolah islam terbaik yang ada di New York. Wirda pun lebih berkonsentrasi dalam bidang Al Qur’an.

Alasan bersekolah di negeri paman Sam ini pun didasari atas prakarsa dari Nusantara Foundation dan Imam Shamsi Ali yang merupakan seorang ulama Indonesia, namun tinggal di New York.

Semoga semakin banyak para remaja yang benar-benar mencintai Al Qur’an dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi benar-benar pribadi yang Qur’ani. Aamiin


Sumber :kabarmakkah
Read more

Sabtu, 04 Juni 2016

KENALI PENYEBABNYA,WANITA KETIKA KIAMAT DIPAKAIKAN ALLAH DENGAN GELANG DARI API YANG MENYALA,JANGAN SAMPAI KITA DEMIKIAN!


BACAAN-MUSLIMAH-    Bagi wanita, perhiasan bukan hanya sekedar untuk menunjang penampilan, namun juga sebagai alat untuk dapat meningkatkan kepercayaan diri. 




Perhiasan untuk wanita banyak macamnya, seperti cincin, gelang, kalung dan anting. Tersedia beragam jenis dan model sebagai pilihan bagi para wanita. Namun tahukah kamu bila nanti di hari kiamat Allah akan memakaikan dua gelang kepada para wanita yang menyukai perhiasan.

Islam memang memperbolehkan wanita untuk memakai perhiasan. Rasulullah SAW bersabda, “Emas dan sutra dihalalkan bagi para wanita dari umatku, tetapi diharamkan bagi para pria,” (HR. Nasa’i dan Ahmad)

Namun, penggunaan perhiasan tersebut tetap harus memperhatikan tuntunan syar’i. Yaitu, penggunaannya tidak bertujuan untuk pamer, kesombongan apalagi dengan sengaja untuk menarik perhatian orang lain selain suaminya. Selain itu, jika seorang wanita memakai perhiasaan berupa barang-barang berharga, yang wajib dikenai zakat seperti emas dan perak. Maka diwajibkan baginya untuk mengeluarkan zakatnya.

Diceritakan dari Amr bin Syu’aib dari bapak dari kakeknya, ia berkata bahwa, “Ada seorang wanita yang datang kepada Rasulullah bersama dengan anak wanitanya,  di tangannya ada dua buah gelang besar yang terbuat dari emas. Maka Rasulullah pun bertanya kepadanya, “Apakah engkau telah mengeluarkan zakat emas itu ?” Wanita itu menjawab, “Belum.”

Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apakah engkau akan merasa senang jika nanti Allah akan memakaikan kepadamu pada hari kiamat dengan dua gelang dari api neraka.” Wanita itu pun lalu melepas kedua gelangnya dan memberikannya kepada Rasulullah sambil berkata, “Keduanya untuk Allah dan Rasul Nya.” (HR. Abu Daud no. 1563 dan An Nasa’i no. 2479. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini hasan)

Allah Ta’ala berfirman dalam surat At-Taubah ayat 34-35 bahwa, “ Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya di jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. Pada hari di panaskan emas perak itu dalam neraka jahannam , lalu di bakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka : Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu.”

Dari Abu Hurairah menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Siapa saja yang memiliki emas atau perak namun tidak mengeluarkan zakatnya maka pada hari kiamat nanti akan disepuh untuknya lempengan yang terbuat dari api neraka, lalu dipanaskan dalam api neraka Jahannam, kemudian disetrika dahinya, rusuk dan punggungnya dengan lempengan tersebut. Setiap kali lempengan itu dingin maka akan disepuh lagi dan disetrikakan kembali kepadanya pada hari yang ukurannya sama dengan lima puluh ribu tahun. Kemudian ia akan melihat tempat kembalinya apakah ke surga ataupun ke neraka.” (HR. Muslim no. 987)

Dari Asma’ binti Yazid, ia berkata, “Aku masuk bersama bibiku untuk menemui Rasulullah dan ketika itu bibiku memakai beberapa gelang dari emas. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian bertanya kepada kami, “Apakah kalian sudah mengeluarkan zakat emas ini?” Kami jawab, “Tidak.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidakkah kalian merasa takut kalau nantinya Allah akan memakaikan kepada kalian gelang dari api neraka. Oleh sebab itu, keluarkanlah zakatnya.” (Lihat Jaami’ Ahkamin Nisa’, 2: 155-156)

Sama halnya dengan zakat pada emas dan perak, zakat perhiasan dikeluarkan setiap tahunnya saat haul yaitu mencapai 1 tahun hijriyah dan selama masih mencapai nishob. Ketentuannya yaitu nisab emas adalah sebesar 20 dinar atau setara dengan 85 gram emas dan perak adalah 200 dirham setara dengan 595 gram perak. Artinya, apabila seseorang telah memiliki emas sebesar 20 dinar (85 gram) atau perak 200 dirham (595 gram) dan sudah setahun, maka ia telah terkena wajib zakat, yakni sebesar 2,5% atau 1/40.

Berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Tidak ada kewajiban atas kamu sesuatu pun- yaitu dalam emas- sampai memiliki 20 dinar. Jika telah memiliki 20 dinar dan telah berlalu satu haul, terdapat padanya zat 1/2 dinar. Selebihnya dihitung sesuai dengan hal itu, dan tidak ada zakat pada harta, kecuali setelah satu haul” (HR Abu Dawud dan Tirmidzi).

Berikut contoh perhitungan zakat perhiasan:
Sebuah kalung emas murni ketika  telah mencapai haul beratnya 85 gram. Misalkan harga emas murni yang bukan kalung adalah Rp.500.000,-/gram, maka harga emas yang dimiliki senilai Rp.500.000,-/gram x 85 gram = Rp.42.500.000,-. Namun jika harga emas setelah dibentuk menjadi kalung adalah Rp.60.000.000,-. Maka zakat kalung emas dihitung sebesar 1/40 x Rp.60.000.000,- = Rp.1.500.000,-.


Sumber :  rangkuman


Read more

Sabtu, 28 Mei 2016

Wanita Mengerjakan Solat Jumat ? Apakah Boleh ?....

BacaanMuslimah- Wanita muslimah ikut shalat jumat, masih banyak kita dapatkan di beberapa masjid besar. Bahkan di beberapa daerah yang melahirkan banyak ulama, kota santri, pada hari jumat saat pelaksanaan shalat jumat, satu shaf atau lebih diisi wanita muslimah. Mereka ikut berjamaah shalat Jumat bersama kaum muslimin.
Wanita muslimah shalat jumat, berdiri di belakang deretan shaf pria dalam pandangan sekilas ada keanehan. Boleh atau tidaknya dalam tinjauan syariah? Akan kita lihat berdasarkan nash apakah itu al-Quran atau hadis. Selain itu, kalau toh muslimah ikut melaksanakan shalat jumat di masjid, apakah juga harus melaksanakan shalat dzuhur. Bagi pria, setelah melaksanakan shalat jumat, maka dihitung sudah melaksanakan shalat dzuhur.

Ada tiga hadis Nabi saw yang menyinggung boleh tidaknya wanita muslimah ikut shalat jumat;

- Hadis yang diriwayatkan imam Abu Daud dari Thariq bin Syihab dari Rasulullah saw bersabda; “Jumat itu wajib bagi setiap Muslim dengan berjamaah, kecuali empat golongan, yaitu; hamba sahaya, wanita, anak-anak dan orang yang sakit.”
- Hadis yang juga diriwayatkan imam Abu Daud dari Ibnu Umar dia berkata; Rasulullah saw bersabda: “Janganlah kalian melarang kaum wanita pergi ke masjid, akan tetapi sebenarnya rumah mereka itu lebih baik bagi mereka.”
- Hadis yang diriwayatakan imam Muslim, dari Amrah binti Abd Rahman dari saudara perempuan Amrah, ia berkata, “Aku menghafal surat Qaaf langsung dari mulut Rasulullah saw, yakni ketika beliau membacanya beberapa kali di atas mimbar dalam khutbah Jumat.”
 
Dari ketiga hadis tersebut dapat ditarik kesimpulan sebagai jawaban atas pertanyaan bolehkah wanita muslimah ikut shalat jumat. Hadis pertama, menyebutkna dengan jelas, bahwa kewajiban Jumat berjamaah tidak berlaku bagi wanita. Artinya, jika toh wanita muslimah ikut shalat Jumat, maka wajib baginya melaksanakan shalat dzuhur setelah shalat Jumat.

Hadis kedua menggambarkan bahwa tidak ada larangan wanita muslimah ke masjid untuk kegiatan ibadah seperti shalat Jumat, meski yang terbaik adalah melaksanakan ibadah itu di rumah saja. Artinya shalat Jumat di masjid boleh saja, dan lebih bagus jika tidak melaksanakannya, karena shalat Jumat hanya dilaksanakan di masjid.
Hadis ketiga menyebutkan bahwa seorang sahabat muslimah, rutin melaksanakan shalat Jumat bersama Nabi saw, bahkan saking rutinnya, sahabat Nabi saw itu menghapal surah Qaf yang dibacakan Nabi saw saat khutbah.

Sekarang mari kita kembali ke kerangka dasar bahwa, menurut surah al-Ahzab ayat 33, sebaik wanita itu tinggal di rumah. Kalau toh keluar tidak tabarruj (berhias berlebihan yang memancing perhatian). Olehnya itu, karena shalat Jumat berjamaah tidak wajib bagi wanita muslimah, dan tempat terbaik wanita muslimah adalah di rumah, maka sebaiknya wanita muslimah tidak perlu melaksanakan shalat Jumat. Cukup shalat dzuhur di rumah saja.

Sember : http://muslimah-id.com
Read more

Rabu, 25 Mei 2016

Menggugat Cerai Suami Karena Tidak Punya Keturunan, Bagaiamana Hukumnya ?

BacaanMuslimah-Dalam kehidupan berumah tangga tentu selalu ada saja masalah, tanpa di sadari ataupun tidak masalah itu datang baik dari faktor internal maupun eksternal, contoh dari faktor internal adalah dalam sebuah pernikahan baik dari pihak laki-laki maupun perempuan pasti mempunyai keinginan untuk memiliki keturunan, Seperti halnya, salah satu tujuan utama disyariatkannya nikah adalah mendapatkan anak. “Menikahlah dengan wanita romantis dan subur, karena aku membanggakan banyaknya pengikutku di hadapan banyak umat.” Sabda Rasulullah saw yang diriwayatkan Abu Daud dan Nasai.
http://muslimah-id.com/wp-content/uploads/2014/01/Isteri-yang-diceraikan-suami.jpg
Lalu bagaimana dengan suami yang mandul ? karena mandul ini terhitung sebagai aib dan kekuarangan yang menghilangkan salah satu tujuan nikah. Maka akan hal itu menyebabkan bolehnya memutuskan ikatan pernikahan, tanpa dibatasi dengan bilangan tertentu. 

Namun, semua sifat yang menyebabkan salah satu pasangan menghindar dari pasangannya atau menghalangi salah satu pasangan untuk bisa menikmati hubungan badan, atau menghilangkan salah satu tujuan nikah, terhitung sebagai aib yang membolehkan masing-masing untuk menentukan pilihan, antara cerai dan melanjutkan rumah tangga.

"Dalam suatu riwayat, suatu hari, Umar bin Khatab ra, mengutus seseorang sebagai petugas zakat di daerah tertentu. Ternyata dia menikah dengan wanita di daerah itu, padahal dia mandul. Umar-pun bertanya kepadanya, “Apakah kamu sudah memberi tahu istrimu bahwa kamu mandul, tidak bisa punya anak?” “Belum” Jawab orang ini. Umar menasehatkan, “Sampaikan kepadanya bahwa kamu mandul, kemudian berikan hak pilih untuknya.”

Nah berdasarkan riwayat tersebut, maka para ulama menyimpulkan bahwa baik suami maupun istri berhak menggugat atau berhak minta fasakh (gugat cerai ke pengadilan) karena mandul.

Namun perlu muslimah ketahui pula jika pasangan suami & istri tersebut telah mengetahui kekurangan dari pasangannya maka gugur haknya untuk mengajukan fasakh, karena ketika dia menjalani pernikahan, dia sudah memahami keadaan pasangannya.

Itulah tadi sedikit penjelasan mengenai pernikahan dan problematika yang ada dalam kehidupan berumah tangga. semoga bermanfaat ya ukh..

Sumber : http://muslimah-id.com
Read more

Sabtu, 21 Mei 2016

Menikah dengan Menantu Pilihan Ibu ....

BacaanMuslimah- Dengan siapa kita berpacaran sekarang belum tentu akan menjadi jodoh kita nantinya, mungkin akan seperti itulah sindiran kisah berikut ini, seorang gadis cantik yang tinggal di sebuah kampung Namanya Nayrah Insani. Orang biasanya memanggil dengan Nayra. 
http://muslimah-id.com/wp-content/uploads/2016/02/menikah-meski-dipaksa.jpg

Kabar mengejukan datang darinya untuk sebuah pernikahannya di tahun 2011 yang saat itu mungkin seharusnya ia menikah dengan seorang laki-laki yang sangat di cintainya bernama Boby, namun pada kenyataannya ia menikah dengan seorang laki-laki yang bernama Mulyadi, Kak Mul, sapaan akrab Mulyadi adalah seorang lelaki yang tinggal sekampung dengan Nayra.

Usia mereka terpaut 4 Tahun. Nayra tak tahu banyak tentang Kak Mul kecuali bahwa dia seorang anak yang taat kepada orang tuanya dan juga rajin ibadah. Tabiatnya yang seperti itu terbawa-bawa sampai ia dewasa. Nayra merasa risih sendiri dengan dia apabila berpapasan di jalan, sebab sopan santunnya sepertinya terlalu berlebihan pada orang-orang.

Kak mul memiliki kepribadian yang sangat berbeda dengan para laki-laki umunya di kampung tersebut. Ia seringkali pergi ke masjid dan sering menghabiskan waktunya membantu orang tuanya jualan, kadang terlihat bersama bapaknya di kebun atau di sawah. Meskipun kadang sebagian teman sebayanya menyayangkan potensi dan kelebihan-kelebihannya yang tidak tersalurkan. Secara fisik memang Kak Mul hampir tidak sepadan dengan ukuran ekonomi keluarganya yang pas-pasan. Sebab kadang gadis-gadis kampung suka menggodanya kalau Kak Mul dalam keadaan rapi menghadiri acara-acara di desa.

Waktu terus bergulir, sama seperti gadis-gadis medern lainnya Nayra juga terperangkap dengan gemerlapnya dunia pacaran, boby itu lah yang menjadi pacarnya saat itu. Namun kebahagiaan saat berpacaran bersama boby kini harus terenggut lantran Nayra dilamar oleh seorang pria yang sudah sangat dia kenal. Yah siapa lagi kalau bukan si kuper Kak Mul Orang tua Kak Mul melamar Nayra untuk anaknya yang kampungan itu.

Mendengar hal itu tentu saja dia merasa ingin runtuh menimpanya, engan berani Nayra menolak permintaan lamaran itu dengan tegas dan terbelit-belit disampaikan langsung pada kedua orang tuanya bahwa dia menolak lamaran keluarganya Kak Mul. dan dengan terang-terangan pula dia sampaikan bahwa telah memiliki kekasih pujaan hati, Boby.
 
Mendengar semua itu ibu Nayra shock dan jatuh tersungkur ke lantai. Nayra tak menduga kalau sikap yang egois itu akan membuat mamanya shock. Lama baru Nayra tahu bahwa yang menyebabkan mamanya shok itu karena sudah menerima secara resmi lamaran dari orang tuanya Kak Mul. Hati Nayra sedih saat itu. Dia merasakan dunia begitu kelabu. Dia seperti menelan buah simalakama, seperti orang yang paranoid, tidak tahu harus ikut kata orang tua atau lari bersama kekasih hatinya, Boby.

Namun dengan keadaan yang sedih di balut rasa tak berdaya akhirnya Nayra menikah dengan kak mul dan Nayra menjadikan malam terakhir perjumpaanku dengan Boby untuk meluapkan kesedihan. Meskipun mereka saling mencintai, tapi mau tidak mau Boby harus merelakan Nayra menikah dengan Kak Mul. Karena dia sendiri mengakui bahwa dia belum siap membina rumah tangga saat itu.

Pada tanggal 22 Agustus 2011, menjadi hari dimana Nayra harus melepaskan masa lajangnya untuk menjadi istri dari orang yang belum ia cintai. begitu hal yang membuat nya merasa jadi wanita paling tersiksa di dunia dan yang lebih manyakitkannya lagi mantan kekasihnya, boby juga hadir dalam pernikahannya tersebut.

Sumber : http://muslimah-id.com
Read more

Jumat, 13 Mei 2016

Si Bungsu ysng Berhati Lembut.....

BacaanMuslimah- Memiliki semua yang kita butuhka memang sangat menyenangkan dan mungkin bisa melakukan apa saja yang kita mau. Apalagi harta yang kita miliki itu bisa berguna bagi anak-anak kita dan kaum du'afa.
http://muslimah-id.com/wp-content/uploads/2014/04/Anak-Salehah.jpg
Kita sebagai anak yang memiliki orang tua yang terbilang sangat mampu mencukupi kebutuhan kita yang serba mewah memang merupakan keberuntungan yang sangat besar. Namun, kekayaan orang tua kita tak lantas bisa membuat kita hanya menganggap beliau layaknya mesin uang semata. Sebagai anak yang sholeh dan sholehah, wajib bagi kita untuk senantiasa menjaga, merawat, dan mendoakan kedua orang tua kita apapun kondisinya. Suatu kisah mengenainya dapat kita cermati dalam dongeng anak sholehah berikut ini.

Kisah tentang kasih sayang 
Disebuah desa hiduplah sebuah saudagar kaya yang hidup bersama ketiga putrinya yang cantik jelita, Namun, kecantikan anak-anaknya itu tak ter-refleksikan pada perilaku dan sifat mereka. Si Sulung yang diberkahi dengan tubuh yang indah selalu ingin memakai pakaian-pakaian bagus yang sangat mahal sedang si Tengah yang memiliki kulit putih yang sangat lembut merupakan penggila perhiasan-perhiasan mewah. Hanya si Bungsu yang bersuara lembut yang juga memiliki hati selembut suaranya. Sang ayah sangat menyayangi ketiga putrinya itu dan selalu memanjakan mereka. Namun, agaknya hanya si Bungsu yang balik menyayangi sang ayah dengan sepenuh hati.

Suatu hari sang ayah yang tidak lain adalah seorang pedagang, harus pergi keluar kota untuk melakukan perjalanan bisnis ke sebuah kota besar jauh dari kota mereka. Namun, untuk pergi kesana sang ayah harus melewati wilayah yang rawan perampokan. Sebelum berangkat, sang ayah bertanya apa ada oleh-oleh yang diinginkan ketiga putrinya.
***
Sesuai sifatnya, si Sulung meminta pakaian tercantik dan si Tengah menghendaki perhiasan termewah. Berbeda dengan kedua kakaknya, si Bungsu hanya mendoakan keselamatan sang ayah hingga kembali ke rumah. Dengan sedikit khawatir, si Bungsu melepas kepergian ayahnya.

Keadaan si bungsu yang saat itu sedang getir karena mengkhawairkan ayah, akhirnya ia memohon kepada Allah untuk  menjadi seekor burung dan menyusul ayahnya.

Setelah beberapa saat kemudian akhirnya ia meliha sosok laki-laki paruh baya yang dalam keadaan sangat miris, si bungsu berkeliling mencari bantuan untuk ayahnya  Disanalah ia bertemu seorang pemuda yang mengendarai kuda dengan gagahnya. Si Bungsu pun menghampiri pemuda itu dan memberi sinyal untuk mengikutinya. Pemuda baik hati itu pun segera menolong sang ayah. Si Bungsu yang kembali menjadi manusia langsung memeluk sang ayah sambil berualng kali mengucap syukur.

Sekaya dan sesukses apapun keadaan orangtua kita sekarang, tak seharusnya membuat kita luput akan kemilaunya dunia yang hanya sesaat ini, Harta bukanlah segalanya. Satu poin penting dalam perihal memberikan kasih sayang untuk orang tua Tak hanya memberi harta dan ucapan sayang yang berlebihan. Cukup dengan berperilaku dan berakhlak baik, rajin beribadah dan rajin mendoakan kedua orang tua. Itulah hakikat sesungguhnya dalam rasa kasih sayang dari seorang anak sholeh sholehah...

Demikianlah Muslimah... Semoga kisah ini dapat menginspirasi kita untuk selalu menjadi anak yang soleh sera soleha, Amin ya Rabbal Alamin

Sumber : http://muslimah-id.com
Read more

Jumat, 29 April 2016

Menyambut Mesra Suamiku....

BacaanMuslimah- Banyak hal-hal kecil yang di sepelehkan dalam kehidupan berumah tangga, jangan salah ya muslimah...berangkat dari hal-hal kecil inilah hubungan suami dan istri bisa berjalan dengan baik dan harmonis,
http://muslimah-id.com/wp-content/uploads/2014/04/Wanita-Soleha-yang-Mendapatkan-Suami-Saleh.jpg

Banyak wanita lupa dan melakukan perilaku tak sadar terhadap suaminya, bahwa hal kecil bisa menjadi besar terutama yang berhubungan dengan pasangan. Menyapa, sms, makan bersama, salam, cium tangan, dan hal kecil lainnya, mungkin dianggap sepele, tapi hal itulah yang sebenarnya bisa membuat suami selalu ingat istri di rumah.

Muslimah harus tau bahwa saat suami berada di luar rumah tentu banyak sekali godaan-godaan yang datang hendak menghancurkan rumah tangga belum lagi kegiatan di luar rumah yang menguras tenaga dan waktu, Setiap godaan membutuhkan obat mujarab, karenanya saat pulang biasanya menjadi momentum yang dirindukan, bayangan anak istri menyambut hangat sudah menghilangkan separuh penat yang tercipta seharian.

Nah untuk membuat suasana rumah tangga anda berwarna dan selalu bertambah cinta semakin harinya kita bisa belajar dari kisah dari Syaikh Muhammad Utsman al-Khusyt dalam al-Masyakil z-Zaujiyah wa Hululuha. Rasulullah menceritakan tentang sosok istri seorang pencari kayu bakar yang menjadi ahli surga, karena perlakuannya terhadap suaminya. Ketika ditanyakan apa yang telah dia lakukan, wanita itu berkata :
“Apabila suamiku pergi mencari kayu bakar aku merasakan betapa beratnya ia mencari nafkah. Aku merasakan betapa ia haus di pegunungan. Untuk itulah setiap ia pulang, aku selalu menyediakan air dingin yang langsung diminumnya begitu ia pulang. Aku menyusun dan mengatur rumah serapi mungkin. Aku menyediakan makan untuknya. Aku memakai pakaian terbaik yang aku miliki untuk menyambut kedatangannya. Saat masuk rumah, aku menciumnya penuh kerinduan. Aku serahkan jiwa ragaku untuknya.Aku menyiapkan jika ia ingin beristirahat dan aku selalu berada di dekatnya, sehingga setiap saat jika ia menginginkanku aku ada disampingnya.
 Itulah tadi yang harus Muslimah lakukan, dengan begitu kehidupan keluarga yang ideal berada di depan hadapan kita semua. Namun jika muslimah merasa bahwa melakukan seperti kisah di atas cukup menyambut mesra suami saat pulang kerja. Sambut suami dengan senyum, bukan dengan daster peyot dan muka cemberut.

Muslimah.... Mungkin ini adalah hal kecil yang sering kali di remehkan oleh wanita, namun ketahuilah bahwa membahagiakan suami itu akan mendapat pahala dan meraih kebahagiaan rumah tangga pula.

Sumber : http://muslimah-id.com

Read more

Sabtu, 09 April 2016

Muslimah, Menikahlah …Karena Muslimah Harus Menikah!

BacaanMuslimah - Sebelum kita lebih jauh lagi membahas mengenai pernikahan, kita simak dulu kisah berikut ini.Selamat Membaca ya Muslimah...

Muslimah cantik layaknya bintang Bollywood, Neetapuri. Tinggi semampai, fisik mendekati sempurna., mapan, dan menyesuaikan diri ini tidak lain adalah teman saya sendiri lebih tepatnya senior saya. 

http://muslimah-id.com/wp-content/uploads/2014/10/Kenapa-muslimah-harus-menikah.jpg

Banyak laki-laki mabuk kepayang di buatnya. Siapa yg tidak tertarik dengan wanitayang rajin beribadah, berasal dari keturunan baik-baik pula. Kedua orang tuanya adalah seorang guru. al inilah yang mungkin memotivasi dia, ingin menjadi seorang dosen.

Setelah studinya seselai, Ia dilamar oleh seorang laki-laki yang masih kerabatnya juga. keluarga yang sudah sepakat tidak membuat wanita ini mengiyakan maksud baik dari laki-laki tersebut, lamarannya di tolak, dengan alasan ingin menggapai cita-cita.

Sangat disayangkan sekali, namun bagaimana lagi ini sudah menjadi pilihan dari wanita tersebut, dia nampak seperti orang yang buta akan nasehat. Mungkin inilah ujian dari Allah SWT untuk dirinya.
Kini dia mulai khawatir, cita-cita sebagai dosen tercapai, namun harapan tertinggi wanita untuk menikah tak kunjung digapai.

***
Muslimah... Banyak sekali pelajaran yang dapat kita petik dari sepenggal kisah di atas. Dalam Islam tidak ada yang larangan  untuk menggapai cita-cita. Namun perlu muslimah ketahui juga bahwa menikah adalah bukti ketaatan, ketaatan kepada aturan, ketaatan kepada pembuat aturan. Allah mengatur manusia, baik laki-laki dan wanita untuk hidup berpasangan, untuk menikah. Jika pilihan itu datang, menikahlah karena kita taat kepadaNya.

Sebenarnya tak ada lagi alasan untuk kita menolak sebuah pernikahan,  Tak perlu bertahan dengan alasan cita-cita yang semu, karena dalam pernikahan, Allah sudah menyediakan semua melalui label halal.

Setelah kita menikah Insya Allah kebaikan selalu menyertai kita... AMIN 

Sumber : http://muslimah-id.com




Read more

Aceh Kehilangan Muslimah! Nauzbillah...

BacaanMuslimah - Salah satu daerah yang mendapat julukan sebagi serambi Mekkah adalah Aceh, dan yang juga pernah harum namanya karena tutur sopan dan santun para muslimah serta kewajiban untuk berjilbab bagi mereka yang mengaku sebagai wanita islam. 

Tapi kini, dimana para muslimah yang terkenal karena sopan santunnya tersebut? Hal ini sontak mengejutkan khalayak karena data muslimah yang mendadak hilang karena perpindahan agama menjadi non-muslim. Nauzubillah min dzalik...

Hal itu bukan hanya issu semata, karena telah di benarkan sendiri oleh orang tersohor di daerah tersebut yaitu, Muhammad Nazar, selaku Wakil Gubernur Aceh. Menurutnya, lebih dari 20.000 muslimah di aceh berpindah dan memilih menjadi non-muslim selama 20 tahun terakhir ini.

Tidak hanya kehilangan Muslimahnnya, Namu warga di daerah tersebut juga kehilangan Islam secara menyeluruh. Muhammad Nazar menyebutkan bahwa data tersebut tidak bisa membuat kita menyalahkan mereka yang telah berpindah agama menjadi non-muslim. Jika dipikir lebih jauh, perpindahan agama tersebut muncul karena memang kesalahan dari pribadi kita yang tidak mengenal agama sebagai salah satu sumber pedoman, atau sebagai salah satu bagian dari kehidupan yang kita miliki di dunia.

Perpindahan agama menjadi non-muslim di sebagian besar Aceh dipicu oleh salah satu faktor yaitu pernikahan. Mereka memang tidak menikah dengan non-muslim. Hal ini muncul sebagai modus kristenisasi yang tengah marak di Aceh. Kebanyakan dari mereka warga non-muslim yang berpura-pura menjadi muallaf alias orang yang baru masuk islam dan kemudian mereka menikahi para muslimah disana. Kebanyakan yang menjadi korban adalah warga yang berada di daerah perbatasan. Setelah menikah dan memiliki keluarga, sang muallaf yang berpura-pura tersebut melancarkan aksinya dengan kembali pada agamanya dan dengan alasan cinta meminta para muslimah untuk mengikuti agama mereka.

Kejadian-kejadian seperti ini tidak hanya terjadi sekali, melainkan berulang. Dasar Islam dari dalam diri mereka perlahan-lahan mulai pudar, banyak muslimah yang akhirnya menjadi menjadi non-muslim karena dasar cinta.  Tidak heran jika permasalahan yang sangat serius ini menjadi terabaikan karena keegoisan masing-masing individu.

Demikianlah Muslimah.... Jadilah Muslimah yang cerdas lagi pandai menelaah sesuatu agar nantinya tidak kebingungan dalam menetukan arah untuk kehidupan yang baik. serta diberkahi pengetahuan sangat penting untuk kita memperhatikan perkembangan islam.
Perhatikan lah saudara-saudara kita yang dulunya muslimah, kini menjadi sosok wanita yang keyakinannya pun berbeda dengan kita... Asthafirullah
Semoga Bermanfaat ya^^
 
Sumber : http://muslimah-id.com
 


Read more