Tampilkan postingan dengan label Akhir Zaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Akhir Zaman. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Juni 2016

Awas!! Ternyata Duduk Seperti ini Bisa Mendapat Murka Allah.. Berikut Penjelasannya...

Dakwahislam - Sifat seorang muslim adalah selalu taat dan patuh
terhadap perintah Allah dan Rasul-Nya. Ketika Allah melarang sesuatu, maka ia patuh. Begitu pula ketika Rasul-Nya melarang sesuatu dengan mensifati sebagai sesuatu yang dimurkai, maka seorang muslim pun mendengar dan menjauhi tindakan semacam itu. Di antara bentuk duduk yang terlarang adalah sebagaimana para pembaca lihat pada gambar di samping ini, yaitu duduk dengan meletakkan tangan kiri di belakang dan dijadikan sandaran atau tumpuan. Berikut penjelasan mengenai hadits yang melarang hal tersebut dan keterangan beberapa ulama mengenai hal ini.
Awas!! Ternyata Duduk Seperti ini Bisa Mendapat Murka Allah.. Berikut Penjelasannya...

Syirrid bin Suwaid radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah pernah melintas di hadapanku sedang aku duduk seperti ini, yaitu bersandar pada tangan kiriku yang aku letakkan di belakang. Lalu baginda Nabi bersabda, “Adakah engkau duduk sebagaimana duduknya orang-orang yang dimurkai?” (HR. Abu Daud no. 4848. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Yang dimaksud dengan al maghdhub ‘alaihim adalah orang Yahudi sebagaimana kata Ath Thibiy. Penulis ‘Aunul Ma’bud berkata bahwa yang dimaksud dimurkai di sini lebih umum, baik orang kafir, orang fajir (gemar maksiat) , orang sombong, orang yang ujub dari cara duduk, jalan mereka dan semacamnya. (‘Aunul Ma’bud, 13: 135)
 
Dalam  Iqthido’ Shirotil Mustaqim, Ibnu Taimiyah berkata, “Hadits ini berisi larangan duduk seperti yang disebutkan karena duduk seperti ini dilaknat, termasuk duduk orang yang mendapatkan adzab. Hadits ini juga bermakna agar kita menjauhi jalan orang-orang semacam itu.”
 
Kata Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz, duduk seperti ini terlarang di dalam dan di luar shalat. Bentuknya adalah duduk dengan bersandar pada tangan kiri yang dekat dengan bokong. Demikian cara duduknya dan tekstual hadits dapat dipahami bahwa duduk seperti itu adalah duduk yang terlarang. (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 25: 161)
 
Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin menjelaskan dalam Syarh Riyadhus Sholihin, “Duduk dengan bersandar pada tangan kiri disifatkan dengan duduk orang yang dimurkai Allah. Adapun meletakkan kedua tangan di belakang badan lalu bersandar pada keduanya, maka tidaklah masalah. Juga ketika tangan kanan yang jadi sandaran, maka tidak mengapa. Yang dikatakan duduk dimurkai sebagaimana disifati nabi adalah duduk dengan menjadikan tangan kiri di belakang badan dan tangan kiri tadi diletakkan di lantai dan jadi sandaran. Inilah duduk yang dimurkai sebagaimana yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sifatkan.”
 
Sebagian ulama menyatakan bahwa duduk semacam ini dikatakan makruh (tidak haram). Namun hal ini kurang tepat. Syaikh ‘Abdul Al ‘Abbad berkata, “Makruh dapat dimaknakan juga haram. Dan kadang makruh juga berarti makruh tanzih (tidak sampai haram). Akan tetapi dalam hadits disifati duduk semacam ini adalah duduk orang yang dimurkai, maka ini sudah jelas menunjukkan haramnya.” (Syarh Sunan Abi Daud, 28: 49)
 
Jika ada yang bertanya, logikanya mana, kok sampai duduk seperti ini dilarang? Maka jawabnya, sudah dijelaskan bahwa duduk semacam ini adalah duduk orang yang dimurkai Allah (maghdhub ‘alaihim). Jika sudah disebutkan demikian, maka sikap kita adalah sami’na wa atho’na, kami dengar dan taat. Tidak perlu cari hikmahnya dulu atau berkata ‘why?‘ ‘why?‘, baru diamalkan. Seorang muslim pun tidak boleh sampai berkata, ah seperti itu saja kok masalah. Ingatlah, Allah Ta’ala berfirman,
 
Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih” (QS. An Nur: 63). Dan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bukan atas dasar hawa nafsunya yang ia utarakan. Allah Ta’ala berfirman,
Dan tiadalah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)” (QS. An Najm: 3-4)
 
Ibnu Katsir berkata, “Khawatirlah dan takutlah bagi siapa saja yang menyelisihi syari’at Rasul secara lahir dan batin karena niscaya ia akan tertimpa fitnah berupa kekufuran, kemunafikan atau perbuatan bid’ah.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 10: 281)
Wallahu waliyyut taufiq.
Read more

Kamis, 16 Juni 2016

Astagfirullah...!!! Inilah 3 Doa yang Tidak Akan Pernah Dikabulkan Oleh Allah SWT, No. 3 Mungkin Pernah Kamu Lakukan

Dakwahislam - Doa merupakan bentuk permohonan seorang hamba kepada Rabbnya. Bahkan Imam al-Hakim menyebutkan bahwa doa merupakan senjata orang mukmin, tiang bagi agama dan cahaya dari langit.
 
Ada kalanya doa yang diucapkan begitu cepat dikabulkan, ada yang harus menunggu lama dan ada pula yang tidak kunjung terwujud. Sebab manusia hanya bisa berusaha dan berdoa, sementara hasilnya tetap Allah SWT yang menentukan.

Astagfirullah...!!! Inilah 3 Doa yang Tidak Akan Pernah Dikabulkan Oleh Allah SWT, No. 3 Mungkin Pernah Kamu Lakukan
Meskipun semua manusia diperbolehkan untuk berdoa meminta apa saja, namun ternyata ada beberapa doa yang pasti tidak akan dikabulkan oleh Allah SWT. Hal disebabkan karena doa-doa tersebut tidak sesuai dengan syariat Islam. Lantas apa saja doa-doa yang dimaksud ? Berikut ulasan selengkapnya. 
 
Dalam sebuah riwayat hadits dari Abu Hurairah disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Doa seseorang senantiasa akan dikabulkan selama dia tidak berdoa untuk perbuatan dosa ataupun untuk memutuskan tali silaturrahim dan tidak tergesa-gesa." Seorang sahabat bertanya; 'Ya Rasulullah, apakah yang dimaksud dengan tergesa-gesa? ' Rasulullah saw. menjawab: 'Yang dimaksud dengan tergesa-gesa adalah apabila orang yang berdoa itu mengatakan; 'Aku telah berdoa dan terus berdoa tetapi belum juga dikabulkan'. Setelah itu, dia merasa putus asa dan tidak pernah berdoa lagi.” (HR. Muslim)
Sehingga dari hadits diatas bisa diketahui bahwa doa-doa yang tidak akan dikabulkan oleh Allah SWT adalah, 
 
1. Berdoa untuk melakukan perbuatan dosa
Doa pertama yang pasti tidak akan dikabulkan oleh Allah SWT adalah doa yang diucapkan seseorang untuk melakukan perbuatan dosa. Misalnya seseorang berdoa agar diberikan kesempatan mencelakai saudaranya sesama muslim, berdoa saat melakukan maksiat dan sebagainya. 
 
Sebagai seorang muslim kita dianjurkan untuk senantiasa berbuat baik terhadap sesama. Bahkan disaat kita memiliki kesempatan untuk mendoakan buruk saudara yang telah berbuat zalim, Allah SWT menjanjikan kemuliaan bagi orang yang mampu menahan amarah dan lisannya dari doa yang buruk. 
 
2. Berdoa untuk memutuskan tali silaturrahim
Adakalanya ketika terjadi silang pendapat dengan sanak saudara, dengan mudahnya seseorang berdoa memutuskan tali silaturrahimnya dengan sang saudara.
 
Meskipun kita bebas berdoa apa saja, namun bukan berarti doa yang dimaksudkan untuk memutuskan tali silaturrahim akan dikabulkan Allah SWT.
 
Hal ini sangat dibenci oleh Allah Ta'ala, bahkan Ia melaknat siapa saja pelaku pemutus silaturrahim. Sehingga siapa saja orang yang memutuskan tali silaturrahim dengan saudaranya akan termasuk orang yang sangat merugi. Sebab kelak ia akan masuk ke dalam neraka.Selain itu, orang-orang yang memutuskan tali silaturrahim dianggap sebagai orang yang munafik. 
 
3. Doa yang tergesa-gesa
Doa terakhir yang tidak akan dikabulkan oleh Allah SWT adalah doa yang tergesa-gesa. Yang dimaksud dengan tergesa-gesa adalah apabila seseorang yang berdoa itu mengatakan; 'Aku telah berdoa dan terus berdoa tetapi belum juga dikabulkan'. Dan setelah itu, dia merasa putus asa dan tidak pernah berdoa lagi.
 
Padahal Imam Muslim telah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, 
Doa seseorang dari kalian akan senantiasa dikabulkan selama ia tak tergesa-gesa hingga mengatakan; 'Aku telah berdoa kepada Rabbku, namun tak atau belum juga dikabulkan untukku'. [HR. Muslim No.4916].
 
Selain itu, sebagai seorang muslim sebaiknya kita meyakini bahwa segala sesuatu yang ditetapkan Allah SWT adalah yang terbaik bagi hamba-Nya. Sehingga bila doa yang kita ucapkan tidak dikabulkan oleh Allah Ta'ala, maka yakinlah akan ada sesuatu yang lebih baik yang dipersiapkan Allah bagi hambaNyA.
Read more

Jumat, 10 Juni 2016

Benarkah Setiap Jumat, Roh Orang-orang Mukmin Datang ke Rumah Sambil Menangis?? awabannya Mengejutkan!!!

Dakwahislam - Diriwayatkan dalam sebuah hadist, “Barangsiapa mendatangi
makam saudaranya yang seiman, kemudian meletakkan tangannya di atas makam tersebut sambil membaca Surah Al-Qadr sebanyak tujuh kali, niscaya dia akan selamat di hari musibah terbesar (hari kiamat).”



Benarkah Setiap Jumat, Roh Orang-orang Mukmin Datang ke Rumah Sambil Menangis?? awabannya Mengejutkan!!!

Dalam hadist lain yang senada dengan tambahan kalimat,

“hendaknya sambil menghadap kiblat.”

Syaikh Abbas al-Qumi berkata

“Di antara yang selamat pada hari kiamat, bisa jadi dari kalanan peziarah atau yang diziarahi.”

Fudhail meriwayatkan,

“Barang siapa membaca Surah Al-Qadr di sisi kuburan seorang mukmin sebanyak tujuh kali, maka Allah SWT akan mengutus kepadanya malaikat di samping kuburnya dan dicatatkan bagi si mayat yang ada dalam kubur itu pahala ibadah yang dilakukanmalaikat itu. Ketika Allah membangkitkannya dari kubur, tidak ada sesuatu pun yang menakutkannya melainkan Allah palingkan darinya dengan perantaraan malaikat hingga dia masuk surga.”

Selain membaca Surah Al-Qadr, bacalah pula Surah Al-Fatihah, Surah AL-Ikhlash, Al-Falaq, An-Nash dan ayat Kursi masing-masing tiga kali.

Ibnu Tawus berkata,

“Jika engkau berada di tengah kuburan kaum mukmin, maka bacalah Surah Al-Ikhlash sebanyak 11 kali, dan hadiahkan pahalanya untuk mereka (para penghuni kubur). Allah SWT akan memberi pahala kepada orang yang membaca Surah Al-Ikhlash sebanyak jumlah yang dimakamkan di tempat tersebut."

"Dalam Kitab Jami’al Akbar, dimuat sebuah riwayat yang berasal dari sahabat Rasulullah SAW, yang menerangkan bahwasannya beliau telah bersabda:

“Berikanlah hadiah kepada orang-orang yang telah meninggal dunia.”

Para sahabat bertanya,

“Apa yang harus kami berikan kepada orang-orang yang telah meninggal dunia?”

Beliau menjawab, “Sedekah dan doa.”

Rasulullah SAW juga bersabda:

“Sesungguhnya roh orang-orang mukmin itu setiap hari Jumat mendatangi langit dunia (dan berada) di depan rumah mereka. Masing-masing mereka memanggil anggota keluarganya dengan penuh ratapan sambil menangis, 'Wahai keluargaku, wahai anak-anakku, wahai ayahku, wahai ibuku dan kerabatku. Kasihanilah kami, semoga Allah merahmati kalian. Kasihanilah kami dengan (mengeluarkan sedekah berupa) dirham (uang), roti (makanan), atau pakaian. Semoga Allah SWT memberi kalian pakaian dari surga.'”

Kemudian Nabi SAW menangis, maka serempak kami pun turut menangis bersamanya.

Bahkan beliau tidak dapat melanjutkan perkataannya karena tangisannya itu.



Lalu bersabda: “Mereka adalah saudara-saudara kalian seagama. Mereka telah menjadi tanah yang hancur setelah (mendapatkan) kesenangan dan kenikmatan (di dunia). Mereka berteriak-teriak, ‘Celakalah diri kami. Celakalah diri kami. Seandainya kami menginfakkan segala yang ada pada tangan kami untuk ketaatan dan mencari keridhaan Allah, niscaya kami tidak membutuhkan (pertolongan) kalian.’ Mereka bersedih hati dan menyesali diri sambil berseru, ‘Bergegaslah kalian bersedekah untuk orang-orang yang mati.’”

Diriwayatkan pula dari Rasululah SAW, bahwasanya beliau telah bersabda:

“Apa yang kalian sedekahkan untuk orang mati, niscaya diambil oleh malaikat kemudian diletakkan di tempat yang terbuat dari cahaya yang menyinari tujuh langit. Kemudian malaikat tersebut berdiri di atas pusara sambil berkata, 'Salam sejahtera atas kalian wahai penghuni kubur. Keluarga kalian telah mengiriman hadiah untuk kalian.’ Lalu malaikat itu mengirimkan hadiah tersebut ke dalam kubur si mayat.”

(Sumber : Fadhlah Surah Yasin dan Tahlil oleh Abu Muhammad dan Tim Zahra)
Read more

Rabu, 08 Juni 2016

Sebelum Isa AS Turun di Akhir Zaman, Ini Tanda-tandanya, Merinding!

Dakwahislam - Kita tahu bahwa di akhir zaman kelak, Isa AS
akan turun ke muka bumi ini. Kedatangannya membawa keberkahan bagi kita, sebagai seorang Muslim. Sebab, ia dapat menjadi pedoman bagi kita untuk senantiasa mengarahkan kita pada arah kebenaran. Lalu, apakah Anda tahu seperti apa tanda-tanda sebelum kedatangannya?

Turunnya Isa untuk kedua kali di dunia ini diawali dengan huru hara besar di dunia yaitu al-Malhamah, penaklukan Konstantinopel oleh kaum Muslimin, munculnya Dajjal, dan peperangan antara kaum Muslimin dengan Yahudi. Ketika peperangan mencapai puncaknya dan kaum Muslimin hampir dikalahkan oleh Yahudi, maka turunlah pertolongan Allah. Yaitu, Allah dengan kodrat-Nya menurunkan utusan-Nya yang mulia Isa Almasih putra dari perawan suci Maryam di Syam.

http://berdakwahislami.blogspot.com/

Tanda yang pasti adalah apabila shalat shubuh berjamaah di dalam masjid makmur, penuh seperti shalat Jumat. Fenomena ini menunjukkan bahwa keimanan kaum Muslimin berada pada tingkat hampir seperti zaman sahabat, di mana seluruh laki-laki baligh melakukan shalat di masjid dengan tepat waktu dan berjamaah. Pada saat seperti inilah pertolongan Allah diturunkan, yaitu Allah menurunkan hamba-Nya Isa Almasih.

Hal tersebut ditunjukkan dalam hadis dari Abu Hurairah RA yang terdapat dalam Shahih Muslim, bahwa ia berkata, “Ketika mereka bersiap-siap menghadapi peperangan dan meluruskan shaf shalat, turunlah Isa putra Maryam lalu mengimami mereka.”
Dalam hadis yang lain dari Abu Hurairah RA dengan lafadz, “Kemudian turun Isa putra Maryam dari langit, memimpin umat manusia. Maka, ketika dia mengangkat kepalanya dari rukunya, dia berkata, ‘Allah mendengar orang-orang yang memujinya, Allah memusnahkan Dajjal, dan memenangkan kaum Muslimin.” []

Referensi: Armageddon Peperangan Akhir Zaman Menurut Al-Quran, Hadis, Taurat, dan Injil/Karya: IR. Wisnu Sasongko, M.T/Penerbit: Gema Insani
 
Sumber: Islampos.com

Read more

Sabtu, 04 Juni 2016

Tahukah Kamu 10 Jenis Sholat Yang Tidak Diterima Allah? No 3 Malah Banyak Kita Lihat

Dakwahislam - RASULULLAH saw bersabda: “Islam dibangun di atas lima hal; bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allâh dan Nabi Muhammad adalah utusan Allâh, menegakkan shalat….” (HR Bukhâri dan Muslim).
Tahukah Kamu 10 Jenis Sholat Yang Tidak Diterima Allah? No 3 Malah Banyak Kita Lihat

Seorang Muslim tentu sudah paham betul bahwa sholat merupakan tiang dari dien ini. Oleh karena itu, ketika muadzin mengumandangkan adzan, kaum muslimin berbondong-bondong mendatangi rumah-rumah Allâh Ta’ala, mengambil air wudhu, kemudian berbaris rapi di belakang imam shalat mereka. Mulailah kaum muslimin tenggelam dalam dialog dengan Allâh Ta’ala dan begitu khusyu’ menikmati shalat sampai imam mengucapkan salam. Dan setelah usai, masing-masing kembali pada aktifitasnya.

Imam Hasan al-Bashri rahimahullâh pernah mengatakan: “Wahai, anak manusia. Shalat adalah perkara yang dapat menghalangimu dari maksiat dan kemungkaran. Jika shalat tidak menghalangimu dari kemaksiatan dan kemungkaran, maka hakikatnya engkau belum shalat”.

Dalam kesempatan lain, Rasulullah saw juga bersabda:
“Barang siapa yang memelihara sholat, maka sholat itu sebagai cahaya baginya, petunjuk dan jalan selamat dan barangsiapa yang tidak memelihara sholat, maka sesungguhnya sholat itu tidak menjadi cahaya, dan tidak juga menjadi petunjuk dan jalan selamat baginya.” (Tabyinul Mahaarim).
Kemudian Rasulullah saw juga bersabda bahwa: “10 orang sholatnya tidak diterima oleh Allah swt, di antaranya:

1. Lelaki yang sholat sendirian tanpa membaca sesuatu.
2. Lelaki yang mengerjakan sholat tetapi tidak mengeluarkan zakat.
3. Lelaki yang menjadi imam, padahal orang yang menjadi makmum membencinya.
4. Lelaki yang melarikan diri.
5. Lelaki yang minum arak tanpa mau meninggalkannya (taubat).
6. Perempuan yang suaminya marah kepadanya.
7. Perempuan yang mengerjakan sholat tanpa memakai tudung.
8. Imam atau pemimpin yang sombong dan zalim menganiaya.
9. Orang-orang yang suka makan riba’.
10. Orang yang sholatnya tidak dapat menahannya dari melakukan perbuatan yang keji dan munkar.”

Sabda Rasulullah SAW, “Barang siapa yang sholatnya itu tidak dapat menahannya dari melakukan perbuatan keji dan mungkar, maka sesungguhnya sholatnya itu hanya menambahkan kemurkaan Allah swt dan jauh dari Allah.” Hassan r. a berkata : “Kalau sholat kamu itu tidak dapat menahan kamu dari melakukan perbuatan mungkar dan keji, maka sesungguhnya kamu dianggap orang yang tidak mengerjakan sholat. Dan pada hari kiamat nanti sholatmu itu akan dilemparkan semula ke arah mukamu
Read more

Senin, 23 Mei 2016

Muslimah.. Jangan Ucapkan 7 Kalimat Ini Kepada Suamimu,Dia Bisa Sangat Murka!!

Dakwahislam - Lebih baik sakit gigi daripada sakit hati,” begitulah
kata almarhum Meggy Z. Lirik lagu itu seperti menyiratkan bahwa lelaki sama juga seperti wanita. Mereka punya perasaan meski para ahli kejiwaan mengatakan para pria lebih banyak menggunakan akal daripada perasaannya.

Muslimah.. Jangan Ucapkan 7 Kalimat Ini Kepada Suamimu,Dia Bisa Sangat Murka!!

Sakit hati memang tidak mengenakkan, apalagi jika sumbernya adalah orang yang kita cintai. Kalau tidak kenal sih akan lebih mudah, karena para pria akan menyerang balik orang itu dengan umpatan atau menyerang secara fisik.

Suami akan merasakan sakit hati ketika Anda mendadak berubah menjadi ‘Mak Lampir’ yang mengerikan saat mengatakan kata-kata yang tidak disukainya. Beberapa suami mungkin hanya memendam perasaan sakit hati mereka, sehingga para istri tidak menyadari di mana letak kesalahan mereka.

Rumah tangga Anda ibarat badai yang tak mau berlalu? Mungkin Anda telah mengucapkan kata-kata berikut yang membuat si dia sakit hati.

INILAH 7 kata-kata istri yang lebih tajam daripada pedang, dan bisa sangat menyakiti suami...

1. ”Pendapat ibuku tentang kamu ternyata benar”

Mengucapkan kata-kata itu sama saja dengan berterus terang bahwa Anda (dan ibu Anda) beranggapan bahwa dia bukan suami yang baik. Ia akan berpikir bahwa Anda telah membuka aibnya dan menceritakan hal-hal buruk tentang dirinya pada ibu Anda. Harga diri suami akan terluka, begitu pula hatinya.

2. “Kenapa kamu nggak belikan aku kalung mahal seperti punya tetangga kita?”
Suami Anda telah bekerja membanting tulang seharian dan kita tak tahu apa yang mereka hadapi di tempat kerja (kecuali kalau ia menceritakannya pada Anda). Perkataan Anda di atas akan membuatnya sakit hati karena Anda seolah tidak bahagia dengan apa yang telah ia berikan untuk Anda.

3. “Kamu nggak becus jadi ayah”

Seisi dunia mengagungkan cinta ibu kepada anaknya, namun cinta ayah seolah terlupakan. Jangan omeli suami tak becus mengasuh anak hanya karena ia tak tahu di mana diaper disimpan, atau karena ia tak bisa menenangkan tangisan bayi Anda berdua. Lebih-lebih lagi jika Anda mengatakan kata-kata terlarang ini di depan anak Anda yang lainnya.

4. “Kalo kamu sayang aku maka …”

Suami Anda menolak membelikan sepeda motor baru dengan alasan kondisi keuangan sedang tidak menentu. Lalu Anda ngambek dan bilang, “Papa sudah nggak sayang aku lagi.” Anda sama saja dengan meragukan kasih sayang suami pada Anda setelah sekian lama menikah hanya karena masalah sepele.

Bukan hanya sakit hati, suami bisa benar-benar tak cinta lagi jika Anda terus menggunakan kata-kata ini setiap Anda menginginkan sesuatu darinya.

5. “Kamu seperti ayahmu” atau “Ibumu cerewet banget sih”

Menikah bukan hanya mengikat dua insan yang saling mencintai, namun juga kedua keluarga mereka. Itulah yang selalu diajarkan Ibu kepada saya. Mengatakan hal-hal buruk tentang ayah atau ibu mertua membuat suami merasa kecewa, karena siapapun pasti marah jika orangtua mereka dijelek-jelekkan. Anda juga ‘kan?

6. “Kamu selingkuh ya?”
Jangan pernah mengatakan kata-kata ini kepada suami kecuali Anda punya bukti. Bagaimana jika ia ternyata tidak selingkuh? Suami pasti akan sakit hati saat mengetahui Anda tidak mempercayai ketulusan cintanya.

7. “Mantanku lebih baik darimu”Inilah kalimat paling kejam dan jangan sekali-kali Anda mengatakannya pada suami. Apa? Sudah pernah? Yah kalau begitu jangan diulangi lagi ya, Bun. Sudah berkali-kali kami tekankan, para lelaki tidak suka dibanding-bandingkan dengan lelaki lain. Hal itu hanya akan menciderai rasa bangga, kepercayaan dan kehormatan dirinya. Jika mantan Anda lebih baik, mengapa Anda memilih dia?

Bunda, suami Anda memang kadang tampak cuek dan menyebalkan, namun ia juga manusia. Bersediakah Anda mencintai dan membuat dirinya merasa berharga kini dan nanti? Ia telah menyerahkan hatinya pada Anda dan nasib hati itu sekarang terletak di tangan Anda.

Semoga bermanfaat...
Read more

Jumat, 13 Mei 2016

Ciri-Ciri Jin Penyebab Jodoh Yang Tak Kunjung Datang dan Rizki Yang Sedikit? Inilah Jawabannya

DakwahIslam -  Beberapa kali saya mendapati pertanyaan
tentang hal ini yakni klaim sebagian orang bahwa mereka mampu melakukan hal yang sangat ‘luar biasa’ yakni menutup jodoh dan rizki orang lain. Atau pernyataan sebagian orang bahwa jin telah menutup jodoh dan rizki seseorang. Klaim ini terdengar sangat menakutkan terutama bagi orang-orang yang kebetulan sedang mengalami kesulitan rizki, terlilit hutang atau mereka yang kebetulan belum bertemu dengan jodohnya padahal usia telah beranjak semakin tua.


Ciri-Ciri Jin Penyebab Jodoh Yang Tak Kunjung Datang dan Rizki Yang Sedikit? Inilah Jawabannya

Sedemikian luar biasanya kah kemampuan jin dan dukun itu hingga mampu mencegah datangnya rizki dan jodoh padahal keduanya adalah takdir alias wilayah kekuasaan ALLOH. Mungkinkah jin dan dukun itu mengintervensi kekuasaan Alloh swt ? Disinilah pemahaman dan akidah kita dipertaruhkan.


Baiklah, mari kita lihat penjelasan Al Qur’an tentang fenomena mencegah atau menutup rizki, dan jodoh.

  1. QS. Al Mulk : 21
Atau siapakah yang dapat memberimu rizki jika DIA menahan rizki NYA ? bahkan mereka terus menerus dalam kesombongan dan menjauhkan diri dari (kebenaran).
  1. QS. Al Fajr : 16
Namun apabila Tuhan mengujinya dan membatasi rizkinya, maka dia berkata, Tuhanku telah menghinakanku.
  1. QS An Naba : 8
Dan kami menciptakan kamu berpasang- pasangan.
 Jika kita renungkan 3 ayat diatas maka akan terlihat dengan sangat jelas bahwa rizki dan jodoh adalah wilayah kekuasaan Alloh SWT, DIA-lah yang memiliki rizki, DIA yang membagikannya dan DIA pula-lah yang berkuasa menahan atau membatasinya. Demikian juga dengan jodoh adalah kekuasaan NYA. Keduanya mutlak milik NYA tanpa ada yang dapat mengintervensi. 3 ayat diatas sangat gamblang bagi kita.


Fenomena terhalanginya rizki memang benar adanya dan terlihat dari ayat diatas, tetapi yang mampu melakukannya adalah ALLOH SWT, sang Pemilik rizki, bukan jin apalagi dukun. Ayat-ayat tersebut sangat jelas menyebutkan siapa penguasa rizki dan jodoh itu. Kemampuan dukun dan jin untuk menutup rizki tidak pernah disinggung dalam ayat itu atau ayat ayat lain. Karena memang mereka tidak pernah mampu melakukannya.

Terhalangnya rizki, benar adanya dan dijelaskan dalam ayat diatas. Pertanyaannya, mengapa Alloh menutup, menghalangi atau membatasi rizki kita ?
QS  Nuh : 10-12
“Maka aku berkata kepada mereka, ”mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh, DIA Maha Pengampun.”

 
“Niscaya DIA akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu”
“Dan DIA memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu.”

 
Ayat diatas menjawab pertanyaan kita mengapa jodoh dan rizki kita terhalang. Ayat tersebut menjelaskan hikmah istighfar dan memohon ampun yakni dapat mendatangkan hujan, mendatangkan rizki, memiliki keturunan, menyuburkan lahan. Intinya adalah kemudahan dan jalan keluar atas permasalahan hidup kita terselesaikan dengan istigfar dan taubat kita.
Jika pemahaman ini kita balik maka sebenarnya yang menyebabkan rizki kita terhalang, munculnya kesulitan hidup adalah karena dosa dan kesalahan kita kepada ALLOH SWT. Jika kita membaca keseluruhan ayat dalam Surat Nuh mulai ayat 1, maka kita akan mendapati bahwa perintah istigfar tersebut karena adanya dosa dan kedurhakaan yang dilakukan oleh umat Nabi NUH as.


Silahkan anda buka kitab kitab para ulama tentang hikmah taubat dan istigfar, maka kita akan menemukan hikmah yang kurang lebih akan senada dengan surat Nuh diatas.
Inilah penghalang rizki yang hakiki. Karena dosa kita-lah, yang membuat Pemilik rizki menahan rizkiNYA.


Lalu bagaimana penjelasan terhadap anggapan bahwa jin dapat menghalangi jodoh dan rizki kita ?
Hhmm..Anda mungkin akan mengernyitkan dahi membaca penjelasan saya setelah ini, atau bahkan tertawa. Iya, karena memang diluar dugaan kita…..inilah yang sebenarnya dilakukan oleh jin itu. Jin itu tidak sedramatis yang kita bayangkan.

1. Menghalangi jodoh
Sebenarnya yang dilakukan jin pada 2 orang laki-laki dan wanita yang akan menikah atau sedang ta’aruf adalah seperti ketika anda sedang dimintai pendapat teman anda tentang wanita yang ingin dinikahinya atau ingin didekatinya. Apakah anda bisa membayangkannya?

Ok contoh riil begini. Teman wanita anda sedang minta pendapat anda tentang seorang laki-laki yang akan meminangnya. Padahal anda menyukai wanita itu, dan anda tidak termasuk orang yang jujur. Kira-kira apa yang akan anda katakan ? saya yakin anda akan mengatakan pada wanita itu bahwa lelaki yang akan meminangnya bukanlah jodoh yang tepat, bahkan bila perlu anda akan menjelek-jelekannya. Intinya agar wanita itu semakin ragu dan mengurungkan niatnya.
Jika anda kebetulan mengenal si laki-laki maka mungkin anda akan mendatangi rumah si laki-laki itu dan berusaha untuk membuat laki-laki tersebut membatalkan pinanganya, dengan cara menyampaikan berita bohong dan keragu-raguan. Targetnya sama yakni si laki-laki itu mengurungkan niatnya.
Nah, pahamkah anda sekarang ?
Jadi, sebenarnya persis seperti itulah yang dilakukan jin untuk menghalangi perjodohan.

  1. jika gangguan jin terjadi pada salah satu, yaitu si lelaki atau wanitanya saja maka jin itu akan berupaya membuat ragu agar
pernikahan tidak terjadi, mungkin membuatnya selalu bimbang, membuatnya sulit memahami orang lain hingga sulit berteman, sulit bergaul, lebih nyaman berteman dengan sesama jenis, atau membuatnya tiba-tiba membenci laki-laki yang berusaha mendekatinya.
  • Jika gangguan jin terjadi pada kedua orang tersebut sekaligus maka jin itu tidak hanya membisikan keraguan tetapi jin itu bisa menampakan diri dalam wajah si laki-laki atau si perempuan sehingga ketika mereka bertemu wajah seolah berubah. Jika jin berulah di tubuh si perempuan maka mungkin si laki-laki akan melihat wajah wanita tersebut aneh atau menakutkan, atau mengeluarkan bau tidak sedap, atau bahkan jin si perempuan itu akan datang dalam mimpi si laki-laki dan jin itu mengancam jika sampai pernikahan terjadi.
  • jika si laki-laki termasuk orang yang baik dan tidak ada gangguan jin dalam tubuhnya maka laki-laki itu tidak akan melihat penampakan wajah yang dilakukan oleh jin yang ada dalam tubuh wanita itu.

    Saya pernah menemui seorang wanita yang salah satu keluhannya adalah wajahnya terlihat tua oleh sebagian orang. Tetapi selama proses ruqyah saya tidak melihat wajah tua itu, wajahnya terlihat biasa saja. demikian pula dengan orang-orang yang hadir didalm ruqyah itu, mereka tidak melihatnya.

    Dari kejadian itu saya mengambil kesimpulan bahwa jin lebih mudah berulah pada orang yang sudah ada jin dalam tubuhnya. Oleha karena itu, jika anda seorang wanita yang sedang mengalami gangguan jin, dan suatu saat ada seorang laki-laki ingin melamar anda, tiba tiba dia mengurungkan niat karena melihat wajah anda aneh, atau tiba-tiba ia membenci anda maka bersyukurlah. Karena laki-laki tersebut termasuk mudah dikerjai oleh jin dan kemungkinan besar dalam tubuhnya juga sedang terdapat jin.

    Jika kita perhatikan penjelasan diatas maka sebenarnya yang dilakukan oleh jin itu tidak lebih canggih dari yang kita lakukan untuk menggagalkan niat seseorang. Jin itu sama sekali tidak bisa mencegah takdir. Jin itu hanya berupaya agar tubuh yang ditempatinya selalu ragu, tidak mantap, membenci setiap lawan jenis yang berusaha mendekatinya, membuatnya mudah salah paham dengan lawan jenis hingga tidak bisa berteman dengan lawan jenis. Atau dia berusaha menampakan diri pada orang yang berusaha mendekati tubuh yang ditempatinya. Terutama JIKA orang yang ditampaki tersebut sedang mengalami gangguan jin pula. Karena jin jauh lebih mudah menampakkan diri pada orang yang ada gangguan jin dalam tubuhnya.

    Namun jika wanita atau laki-laki itu berpegang teguh pada syariat, mengikuti pendapat hasil musyawarah, mengikuti orang tua dan istikhoroh maka pernikahan tetap bisa terjadi walaupun bujukan jin itu tetap ada. Jadi jin itu hanya membisikan sedangkan keputusan ada ditangan wanita atau lelaki itu. Jika pemahamanya kuat, maka dia akan mengabaikan bisikan itu.siramanislam.com

    Misalnya, bisikan jin dalam batinnya mengatakan batalkan pernikahan, tiba-tiba membenci si pelamar bahkan dia melihat wajah lelaki itu menakutkan. Tetapi semua orang mengatakan bahwa lelaki itu sholih, nasabnya baik, orang tua juga berpendapat baik, musyawarah keluarga mengatakan laki-laki itu baik, semua teman mengatakan lelaki itu baik. Maka jika wanita itu berpegang teguh pada syariat yakni mengikuti hasil musyawarah, maka dia tetap akan menerima lelaki itu menjadi suaminya walaupun bisikan jin itu ingin menggagalkan dan walaupun wajah lelaki itu nampak buruk. Musyawarah adalah bagian dari syariat dan dapat menjadi hujjah / dasar perbuatan sedangkan perasaan tidak dapat menjadi dasar perbuatan. Tentu dengan catatan bahwa musyawarah tersebut dilakukan dengan ikhlas, memohon pertolongan Alloh, jernih, obyektif dan dengan data informasi yang lengkap dan valid.
    Jadi kemampuan jin itu hanyalah sebatas memberikan keraguan dalam batin kita sebagaimana bujuk rayu seseorang pada diri kita, dia tidak pernah mampu menghalangi jodoh kita dalam arti sebenarnya. Karena jodoh adalah ketetapan dan kekuasaan ALLOH SWT.
    2. Menghalangi rizki
    Jika kita memahami pembahasan diatas maka kita akan memahami cara kerja jin untuk menghalangi rizki kita. Cara kerjanya sama seperti menghalangi jodoh.

    Jin itu berupaya membisikan keraguan, kebimbangan dalam melangkah dan memulai usaha, sulit untuk berpikir jernih dalam mencari rizki, ada dorongan sangat kuat untuk mencari rizki dari kerja yang haram, sulit bergaul, sulit konsentrasi, mudah putus asa, fisik lemah, mudah salah paham, mendorong agar tidak amanah, dan lain-lain. Intinya jin itu berupaya agar kita lemah dalam berikhtiar mencari rizki. 
     
    Jadi itulah ulah yang dilakukan jin, sungguh mereka tidak pernah bisa menghalangi rizki kita dalam arti sebenarnya. Karena rizki ada dalam kekuasaan NYA. Maka jika kita sedang menghadapi kesulitan, sebenarnya bukanlah ulah jin tetapi mungkin karena ada dosa dan kedurhakaan kita kepada sang Pemilik Rizki baik dosa yang kita sadari maupun tidak kita sadari. Langkah terbaik adalah memperbanyak taubat dan istighfar BUKAN melakukan ritual tolak bala, ritual membuang sial, ruwatan atau menggunakan jimat keberuntungan.

    Dengan memahami ini, saya berharap kita tidak lagi menganggap jin (syetan) dan para sekutunya (dukun) adalah makhluk yang memiliki kemampuan luar biasa hingga bisa melampaui wilayah kekuasaan Alloh SWT. Mari kita pahami bahwa mereka tidak lebih adalah makhluk berakal yang masih memiliki keterbatasan sebagai makhluk. Diantara jin itu ada yang beriman dan ada pula yang durhaka sebagaimana manusia.
    Kuatkanlah pemahaman kita tentang akidah yang lurus, berkomitmen terhadap pengamalan syariat dalam kehidupan sehari – hari, dan selalu gunakan akal yang jernih untuk memutuskan sesuatu. Semua ini adalah benteng untuk mengatasi bisikan dan tipu daya syetan.
    Wallohu a’lam.

    Semoga bermanfaat
    Read more

    Minggu, 08 Mei 2016

    Astaghfirullah Mereka Berhijab Tapi "Pasrah" Dilecehkan Artis Idolanya

    DakwahIslam - Tak dapat dipungkiri jika remaja kita sedang menggandrungi artis-artis dari korea atau sering kita sebut artis K-POP. Bahkan saat ada pertunjukan / konser mereka selalu dipenuhi oleh remaja-remaja khususnya para kaum hawa.

    Astaghfirullah Mereka Berhijab Tapi "Pasrah" Dilecehkan Artis Idolanya

    Mereka rela antri untuk membeli tiket bahkan berebut dan berdesakkan untuk dapat menikmati konser artis K-POP idola mereka. Sayangnya begitu banyaknya wanita yang tergila-gila pada artis idola mereka sehingga terkadang mereka lupa batas-batas norma kesusilaan dan agama. Tak sedikit para Fans yang

    rela di peluk dan dicumbu artis idola mereka. Seperti yang baru-baru ini cukup mendapat sorotan tajam ketika sebuah boy band asal korea mengadakan konser akbar di Malaysia. Tampak beberapa fans cewek yang berhijab diatas panggung, dengan girangnya "para fans" yang notabene wanita berhijab itu secara "tidak sadar" mendpat perlakuan yang menurut saya tak senonoh dari artis idola mereka. Namun begitu kita juga tak bisa menyalahkan 100% artis yang melakukan (modus) pelecehan tersebut karena saya yakin memang para fans tadi juga senang dan menikmati apa yang dilakukan idolanya terhadap mereka.

    Kita juga tak bisa memungkiri jika budaya dan aturan agama mereka para artis (KPOP) ini juga berbeda dengan budaya ketimuran dan norma agama yang kita anut. Sangat disayangkan remaja-remaja tersebut seolah lupa diri dengan pakaian yang mereka kenakan.

    Hijab yang seharusnya dipergunakan untuk melindungi perempuan tersebut dari aib dan fitnah justru secara tidak sadar telah mereka korbankan demi dapat "bersentuhan" dengan artis idola mereka. Ada akidah yang mereka gadaikan, ada iman yang mereka kalahkan, bahkan mereka tak bisa menolak kehadiran "syaitan" ketika sudah berhadapan dengan artis idolanya.

    Hal itulah yang menjadikan alasam kenapa kejadian di malaysia ini mendapat cukup banyak sorotan beragam dari para netizen dan pengguna sosial media khususnya di malaysia. Semoga dari kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran berharga  bagi para wanita khususnya para wanita di Indonesia yang menggemari artis tertentu. Janganlah sampai kita menggadaikan aqidah demi artis yang kita kagumi dan idolakan.

    Boleh saja kagum pada sesuatu tapi jangan terlampau berlebihan, karena sesuatu yang berebhan jatuhnya tidak baik. Anda tentunya pernah mendengar istilah Gruopies? berbeda dengan fans, groupies adalah penggemar yang amat sangat fanatik dengan artis yang mereka idolakan. Kadang karena saking ngefansnya banyak hal tidak wajar mereka lakukan demi dapat bertemu atau melihat artis idola mereka.

    Saya kuatir hal ini bisa terjadi pada diri anda, dimana ketika sudah mengidolakan seseorang, bahkan secara tak sadar rela direnggut kehormatannya oleh artis yang anda idolakan tersebut. Sama halnya dengan beberapa kasus yang mendera artis-artis di tanah air yang terpaksa harus berakhir pada kasus hukum karena ditunding mencabuli fans mereka. Salam, dr. Wahyu Triasmara
    Read more

    Rabu, 04 Mei 2016

    Kisah Nyata Pemuda Ini Buang Air Besar di Mimbar Mesjid, Apa yang Terjadi Selanjutnya.....?

    DakwahIslam - Perbuatan Rifki Ardiansyah asal Desa Gumeno, 24,
    warga RT 10, Kecamatan Manyar, Gresik, bisa digolongkan jauh dari kata waras. Selain mencuri kotak amal musala, pemuda tegap ini juga membuang kotorannya di mimbar imam salat.

    Kisah Nyata Pemuda Ini Buang Air Besar di Mimbar Mesjid, Apa yang Terjadi Selanjutnya.....?
     
    Aksinya terbongkar berkat rekaman CCTV yang dipasang di sekitar musala berak Desa Manyarrejo, Kecamatan Manyar. 


    Aksi di luar akal sehat itu dilakukan Sabtu (23/4) malam sekitar pukul 21.00. Saat pagi, warga kaget melihat tempat ibadah yang disucikan itu terdapat kotoran manusia. 

    Warga yang geram lalu membersihkan kotoran itu dan mengecek kamera CCTV yang terpasang sekitar musala. Warga yang emosinya sudah memuncak langsung mencari tersangka melalui beberapa orang di warkop-warkop. 


    Salah satu warga yang biasa ngopi di warkop daerah itu pun mengenali wajah pelaku. Pelaku diketahui sering berada di salon potong rambut. Meskipun keberadaan tersangka di situ hanya bermain, tidak bekerja. 


    Akhirnya, Selasa (3/5), sekitar pukul 13.00 wib, usaha warga membuahkan hasil. Warga diberi info tentang keberadaan tersangka yang sedang minum kopi di Desa Tenger, Kecamatan Manyar.


    “Kami tahu wajah tersangka dari CCTV. Saat kami lakukan pencarian seharian, akhirnya siang kita temukan di warkop Desa Tenger. Dan para pemuda menghajarnya,” kata Mohamad Sofyan warga setempat.


    Setelah sempat dihajar, pelaku diserahkan ke Mapolsek Manyar untuk menjalani peme- riksaan. Ketika dilakukan penyidikan, tersangka mengaku sudah dua kali mencuri kotak amal. 

    Aksi yang pertama berhasil membawa uang Rp 500 ribu dari kotak amal musola Desa Sumber, Kecamatan Kebomas. “Ini hanya dapat uang Rp 200 ribu,” ujar tersangka.

    Kapolsek Manyar AKP Frihamdeni menjelaskan, tersangka ditangkap warga dan dihajar. Setelah diketahui anggota langsung diamankan. 


    “Menurut warga uangnya berjumlah jutaan, karena belum pernah dibuka,” katanya.
    Polisi masih mendalami kasus ini dan akan mengembangkannya. Sebab, menurut warga ada beberapa teman tersangka yang membantu pencurian ini. 

    Tersangka jerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman di atas lima ta- hun penjara.
    Read more

    Senin, 02 Mei 2016

    MasyaAllah!! Beginilah Suara Yang Akan Di Dengar Mayit, Rugi Tidak Membacanya!

    DakwahIslam - Tidak membacanya rugi bukan maksud hati
    menakut-nakuti yang Akan Ikut Mayat adalah Tiga: keluarga, Hartanya, serta Amalnya. Ada Dua yang balik serta Satu Tinggal Bersamanya, famili serta Hartanya Akan pulang Sementara Amalnya Akan Tinggal Bersamanya.




    Ketika Roh Meninggalkan Jasad...
    Terdengar suara menurut Langit Memekik,
    "Wahai Fulan Anak Si Fulan..
    Apakah Kau yg telah Meninggalkan Dunia,
    Atau bumi yg Meninggalkanmu Apakah Kau yg telah Menumpuk Harta Kekayaan,
    Atau Kekayaan yg telah Menumpukmu
    Apakah Kau yang telah Menumpuk Dunia,
    Atau dunia yang sudah Menumpukmu Apakah Kau yang sudah Mengubur dunia, Atau dunia yang sudah Menguburmu."
    waktu Mayat Tergeletak Akan Dimandikan....


    Terdengar menurut Langit suara Memekik,
    "Wahai Fulan Anak Si Fulan...
    Mana Badanmu yang Dahulunya bertenaga Mengapa sekarang Terkulai Lemah Mana Lisanmu yang Dahulunya Fasih Mengapa kini Bungkam tak Bersuara Mana Telingamu yg Dahulunya Mendengar Mengapa kini Tuli dari Seribu Bahasa Mana sahabat-Sahabatmu yg Dahulunya Setia Mengapa sekarang Raib tak Bersuara.

    Saat Mayat Siap Dikafan...
    Suara dari Langit Terdengar Memekik,
    "Wahai Fulan Anak Si Fulan Berbahagialah bila Kau Bersahabat dengan Ridha Allah Celakalah jika Kau Bersahabat dengan marah Allah Wahai Fulan Anak Si Fulan...
    Kini Kau Tengah Berada dalam Sebuah bepergian Nun Jauh Tanpa Bekal Kau telah Keluar menurut Rumahmu dan tidak Akan balik Selamanya kini Kau Tengah Safar pada Sebuah Tujuan yang Penuh Pertanyaan."


    ketika Mayat Diusung....
    Terdengar berdasarkan Langit bunyi Memekik,
    "Wahai Fulan Anak Si Fulan.. Berbahagialah jika Amalmu merupakan Kebajikan Berbahagialah bila Matimu Diawali Tobat
    Berbahagialah bila Hidupmu Penuh beserta Taat."


    saat Mayat Siap Dishalatkan....
    Terdengar dari Langit suara Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan.. Setiap Pekerjaan yang Kau Lakukan Kelak Kau Lihat Hasilnya pada Akhirat apabila Baik Maka Kau Akan Melihatnya Baik apabila tidak baik, Kau Akan Melihatnya jelek."
    waktu Mayat Dibaringkan di Liang


    Lahat....
    Terdengar bunyi Memekik dari Langit, "Wahai Fulan Anak Si Fulan... Apa yang sudah Kau Siapkan menurut Rumahmu yang Luas pada Dunia buat Kehidupan yang Penuh Gelap Gulita di Sini Wahai Fulan Anak Si Fulan... Dahulu Kau Tertawa kini pada Perutku Kau Menangis Dahulu Kau Bergembira kini pada
    Perutku Kau Berduka Dahulu Kau Bertutur istilah sekarang pada Perutku Kau Bungkam Seribu Bahasa."

    saat seluruh manusia Meninggalkannya Sendirian.... Allah mengatakan Kepadanya, "Wahai Hamba-Ku..... Kini Kau Tinggal seorang Diri Tiada teman dan Tiada kerabat pada Sebuah tempat mini, Sempit dan Gelap.. Mereka pergi Meninggalkanmu.. Seorang Diri Padahal, lantaran Mereka Kau Pernah Langgar Perintahku Hari Ini,.... Akan Kutunjukan Kepadamu afeksi-Ku yang Akan Takjub Seisi Alam Aku Akan Menyayangimu Lebih menurut afeksi seseorang ibu dalam Anaknya. Pada Jiwa-Jiwa yang damai Allah Berfirman, "Wahai Jiwa yang damai Kembalilah kepada Tuhanmu beserta Hati yg Puas Lagi Diridhai-Nya Maka Masuklah Ke dalam Jamaah Hamba-Hamba-Ku serta Masuklah Ke dalam Jannah-Ku.
    Aamiin.

    Semoga ALLAH Senantiasa membimbing kita selalu dalam keadaan istiqomah buat taat serta bertakwa pada ALLAH dan selalu dalam keimanan, dan mudah2n ALLAH menaruh kita ganjaran yg lebih baik berupa surga dunia juga sorga akhirat kelak. Aamiin
    Marilah kita berdoa, bermunajat pada Allah. Semoga Allah mengampuni kita, dan menghapuskan kita dari segala dosa yg telah lalu.

    Ya Allah,
    Ampunilah seluruh dosa-dosa kami, baik sengaja atau pun nir, berkahilah kami, ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu agar kami senantiasa dekat pada-Mu sampai akhir hayat.
    Aamiin ya Rabbal'alamin
    (Cantumkan bila terdapat doa spesifik, supaya kami para jamaah bisa mengaminkannya)
    Silahkan Klik Like serta Bagikan pada halamanmu supaya anda serta sahabat-temanmu senantiasa istiqomah serta mampu mempertinggi ketakwaannya kepada ALLAH SWT.



    Sumber muslimsatu.com

    Read more

    Minggu, 01 Mei 2016

    Subhanallah..!! Menguak Penampakan `Kuda Terbang` di Langit Mekah, Yg Di Duga Buroq...

    DakwahIslam - Di dunia serba cepat saat ini sangat mudah
    untuk mengetahui apa yang terjadi di ujung dunia lainnya. Dengan jaringan sosial seperti Youtube dan Facebook, semua informasi dapat dijangkau hanya dengan sekali klik.


    Subhanallah..!! Menguak Penampakan `Kuda Terbang` di Langit Mekah, Yg Di Duga Buroq...


    Di satu sisi platform ini menguntungkan. Namun di sisi lain, mereka menjadi forum untuk menyebarkan sesuatu yang luar biasa. Hanya perlu beberapa detik untuk melihat sesuatu dan mencari tahu apakah itu palsu atau asli.

    Baru-baru ini sebuah video beredar yang memperlihatkan seekor kuda hitam terbang di atas langit Jeddah atau Mekah (yang terakhir ini belum dikonfirmasi, tapi lokasi dikonfirmasi di Arab Saudi). Ini jelas terdengar aneh, tapi beberapa orang menganggap itu layak percaya.

    Fenomena itu menghebohkan jagat maya Arab Saudi. Video yang kemungkinan diambil malam hari itu berlatar belakang langit gelap dan sesekali dibarengi kilat.

    Sesekali terdengar pria meneriakkan "Allahu Akbar" dan kalimat lainnya, sementara kamera tetap fokus pada kuda, yang tampaknya terbang di langit. Apakah ini tanda-tanda Hari Kiamat palsu?

    Ada yang menyebut kuda itu  ternyata adalah balon helium berbentuk kuda. Namun tetap saja banyak yang percaya itu kuda terbang tanpa sayap.

    Mereka yang menganggap video asli mengaku dapat melihat kaki kuda itu bergerak-gerak. Hal ini membuat orang-orang bertanya-tanya, apa yang akan kita lakukan ketika tanda-tanda hari kiamat mulai menjadi jelas? Wa allahua'lam!
    Read more

    Kamis, 28 April 2016

    Jangan Pernah Berteman Dengan 2 Tipe Orang Ini Karena Bisa Menyeretmu ke neraka

    DakwahIslam - Berteman adalah salah satu upaya untuk menyambung
    silaturahmi. Tetapi jangan berteman dengan dua orang ini. Beberapa di antara kita pasti bingung, mengapa kita tidak boleh berteman dengan kedua orang ini. Namun, disetiap ketentuan-Nya, akan ada hikmah yang dapat dijadikan pelajaran agar menjadi orang yang lebih baik lagi.

    Jangan Pernah Berteman Dengan 2 Tipe Orang Ini Karena Bisa Menyeretmu ke neraka
     

    Islam merupakan rahmat dari Allah yang akan menunjukkan kita ke arah kebenaran. Semua urusan dunia telah diatur Allah dalam kitab suci Al-Qur’an dan hadits, termasuk adab berteman.

    Kandungan dalam Al-Qur’an menjelaskan bahwa teman di dunia mungkin bisa jadi musuh di akhirat, begitu juga sebaliknya, terdapat pertemanan yang dapat bertahan abadi hingga menuju surga. Begitu juga dengan hadits tentang berteman dengan orang baik yang menganjurkan kita untuk berkumpul dengan orang-orang shaleh.

    Rasulullah telah menyampaikan wasiatnya kepada muslimin agar lebih selektif dalam memilih teman. Beliau mengibaratkan bahwa apabila kita berteman dengan penjual minyak wangi, meskipun tidak membelinya, maka kita akan terkena harumnya bau minyak wangi. Di sisi lain, jika kita berteman dengan seorang pandai besi, meskipun kita tidak melakukan tugasnya, kita akan merasa panas karena arang yang digunakannya. 

    Seorang yang bijak telah membuat kitab al-Himah. Ia bernama Ibnu Athailah. Di dalam kitab itu menjelaskan tentang penekanan khusus dalam memilih teman. Selain itu, di dalam hadits tentang bergaul terdapat larangan bagi umat muslim untuk berteman dengan kedua orang ini, yakni:

    1. Orang yang tidak membangkitkan semangat
    Semangat merupakan hal penting dalam menuju kesuksesan hidup. Dikatakan bahwa semangat dapat berfungsi sebagai bahan bakar untuk kita tetap berusaha untuk mencapai cita-cita. Oleh karena itu, seorang teman yang baik seharusnya senantiasa memberikan semangat kepada temannya untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi, termasuk dalam menggapai kesuksesan. Meskipun, kita juga harus bisa memberikan semangat untuk diri kita sendiri, tapi semangat dari teman juga berpengaruh terhadap kesuksesan kita. Dalam hal ini, kita harus mendalami ilmu agama dan mendekatkan diri dengan Allah.

    2. Orang yang pembicaraannya tidak membimbing pada jalan Allah
    Sifat inilah yang harus diwaspadai. Sebagai seorang manusia, kita harus selalu berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Seorang teman yang baik harus bisa membimbing temannya untuk semakin dekat dengan Allah. Pembicaraan antara teman harus bermanfaat dan bisa menjadikan kita lebih baik lagi. Apabila teman hanya membicarakan hal-hal buruk, maka kita bisa saja terpengaruh akan hal itu. Oleh karenanya, Allah menganjurkan bagi kita untuk menjauhi teman ini. Selain itu, sebagai teman seharusnya juga bisa mengingatkan temannya ketika ia sedang salah. Bukannya membiarkan begitu saja, karena tidak ada manusia yang sempurna, baik itu seorang sahabat sekalipun.

    Berdasarkan penjelasan hadits berteman dengan orang sholeh di atas, kita dianjurkan untuk dapat memiliki teman yang baik. bukan karena harta atau materinya, tapi bagaimana ia bisa membawa kita dalam kebaikan. Apabila ia justru memberikan pengaruh buruk pada kita, maka dia bukanlah teman yang baik. Pertemanan sesuai ajaran Islam akan mendapatkan ridho dari Allah sehingga akan bermanfaat begi keimanan kita. Selain teman, kita juga harus membentengi diri agar tidak mudah terpengaruh oleh pengaruh buruk. Akan lebih baik jika kitalah yang memberikan pengaruh baik pada teman kita dan orang lain.

    Sumber: Kumpulanmisteri.com
    Read more

    Senin, 25 April 2016

    Astaghfirullah! Inilah Dua Dosa yang Tetap Mengalir Meski Sudah Meninggal

    DakwahIslam - Sebagian manusia bisa dengan mudah melakukan
    perbuatan dosa dalam kehidupan sehari-hari. Karena seringnya dilakukan, tindakan tersebut terkadang dianggap biasa sehingga tidak terasa seperti dosa. Padahal dosa bukanlah perkara main-main.

    Balasannya mutlak neraka yang sudah disiapkan Allah SWT bagi hamba-Nya yang ingkar. Ternyata, setelah meninggal tanggungjawab terhadap dosa maksiat yang pernah dilakukan tidak terputus begitu saja.

    Selama perbuatan maksiat tersebut masih berdampak dan berpengaruh kepada orang lain, maka dosanya akan tetap mengalir kepada pelakunya meski Ia sudah meninggal. Apa saja dosa-dosa tersebut? Berikut ulasannya.


    Astaghfirullah! Inilah Dua Dosa yang Tetap Mengalir Meski Sudah Meninggal
    Jika biasanya kita mengenal amal jariyah yang pahalanya mengalir meski sudah meninggal, maka ada juga dosa jariyah yang di janjikan Allah SWT akan diterima manusia. Saat sudah meninggal, seseorang akan tetap mendapatkan dosa karena perbuatannya semasa di dunia masih berpengaruh buruk terhadap orang lain.

    Padahal di alam barzah manusia sangat membutuhkan limpahan pahala sebagai pertolongan mereka menunggu hari kiamat. Namun karena dosa jariyah ini mereka justru harus menanggung dosa-dosa yang dilakukan orang lain, akibat pengaruh atas tindakan maksiat yang pernah Ia lakukan semasa hidup.

    “Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. Yasin: 12)

    Lantas apa saja dosa yang akan terus mengalir ini?

    1. Menjadi Pelopor Maksiat
    Pelopor merupakan orang yang pertama melakukan suatu tindakan sehingga yang lain turut mengikuti. Pengikutnya bersedia meniru baik dengan paksaan maupun tanpa diminta sama sekali. Kondisi ini akan sangat bagus jika menjadi pelopor untuk tujuan yang baik. Namun bagaimana jika menjadi pelopor maksiat?

    Dalam hadis dari Jarir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : "Siapa yang mempelopori satu kebiasaan yang buruk dalam islam, maka dia mendapatkan dosa keburukan itu, dan dosa setiap orang yang melakukan keburukan itu karena ulahnya, tanpa dikurangi sedikitpun dosa mereka.” (HR. Muslim).

    Orang yang menjadi pelopor ini sama sekali tidak mengajak orang di lingkungannya untuk berbuat maksiat serupa. Ia juga tidak memberikan motivasi kepada orang lain untuk mengikutinya. Namun karena perbuatannya ini Ia berhasil menginsipirasi orang lain melakukan maksiat serupa.

    Itulah mengapa anak Nabi Adam, Qabil, yang menjadi orang pertama yang membunuh manusia harus bertangungjawab atas semua kasus pembunuhan di alam ini. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    “Tidak ada satu jiwa yang terbunuh secara dzalim, melainkan anak adam yang pertama kali membunuh akan mendapatkan dosa karena pertumpahan darah itu.” (HR. Bukhari 3157, Muslim 4473 dan yang lainnya).

    Tidak bisa dibayangkan, bagaimana dosa yang akan ditanggung pelopor dan pendesign rok mini, baju you can see, penyebar video porno dan masih banyak tindak maksiat lainnya. Sebagai pelopor dosa mereka akan terus mengalir hingga hari kiamat kelak.

    2. Mengajak Orang lain Melakukan Kesesatan dan Maksiat
    Berbeda dengan pelopor yang hanya menginspirasi orang lain, orang yang satu ini dengan nyata mengajak orang lain untuk melakukan kesesatan dan tindakan maksiat. Merekalah merupakan juru dakwah kesesatan, atau mereka yang mempropagandakan kemaksiatan.

    Dalam Alquran Allah SWT menceritakan bagaimana orang kafir kelak akan menerima dosa dari kekufurannya. Belum lagi dengan dosa-dosa orang-orang yang juga mereka sesatkan.

    “Mereka akan memikul dosa-dosanya dengan penuh pada hari kiamat, dan berikut dosa-dosa orang yang mereka sesatkan yang tidak mengetahui sedikitpun (bahwa mereka disesatkan).”(QS. an-Nahl: 25)

    Ayat ini memiliki makna yang sama dengan  hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Siapa yang mengajak kepada kesesatan, dia mendapatkan dosa, seperti dosa orang yang mengikutinya, tidak dikurangi sedikitpun.” (HR. Ahmad 9398, Muslim 6980, dan yang lainnya).

    Contoh mudah terkait hadist ini adalah orang-orang yang menjadi propaganda kesesatan, mereka menyebarkan pemikiran-pemikiran yang menyimpang, mengajak masyarakat untuk berbuat kesyirikan dan bid’ah.

    Merekalah para pemilik dosa jariyah, lantas bagaimana dosa mereka? Selama masih ada manusia yang mengikuti apa yang mereka serukan, maka selama itu pula orang ini turut mendapatkan limpahan dosa, sekalipun dia sudah dikubur tanah.

    Termasuk juga mereka yang mengiklankan maksiat, memotivasi orang lain untuk berbuat dosa, sekalipun dia sendiri tidak melakukannya, namun dia tetap mendapatkan dosa dari setiap orang yang mengikutinya.

    Semoga kita lebih berhati-hati dalam bertindak, dan lebih banyak melakukan amal shaleh dibanding dosa-dosa maksiat. Karena hidup tidak hanya semata di dunia lalu selesai ketika sudah meninggal. Namun perjalanan masih panjang untuk menuju kehidupan yang kekal.
    Read more

    Rabu, 20 April 2016

    Kenapa Golongan Orang Yang Berjihad Ini Tetap Masuk Neraka? Ternyata Ini Alasannya

    DakwahIslam - Jihad adalah sebuah amal yang paling besar
    pahalanya diantara amal-amal yang lainnya. Tidak main-main, Allah telah menjamin surga bagi siapa saja yang berjihad di jalan Allah dengan sungguh-sungguh.

    Ketika seseorang berjihad di jalan Allah dan dia syahid, maka Allah akan memberikan hadiah tempat tinggal berupa surga kepadanya di akhirat kelak dan darah syahid nya akan menjadi saksi untuk orang tersebut di akhirat.



    Kenapa Golongan Orang Yang Berjihad Ini Tetap Masuk Neraka? Ternyata Ini Alasannya
    Sumber: Makintau.com
    Jihad merupakan amal yang paling berat jika dibandingkan dengan amal-amal lain, karena ketika berjihad seseorang akan mengorbankan segalanya bahkan nyawa pun akan dikorbankan demi berjuang melindungi Islam dari gangguan yang dilakukan oleh kaum kafir dan musyrikin. Sehingga sangat pantas apabila ketika ada orang yang berjihad di jalan Allah lalu ia syahid, maka Allah akan memberikannya surga.

    Namun, ternyata ada orang yang mati ketika sedang berjihad dan ia syahid namun kelak di akhirat ia akan masuk kedalam neraka. Bagaimana mungkin? apa penyebab syuhada tersebut masuk neraka padahal ia telah berjuang dan berjihad?


    Kenapa Golongan Orang Yang Berjihad Ini Tetap Masuk Neraka? Ternyata Ini Alasannya
    Orang yang mengorbankan harta dan jiwanya untuk berjihad namun orang tersebut masuk neraka, dan ini memang benar-benar ada. Karena Rasul sendiri pernah bersabda akan hal ini dalam hadits shahih.

    Penyebabnya adalah karena orang tersebut tidak tidak ikhlas dan tidak bersungguh-sungguh dalam berjihad, padahal makna jihad sendiri adalah bersungguh-sungguh. Selain itu, penyebab lainnya adalah karena orang tersebut berjihad bukan karena mencari ridha Allah SWT, melainkan mencari ridha manusia agar ia dianggap sebagai seorang yang pemberani, tangguh, ingin dikenang jasa-jasanya dan sebagainya.

    Orang-orang seperti ini akan menjadi orang-orang yang pertama kali diputuskan perkaranya di pengadilan akhirat dan yang pertama kali masuk neraka. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

    "Sesungguhnya manusia pertama yang diputuskan perkaranya pada hari kiamat adalah seorang laki-laki yang mati syahid. Dia dihadapkan, lalu Allah menunjukkan kenikmatan-kenikmatan-Nya kepadanya, maka dia pun mengenalnya. Allah bertanya, 'Apa yang telah kamu lakukan padanya?' Orang itu menjawab, 'Aku berperang karena-Mu sehingga aku mati syahid.' Allah berfirman, 'Kamu dusta, akan tetapi kamu berperang agar dikatakan 'fulan pemberani; dan itu telah kamu dapatkan.' Kemudian diperintahkan (agar dia diseret di atas wajahnya). Lalu dia pun diseret di atas wajahnya sampai dicampakkan ke dalam neraka." [HR. Muslim]

    Sungguh menakutkan hukuman bagi orang-orang munafik tersebut, oleh karena itu marilah kita perbaiki diri kita agar kita tidak termasuk dalam golongan orang-orang yang seperti itu atau bahkan lebih buruk darinya.

    Oleh karenanya, janganlah kita beramal karena riya' atau karena ingin dipuji oleh orang, beramalah karena ingin mencari ridha Allah semata. Karena amal yang sangat besar pahalanya hingga bertaruh nyawa saja dapat sia-sia karena riya, apalagi kita yang masih jauh jika dibandingan dengan amal berjihad? semoga tulisan ini dapat bermanfaat. Aamiin. 


    Sumber: Makintau.com
    Read more

    Senin, 18 April 2016

    Inilah Hukum Memakan Uang Riba Walau Sedikit yang Jarang di Ketahui Orang

    DakwahIslam - Pada era kini aktivitas riba sepertinya menjadi
    hal lazim dilakukan oleh masyarakat. Jika terdesak kebutuhan, orang dengan cepat berpikir untuk meminjam kepada pihak lain meski dikenakan bunga. Tidak hanya itu, bahkan untuk membeli barang-barang rumah tangga, juga dilakukan dengan cara ini.

    Rasulullah SAW dalam sabdanya pernah mengatakan, bahwa manusia pada suatu waktu akan sampai dalam masa dimana aktivitas riba seperti halal dilakukan. Padahal hukuman atas tindakan riba ini begitu pedih. Namun tetap saja manusia punya alasan.







    Misalnya uang yang dipinjam hanya sedikit, atau meminjamnya dalam waktu yang singkat sehingga Allah akan mentolelir dosa riba. Padahal tidak ada toleransi dalam riba. Lantas bagaimana sebenarnya hukum memakan uang riba walaupun hanya sedikit? Berikut informasi selengkapnya.

    Hukum memakan uang riba walaupun hanya sedikit tetaplah haram. Apalagi jika banyak memakan sesuatu yang dihasilkan dari riba, maka semakin bertambahlah dosa orang tersebut. Allah SWT berfirman:

    “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.” (QS. Ali Imran: 130)

    Ibnu Katsir rahimahullah berkata,
    “Dalam ayat tersebut Allah melarang orang beriman untuk bermuamalah dengan riba dan memakan riba dengan kelipatan yang banyak. Sebagaimana orang jahiliyah di masa silam, jika telah jatuh tempo, maka nanti akan disebut, “Mau dibayar ataukah mendapatkan riba (dibungakan).” Jika utang dibayar tepat waktu, berarti tidak dibungakan. Namun jika tidak dibayar pas jatuh tempo, maka utang tersebut akan dikembangkan (dibungakan) karena adanya pengunduran waktu pembayaran. Ada pula yang berkata bahwa utang tersebut akan ditambah dari sisi jumlah. Itulah yang terjadi setiap tahun. Maka dikatakan riba itu berlipat karena awalnya dari sesuatu yang sedikit terus bertambah dan bertambah.” (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 2: 419)

    Imam Asy-Syaukani berkata,
    “Kalimat wahai orang beriman menunjukkan ada sesuatu yang ingin diingatkan setelah itu, entah yang diingatkan adalah suatu bahaya atau yang diingatkan adalah motivasi untuk beramal baik. …

    Riba biasanya bisa terjadi karena keterlambatan pembayaran pinjaman. Biasanya hal ini akan membuat si rentenir tersebut memiliki keuntungan lebih banyak karena mendapatkan bunga. Hal yang demikian ini tentu saja menyusahkan orang yang meminjam kepada mereka karena harus menambah uang untuk mengembalikannya. 

    Syaikh As-Sa’di rahimahullah mengatakan,
    “Kalimat adh’afam mudha’afah menunjukkan akan buruknya riba ketika banyak. Hal itu juga menunjukkan haramnya riba. Begitu pula menunjukkan bahwa riba itu diharamkan karena di dalamnya terdapat bentuk kezaliman.

    Oleh karena itu alangkah baiknya apabila meminjam uang belum bisa mengembalikannya dengan tepat waktu maka berilah penundaan kepadanya tanpa harus memberikan tambahan bunga.

    Demikianlah informasi mengenai hukum memakan uang riba walaupun hanya sedikit. Sedikit banyaknya uang riba yang dimakan, tetapnya hukumnya haram untuuk dilakukan oleh kaum muslim. Sudah sepatutnya kita menjadi hamba Allah yang bertakwa dengan meninggalkan kegiatan riba dan tidak membebankan riba tersebut kepada orang yang meminjam atau berhutang kepada kita. 


    Sumber: Infoyunik.com
    Read more

    Astaghfirullah! Inilah Tanda Kiamat yang Sudah Terjadi di Hong Kong

    DakwahIslam - Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan
    tanda-tanda kiamat kubra (besar) dalam sejumlah hadits. Salah satu tanda kiamat yang pernah disabdakan Rasulullah itu, kini terjadi di Hong Kong.

    Astaghfirullah! Inilah Tanda Kiamat yang Sudah Terjadi di Hong Kong


    Rasulullah mensabdakan bahwa salah satu tanda kiamat kubra (besar) adalah maraknya perzinaan yang dilakukan secara terang-terangan. Saking terang-terangan, disebutkan bahwa perzinaan itu juga terjadi di jalan.

    Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

    إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يُرْفَعَ الْعِلْمُ ، وَيَثْبُتَ الْجَهْلُ ، وَيُشْرَبَ الْخَمْرُ ، وَيَظْهَرَ الزِّنَا

    “Di antara tanda-tanda datangnya hari kiamat adalah: sedikitnya ilmu, tersebarnya kebodohan, dan merebaknya perzinaan” (HR. Bukhari dan Muslim)

    لا تقوم الساعة حتى يتهارجون فى الطرق تهارج الحمر

    “Tidak akan terjadi kiamat hingga ada orang-orang yang melakukan hubungan intim di jalan-jalan bagaikan keledai” (HR. Ibnu Abi Syaibah)

    وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ ، لا تَفْنَى هَذِهِ الأُمَّةُ حَتَّى يَقُومَ الرَّجُلُ إِلَى الْمَرْأَةِ فَيَفْتَرِشَهَا فِي الطَّرِيقِ ، فَيَكُونَ خِيَارُهُمْ يَوْمَئِذٍ مَنْ يَقُولُ لَوْ وَارَيْتَهَا وَرَاءَ هَذَا الْحَائِطِ

    “Demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, tidak akan hancur umat ini hingga kaum pria mendatangi kaum wanita, lalu menggaulinya di jalan. Orang yang paling baik di antara mereka saat itu mengatakan: ‘Seandainya engkau menutupinya dengan melakukannya di belakang tembok ini’” (HR. Abu Ya’la Al Haitsami dan ia menshahihkannya)

    Perzinaan di jalan –mirip sabda Rasulullah tersebut- terjadi di Hong Kong, baru-baru ini. Diberitakan oleh Mirror.co.uk, Sabtu (4/4/2015), sepasang pemuda berstatus mahasiswa dan mahasiswi berzina di pinggir jalan. Karena tempatnya terbuka, beberapa orang menyaksikan peristiwa itu. Di antara “saksi” merekamnya dalam bentuk video. Entah sadar atau tidak aksi mereka direkam, pasangan yang sebelumnya mabuk itu pun “tidak terganggu” dan tidak menghentikan aktivitasnya hingga rekaman usai dan orang itu berlalu.

    Selain “saksi” tersebut, seorang polisi juga memergoki mereka. Bedanya, pada saat polisi tersebut datang, mereka telah selesai. Keduanya sudah berpakaian.

    Apa yang disabdakan Rasulullah sejak 14 abad yang lalu tidak pernah terbayangkan di di zaman itu. Namun kini, peristiwa itu benar-benar terjadi. Selain menjadi tanda bahwa kiamat sudah dekat, peristiwa seperti ini juga menjadi kebenaran hadits Nabi.

    Lalu, apa yang sudah kita siapkan untuk menghadapi datangnya kiamat? Kalaupun seseorang tidak menemui kiamat kubra, ia pasti menghadapi kiamat sugra yang berupa kematian.

    Sumber: Tarbiyah.net
    Read more

    Minggu, 17 April 2016

    Beginilah Caranya Agar Dosa Zina Terampuni , Silakan Baca di Sini

    DakwahIslami - Zina merupakan salah satu dosa besar
    yang dapat membawa seseorang kejalan yang sesat, tetapi ada beberapa amalan agar dosa zina terampuni dan bertaubat kepada Allah atas dosa yang telah dilakukan. Apa sajakah amalan yang dapat menghapus dosa zina?
     
    Beginilah Caranya Agar Dosa Zina Terampuni , Silakan Baca di Sini

    Islam telah mengajarkan kepada setiap umatnya untuk selalu menjauhi hal-hal yang dapat menyebabkan dosa zina seperti pacaran, karena zina merupakan perbuatan yang terlarang dan memiliki dosa yang sangat besar. Seseorang yang telah berbuat zina akan rusak seluruh kehormatannya di mata orang lain dan juga di hadapan Allah.

    Di era modern ini, zina merupakan perbuatan yang telah banyak dilakukan oleh mayoritas orang karena mereka telah terpengaruh dengan budaya barat yang banyak menyesatkan manusia. Bahkan hal-hal yang dapat memicu terjadinya zina telah lumrah dan umum di lakukan oleh setiap orang di dunia ini seperti pacaran. Tidak hanya orang non-muslim saja yang telah membudayakan perilaku ini, bahkan umat muslim pun kini telah banyak terjerumus dalam perbuatan dosa ini.

    Apakah dosa zina diampuni? Allah Maha Pengampun maka setiap hambanya diberi kesempatan untuk senantiasa bertaubat. Jika setiap manusia benar-benar ingin memperbaiki diri dan bertaubat, maka Allah akan mengampuni setiap dosa-dosa hamba-Nya karena Allah Maha Pengampun.

    Setiap manusia berkewajiban untuk selalu bertaubat kepada Allah, taubat yang dilakukan harus benar-benar dari dalam hati dan tidak akan melakukan perbuatan dosa yang sama di lain waktu. Ada tiga syarat utama yang harus dipenuhi oleh setiap muslim yang ingin menghapus dosa zina yang telah dilakukannya, yaitu:

    1. Taubat
    Cara taubat dari zina adalah berhenti dari perbuatan zina. Taubat merupakan satu hal yang wajib dilakukan oleh setiap umat muslim yang telah berbuat dosa. Taubat dapat dilakukan yaitu dengan bersungguh-sungguh dalam hati akan menjauhi hal-hal yang menjurus ke perbuatan zina dan akan menjauhi perbuatan zina. Orang yang bertaubat dengan sungguh-sungguh akan berhenti dari perbuatan maksiat yang telah dilakukannya dan tidak akan mengulangi perbuatan maksiat yang telah dilakukannya, bahkan dia akan menjauhi semua perbuatan dosa. Allah akan membukakan pintu maaf bagi orang-orang yang dengan sungguh-sungguh bertaubat kepada-Nya.

    2. Menyesal
    Tidak hanya berhenti dari perbuatan maksiat, seseorang yang benar-benar ingin menghapus dosanya harus memiliki penyesalan dalam hati karena telah melakukan perbuatan maksiat itu. Seseorang yang telah memiliki penyesalan dalam lubuk hati tidak akan melakukan perbuatan yang sama di lain waktu mendatang.

    3. Tidak melakukan kemaksiatan lagi
    Orang yang bersungguh-sungguh bertaubat tidak akan mengulangi perbuatan maksiat yang telah dilakukannya di masa lampau. Dia akan senantiasa membentengi diri dari perbuatan yang menjerumus kepada kemaksiatan sehingga tidak akan terjerumus dalam lubang yang sama.

    Itulah tiga syarat utama agar dosa-dosa kita diampuni oleh Allah, tetapi jika dosa yang telah dilakukan seorang manusia berkaitan dengan hukum uhud maka orang yang telah berdosa itu wajib menerima hukumannya sesuai dengan syariat agama dan juga wajib untuk bertaubat agar dosanya diampuni. Salah satu contoh perbuatan dosa yang berkaitan dengan hukum uhud adalah zina.

    Berzina adalah dosa besar, apakah dapat terampuni? Seseorang yang telah menikah tetapi melakukan zina, maka dia wajib menerima hukuman rajam yaitu dilempari batu hingga mati. Tetapi jika seseorang yang telah melakukan zina merupakan seseorang yang belum menikah maka dia wajib dihukum cambuk sebanyak 100 kali. Setelah menerima hukuman sesuai dengan syariat agama maka orang itu wajib bertaubat kepada Allah agar semua dosanya diampuni.

    Itulah beberapa informasi seputar beberapa amalan agar dosa zina terampuni dan setiap umat muslim wajib mengetahuinya.


    Sumber kumpulanmisteri.com
    Read more