Tampilkan postingan dengan label Umat Muslim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umat Muslim. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Juni 2016

Dua Amalan Ini Tidak Bisa Ditiru Malaikat, No. 2 Sangat Mengagetkan....

Dakwahislam - Malaikat merupakan makhluk taat yang tidak pernah berbuat dosa. Mereka tidak diberi hawa nafsu layaknya manusia. Setiap hari dilakukan hanya untuk bertasbih dan menyembah Allah SWT. Tidak heran jika makhluk yang tercipta dari cahaya ini mendapat tempat istimewa di sisi Sang Pencipta.

Para malaikat inilah yang dijadikan pasukan oleh Allah untuk mengawasi perbuatan manusia selama hidup di dunia. Mereka akan turun ke muka bumi atas perintah dari Allah SWT untuk menyaksikan amalan apa saja yang dilakukan oleh manusia.
Dua Amalan Ini Tidak Bisa Ditiru Malaikat, No. 2 Sangat Mengagetkan....
Amalan yang dilakukan malaikat tentu saja lebih banyak jika dibanding manusia. Namun tahu kah anda bahwa ternyata ada amalan manusia yang tidak bisa ditiru oleh malaikat? Mereka ingin melakukannya namun sayang tidak bisa mewujudkan itu. Apa amalan tersebut? 

1. Orang Kaya yang Membantu Orang Miskin
Ternyata malaikat tidak bisa meniru amalan yang dilakukan manusia yakni ketika orang kaya memberikan bantuan kepada orang miskin. Hal tersebut disebabkan malaikat bukanlah makhluk yang dilimpahi karunia berupa harta oleh Allah SWT. Jadi di antara mereka tidak ada yang kaya ataupun yang miskin.

Ada begitu banyak keutamaan yang akan diperoleh ketika kita mampu membantu oranglain. Terlebih membantu orang miskin yang hidup dalam keadaan serba kekurangan. Maka dari itu, tidak heran apabila para malaikat merasa kagum dengan manusia yang melaksanakan amalan ini dengan hati yang ikhlas dan hanya mengharap ridha dari Allah SWT.

Maka berbahagialah orang kaya yang senantiasa menolong orang miskin yang membutuhkan bantuan. Untuk orang yang belum bisa atau tidak mau melakukan amalan ini, ingatlah bahwasanya di dalam harta yang kita miliki itu ada bagian orang miskin yang harus kita keluarkan.

2. Taubatnya Orang yang Senantiasa Berbuat Dosa Diiringi Tangisan Penyesalan Darinya
Tenyata amalan yang dilakukan oleh manusia kedua namun tidak bisa diamalkan oleh para malaikat adalah orang yang berbuat dosa namun bertaubar diiringi dengan tangisan penyesalan darinya. Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang tidak pernah luput dari perbuatan dosa.

Beda halnya dengan malaikat, makhluk yang tercipta dari cahaya ini tidak pernah tersentuh setitik perbuatan dosa sedikit pun. Hal ini membuat mereka tidak perlu melakukan taubat kepada Allah SWT apalagi sampai diiringi dengan tangisan seperti halnya manusia yang melakukan taubatan nasuha.

Makhluk suci ciptaan Allah ini merasa kagum ketika melihat seorang manusia yang bertaubat kepada Allah dan menyesali segala perbuatannya bahkan diiringi dengan tangisan penyesalan.

Ada sebuah riwayat yang memperumpakan taubatnya seorang hamba kembali ke jalan Allah. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah bercerita kepada para sahabatnya tentang seseorang yang sedang dalam perjalanan membawa seekor kuda, dengan seluruh hartanya berupa emas, berlian, uang dan sebagainya yang diangkut diatas kudanya. Dikarenakan ia merasa lelah, maka orang tersebut pun beristirahat dibawah pohon dan ia juga menambatkan kudanya di pohon.

Ketika terbangun sungguh terkejutnya ia karena kudanya sudah tidak ada, bendanya maka ia pun mencari sampai kemana-mana namun tetap tidak ditemukan. Hingga akhirnya ia pasrah dan kembali istirahat dibawah pohon karena lelah mencari. Ajaibnya ketika ia terbangun, kudanya  kembali ada didepannya dengan semua harta tanpa ada satupun yang hilang. Dan alangkah bahagianya orang tersebut.

Kemudian Rasulullah kembali berkata bahwa. “Allah jauh lebih bahagia dibandingkan orang itu, bila ada hamba-Nya yang telah lama jauh dari-Nya, meskipun banyak melakukan dosa namun ia kembali kepada-Nya dan bertaubat. “

Demikianlah informasi mengenai dua amalan yang tidak bisa dilakukan oleh malaikat. Betapa bahagianya kita sebagai manusia mengetahui bahwa Allah SWT memberikan kesempatan untuk beramal shaleh yang bahkan tidak bisa dilakukan oleh malaikat. Bahkan dengan amalan tersebut bisa membuat para malaikat merasa kagum dengan manusia yang mengerjakannya. Semoga kita senantiasa berada di jalan Allah SWT.
Read more

Senin, 20 Juni 2016

Masya Allah...!!! Inilah Tips Awet Muda Ala Rasulullah SAW, Yuk Di Baca Dan Diamalkan...!!!

Dakwahislam - Kita hidup di dunia ini tidaklah sendirian, karena beberapa orang di sekitar kita memperhatikan dan mengkritik penampilan kita. Oleh karena itu, tanpa diakui pun, biasanya kita senantiasa berdiri berlama-lama didepan cermin cuma untuk lihat apakah diri kita telah cukup prima atau belum.
 
Masya Allah...!!! Inilah Tips Awet Muda Ala Rasulullah SAW, Yuk Di Baca Dan Diamalkan...!!!
 
Tidak hanya wanita, pria juga pasti melakukan hal yang sama untuk masalah penampilan. Bicara penampilan selalu identik dengan awet muda, tentu kebanyakan orang pasti menginginkannya. Namun, bagaimana caranya untuk jadi awet muda yang sesuai dengan pandangan islam? Berikut penjelasannya :

Obat awet muda menurut pandangan Islam
Dalam soal tampilan terkadang kita tidak pernah sangsi untuk merogoh kocek dalam-dalam untuk menghindari penuaan dini, mulai dari operasi plastik, setrika wajah, facial ultrasonik dan lainnya. Namun sebenarnya bila kita memakai obat untuk menghindari penuaan dini supaya awet muda, sesungguhnya diijinkan dalam kacamata islam karenanya masalah ini pada aslinya mubah seperti firman Allah Azza wa Jalla,
“Dialah yang sudah membuat untukmu apa yang ada dibumi ini. ” (QS. Al Baqarah : 29).
Namun, Tahukah Kamu Sebenarnya selain obat-obatan dan operasi tadi ada cara alami untuk tetap awet muda? Cara ini juga sering dilakukan Rasulullah SAW.

1. Air Wudhu
Menurut penelitian, kulit adalah organ terbesar dari badan kita yang fiungsinya membungkus dan melindungi badan dari kuman, racun, serta radiasi. Dengan kita berwudhu berarti di dalam kulit kita bakal berlangsung sistem peremajaan serta pembersihan kulit, selaput lendir serta bersihkan lubang-lubang badan yang terkait dengan situasi luar seperti pori-pori kulit, rongga mulut, hidung, serta telinga. Oleh karena itu air wudhu adalah cara mudah untuk membuat orang jadi lebih awet muda.

2. Senyum
Selain air wudhu senyum pun jadi salah satu cara untuk meremajakan kulit, karena menurut ilmu kesehatan saat seorang senyum dia cuma memakai 17 otot muka. Sedang saat seorang cemberut jadi dia memakai 43 otot muka. Di mana otot yang banyak itu dapat tertarik hingga bisa menyebabkan kerutan di muka. Selain itu, dengan tersenyum otot muka kita dapat terus terjaga kekencangannya.
Tersenyum dapat juga memberi resiko ketenangan pada hati, jadikan kita semangat, serta senantiasa berhusnudzan. Diluar itu, saat kita tersenyum pada orang lain, tanpa ada merasa kita tengah berbagi kebahagiaan dengan orang itu.

3. Shalat Tahajud
Shalat tahajjud juga bisa membuat kamu awet muda lho, sesuai dengan hadist Rasulullah SAW,
“Siapa saja yang banyak menunaikan shalat malam, jadi berwajah dapat terlihat tampan/cantik di siang hari. ” (HR. Ibnu Majah)
 
Berkata Imam Ibnul Qayyim, ”Sesungguhnya shalat malam itu dapat memberikan sinar yang tampak di wajah dan membaguskannya. Ada sebagian wanita yang memperbanyak pelaksanaan shalat malam. Ketika ditanyakan kepada mereka mengenai hal tersebut, mereka menjawab, Shalat malam itu dapat membaguskan wajah dan kami senang jika wajah kami menjadi lebih bagus”. Demikian yang dituliskan oleh Mahmud Mahdi Al-Istambuli. Perlu juga diingat bahwa kiat ini bukan cuma monopoli kaum Hawa saja, kaum Adam pun perlu juga menerapkannya.

4. Puasa
Puasa adalah salah satu obat awet muda. Hal semacam ini dapat dibuktikan dari riset Alan Chot seseorang pakar dari Amerika. Dia menulis dalam bukunya Why Fast? yang sudah menghimpun hasil penilaian serta riset ilmuan dari berbagai negara.
Buku tersebut tentang hikmah puasa, di mana salah satu himahnya yakni bisa memperlambat sistem penuaan. Hal itu diperkuat oleh Albenia M. Furkon direktur instansi makanan sehat di Amerika Serikat. Ia menyebutkan bahwa puasa yaitu cara paling baik untuk memperindah serta membuat cantik wanita dengan cara alami. Puasa membuahkan pesona diri serta ketenangan dan menormalkan beberapa fungsi kewanitaan serta membuat kembali keindahan badan.

5. Menahan Amarah
Orang yang sering marah-marah atau mengumbar rasa emosi tidak ada hasrat untuk mengelolanya. Wajahnya bakal lebih cepat mengalamai sistem pengeriputan. Mengapa? Karena kemarahan adalah type emosi yang membuat otot-otot di wajah menegang, Emosi yg tidak diminimalkan ini menyebabkan keriput.
Bukan hanya itu saja, perasaan geram menyebabkan menebarnya hormon kortisol yang menyebabkan produksi kolagen pada kulit menyusut. Di mana sesungguhnya kolagen adalah bahan paling utama untuk membuat kulit awet muda, kencang serta kenyal. Oleh karenanya Rasulullah salalahualaihiwasalam menyarankan ummatnya untuk menahan amarah beliau juga bersabda,
 
Barangsiapa yang menahan kemarahannya walau sebenarnya dia dapat melampiaskannya, Allah Azza wa Jalla akan memanggilnya (membanggakannya) pada hari kiamat dihadapan seluruh manusia lalu Allah biarkan memilih bidadari bermata cermat yang disenanginya. ” (HR. Abu dawud (no. 4777). Hasan).
 
Itulah Tips awet muda menurut pandangan Islam, ternyata hal yang kecil tanpa kita sadari bisa membuat kita jad awet muda. Tidak perlu merogoh kocek yang dalam untuk awet muda.
Semoga artikel ini membuat kita semakin mengerti dan menghormati tubuh kita sendiri, dan bersyukur atas apa yang telah Allah anugerahkan untuk kita. Share dan Like artikel ini ke teman-teman facebookmu ya...[sebarkanlah]
Read more

MasyaAllah!! Inilah 6 Pelajaran Penting Dari Orang Shaleh Untuk Kita, Agar Selamat Dunia Dan Akhirat

Dakwahislam - Pada suatu hari, Syaqiq al-Balkhi –beliau termasuk
salah seorang dokter hati- berkata kepada muridnya, Hatim al-Asham, “Apa yang telah engkau pelajari dariku sejak menyertaiku (selama 30 tahun)?”



Hatim al-Asham menjawab, “Ada enam hal:

Pertama, saya melihat orang-orang masih ragu mengenai rezeki. Tidak ada di antara mereka melainkan kikir terhadap harta yang ada di sisinya dan tamak terhadap hartanya. Lantas saya bertawakkal kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala berdasarkan firman-Nya:

“Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya.” (QS. Hud: 6)

Karena saya termasuk makhluk bergerak, maka saya tidak peru menyibukkan hatiku dengan sesuatu yang telah dijamin oleh Dzat yang Maha Kuat dan Kokoh.”

Beliau berkata, “Engkau benar.”

Kedua, saya memandang bahwa setiap orang mempunyai teman yang menjadi tempat baginya untuk membuka rahasia dan mencurahkan isi hatinya. Akan tetapi mereka tidak akan menyembunyikan rahasia dan tidak mampu melawan takdir. Oleh karena itu, yang saya jadikan sebagai teman ialah amal shalih agar dapat menjadi pertolongan bagiku pada saat dihisab, mengokohkanku di hadapan Allah Azza wa Jalla, serta menemaniku melewati shirath.

Lalu beliau berkata, “Engkau benar.”

Ketiga, saya memandang bahwa setiap orang mempunyai musuh. Lalu saya merenung. Ternyata orang yang menggunjingku bukanlah musuhku, bukan pula orang yang berbuat
zhalim kepadaku, dan bukan pula orang yang berbuat buruk kepadaku. Sebab, dia

justru memberi hadiah kepadaku dengan amal-amal kebaikannya dan memikul perbuatan-perbuatan burukku. Akan tetapi, musuhku ialah sesuatu yang pada saat saya melakukan ketaatan kepada Allah, dia membujukku berbuat maksiat kepada-Nya. Hal tersebut adalah iblis, nafsu, dunia, dan keinginan. Oleh karena itu, saya menjadikan hal tersebut sebagai musuh, saya menjaga dirinya, dan saya mempersiapkan diri untuk memeranginya. Maka, saya tidak akan membiarkan salah satu dari semua itu mendekati saya.

Lalu beliau berkata, “Engkau benar.”

Keempat, saya memandang bahwa setiap orang hidup adalah orang yang dicari sedangkan malaikat Maut adalah pihak yang mencari. Oleh karena itu, saya mencurahkan diri saya untuk bertemu dengannya. Sehingga, ketika dia telah datang, saya dapat bersegera berangkat dengannya tanpa rintangan.”

Lalu beliau berkata, “Engkau benar.”

Kelima, saya melihat orang-orang saling mencintai dan saling membenci. Saya melihat orang yang mencintai tidak memiliki sedikit pun terhadap orang yang dicintainya, lalu saya merenungkan sebab cinta dan benci. Saya tahu bahwa sebabnya ialah keinginan dan dengki. Saya menyingkirkannya dari diri saya dengan menyingkirkan hal-hal yang menghubungkan antara diri saya dengannya, yaitu syahwat. Oleh karena itu, saya mencintai seluruh kaum muslimin. Saya hanya ridha kepada mereka sebagaimana saya ridha terhadap diri sendiri.

Lalu beliau berkata, “Engkau benar.”

Keenam, saya memandang bahwa setiap orang yang bertempat tinggal pasti meninggalkan tempat tinggalnya dan sesunguhnya tempat kembali setiap orang yang bertempat tinggal ialah alam kubur. Oleh karena itu, saya mempersiapkan semua amal perbuatan yang mampu saya lakukan yang dapat membuatku gembira di tempat tinggal yang baru yang di belakangnya tidak lain adalah surga atau neraka.

Kemudian Syaqiq al-Balkhi berkata, “Itu sudah cukup. Lakukanlah semua itu sampai mati.”
Read more

Minggu, 19 Juni 2016

Taukah Anda, Jika Di Dekati Kucing itu Ada 3 Pertanda Dari Allah... No. 1 Bikin Kamu Tersenyum

Dakwahislam - Sahabat tolong share, Kucing ialah salah satu
hewan lucu yang begitu menggemaskan. Hewan berbulu ini hidup disekitar lingkungan kita, dan juga biasanya dipelihara oleh manusia, namun tidak jarang mereka juga hidup dengan mencari makan sendiri. Sehingga tidak mengherankan jika keberadaan kucing sering dijumpai diberbagai tempat. Misalnya di depan rumah, di warung-warung, pasar, area perkantoran dan lain sebagainya. Biasanya kehadiran mereka seringkali dianggap mengganggu, sehingga harus diusir agar menjauh dari keramaian manusia.

 Taukah Anda, Jika Di Dekati Kucing itu Ada 3 Pertanda Dari Allah... No. 1 Bikin Kamu Tersenyum

Sebagian kita mungkin pernah didatangi oleh kucing saat beraktivitas, contohnya ketika sedang makan. Beberapa diantaranya mungkin memberikan makan, namun sebagian lagi justru mengusir kucing tersebut karena dianggap mengganggu.

Jika mengalami kondisi ini, jangan buru-buru untuk mengusir hewan kesayangan Nabi Muhammad SAW itu. Berfikirlah sejenak kenapa kucing itu mendatangi anda dan bukan orang lain yang juga tengah menyantap makanan serupa? Tahukah Anda bahwa kucing yang datang itu ternyata membawa ‘pesan’ atau tanda? Berikut 3 tanda apabila kucing datang kepada kita dan bukan orang lain.

Pertama
Kedatangan kucing merupakan pertanda bahwa Allah SWT mengingatkan kita tentang hakikat memberi. Semua rezeki yang kita dapatkan bukanlah sepenuhnya hak kita. Ada hak-hak orang lain yang seharusnya kita keluarkan.

Seperti zakat fitrah dan zakat harta yang wajib dikeluarkan sebagai rukun islam yang harus dipenuhi. Tanpa menunaikan hal ini, tentu kita sebagai umat Islam belum menjalankan semua aturan wajib yang harus ditegakkan.

Dalam konteks kucing yang datang saat makan, mengingatkan kita bahwa karunia Allah yang kita terima juga harus dibagi dengan makhluk lain seperti kucing. Artinya dalam makanan yang kita santap, ternyata ada rezeki untuk kucing yang seharusnya kita berikan.

Kedua
Memberi makanan kepada makhluk Allah termasuk kucing merupakan sebuah kebaikan. Sesuai dengan firmannya, Allah akan melipatgandakan satu kebaikan dengan 10 kali lipat kebaikan lainnya. Terlebih jika kita memberikan dengan ikhlas dan tidak terpaksa.

Jika berbuat baik pada manusia, seseorang kerap menginginkan adanya balasan serupa dari orang lain. Namun tidak demikian jika manusia berbuat baik kepada kucing.  Hewan ini tentu tidak bisa membalas apa yang sudah kita berikan terhadapnya. Ketika membagi makanan dengan hewan ini, manusia belajar bagaimana rasanya memberi dengan penuh keikhlasan. Tindakan inilah yang seharusnya dilakukan manusia ketika memberi sesuatu kepada orang lain.

Ketiga
Allah sedang memberitahu apabila kita tidak memberi makanan kepada kucing itu, sebenarnya kita sedang menolak rezeki baru yang akan Allah berikan kepada kita. Rezeki itu luas bukan hanya sekedar uang, tetapi meliputi semua kehidupan. Semoga kita semua termasuk yang pandai membaca ‘tanda-tanda’ tersebut dan bisa menarik hikmah dari kedatangan seeokor kucing saat kita sedang menyantap makanan.

Semoga bermanfaat bagi sahabat pembaca tolong share.
Read more

TERUNGKAP...!! SESUATU YANG DIRAHASIAKAN FREEPORT DI BAWAH TANAH!! MOHON DIBACA DAN SEBARKAN

Dakwahislam - Mungkin anda pernah menyaksikan gambar kubangangalian tambang Freport di Papua. Tahukah anda bahwa sesungguhnya itu hanya sedikit dari banyaknya tambang yang digali habis dan di angkut keluar negeri?

 TERUNGKAP...!! SESUATU YANG DIRAHASIAKAN FREEPORT DI BAWAH TANAH!! MOHON DIBACA DAN SEBARKAN
 
dalam tayangan video di bawah ini dapat jelas dilihat betapa luar biasa banyaknya kekayaan Nusantara yang dikeruk terus-menerus. Padahal rupanya kekayaan itu yang membuat negara-negara maju bergelimang kekayaan dengan pongahnya. Di hadapan negara dunia ketiga seperti Indonesia, timur tengah dan benua Afrika mereka seakan mencibir dan memandang rendah, namun hakekatnya justru mereka makmur karena merampok hasil bumi Afrika=Permata, Timur Tengah=Minyak, Indonesia=Emas!

Di Afrika selalu bergejolak kerusuhan antar suku dan agama. Di timur tengah selalu terjadi bentrok seakan tak berkesudahan. Indonesia sengaja dibuat miskin terus sebab jika kaya bahaya. Bisa melihat dengan sadar/siuman dari pembodohan. Kenapa Indonesia ' bisa Bahaya' kalau tidak miskin? Dilihat dari segi jumlah penduduk yang hampir sama dengan negara adidaya saat ini, Indonesia menyimpan kekayaan sebagai 'amunisi perang' atau modal menguasai dunia, bahkan sejarah menyebutkan bangsa Nusantara pernah menaklukkan wilayah yang terbentang dari New Zealand hingga Chili (amerika latin).
Tolong sebarkan agar semua rakyat indonesia tahu bahwa kita telah dibodohi oleh mereka!!!!!!!!

Read more

Sabtu, 18 Juni 2016

Awas!! Ternyata Duduk Seperti ini Bisa Mendapat Murka Allah.. Berikut Penjelasannya...

Dakwahislam - Sifat seorang muslim adalah selalu taat dan patuh
terhadap perintah Allah dan Rasul-Nya. Ketika Allah melarang sesuatu, maka ia patuh. Begitu pula ketika Rasul-Nya melarang sesuatu dengan mensifati sebagai sesuatu yang dimurkai, maka seorang muslim pun mendengar dan menjauhi tindakan semacam itu. Di antara bentuk duduk yang terlarang adalah sebagaimana para pembaca lihat pada gambar di samping ini, yaitu duduk dengan meletakkan tangan kiri di belakang dan dijadikan sandaran atau tumpuan. Berikut penjelasan mengenai hadits yang melarang hal tersebut dan keterangan beberapa ulama mengenai hal ini.
Awas!! Ternyata Duduk Seperti ini Bisa Mendapat Murka Allah.. Berikut Penjelasannya...

Syirrid bin Suwaid radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah pernah melintas di hadapanku sedang aku duduk seperti ini, yaitu bersandar pada tangan kiriku yang aku letakkan di belakang. Lalu baginda Nabi bersabda, “Adakah engkau duduk sebagaimana duduknya orang-orang yang dimurkai?” (HR. Abu Daud no. 4848. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Yang dimaksud dengan al maghdhub ‘alaihim adalah orang Yahudi sebagaimana kata Ath Thibiy. Penulis ‘Aunul Ma’bud berkata bahwa yang dimaksud dimurkai di sini lebih umum, baik orang kafir, orang fajir (gemar maksiat) , orang sombong, orang yang ujub dari cara duduk, jalan mereka dan semacamnya. (‘Aunul Ma’bud, 13: 135)
 
Dalam  Iqthido’ Shirotil Mustaqim, Ibnu Taimiyah berkata, “Hadits ini berisi larangan duduk seperti yang disebutkan karena duduk seperti ini dilaknat, termasuk duduk orang yang mendapatkan adzab. Hadits ini juga bermakna agar kita menjauhi jalan orang-orang semacam itu.”
 
Kata Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz, duduk seperti ini terlarang di dalam dan di luar shalat. Bentuknya adalah duduk dengan bersandar pada tangan kiri yang dekat dengan bokong. Demikian cara duduknya dan tekstual hadits dapat dipahami bahwa duduk seperti itu adalah duduk yang terlarang. (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 25: 161)
 
Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin menjelaskan dalam Syarh Riyadhus Sholihin, “Duduk dengan bersandar pada tangan kiri disifatkan dengan duduk orang yang dimurkai Allah. Adapun meletakkan kedua tangan di belakang badan lalu bersandar pada keduanya, maka tidaklah masalah. Juga ketika tangan kanan yang jadi sandaran, maka tidak mengapa. Yang dikatakan duduk dimurkai sebagaimana disifati nabi adalah duduk dengan menjadikan tangan kiri di belakang badan dan tangan kiri tadi diletakkan di lantai dan jadi sandaran. Inilah duduk yang dimurkai sebagaimana yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sifatkan.”
 
Sebagian ulama menyatakan bahwa duduk semacam ini dikatakan makruh (tidak haram). Namun hal ini kurang tepat. Syaikh ‘Abdul Al ‘Abbad berkata, “Makruh dapat dimaknakan juga haram. Dan kadang makruh juga berarti makruh tanzih (tidak sampai haram). Akan tetapi dalam hadits disifati duduk semacam ini adalah duduk orang yang dimurkai, maka ini sudah jelas menunjukkan haramnya.” (Syarh Sunan Abi Daud, 28: 49)
 
Jika ada yang bertanya, logikanya mana, kok sampai duduk seperti ini dilarang? Maka jawabnya, sudah dijelaskan bahwa duduk semacam ini adalah duduk orang yang dimurkai Allah (maghdhub ‘alaihim). Jika sudah disebutkan demikian, maka sikap kita adalah sami’na wa atho’na, kami dengar dan taat. Tidak perlu cari hikmahnya dulu atau berkata ‘why?‘ ‘why?‘, baru diamalkan. Seorang muslim pun tidak boleh sampai berkata, ah seperti itu saja kok masalah. Ingatlah, Allah Ta’ala berfirman,
 
Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih” (QS. An Nur: 63). Dan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bukan atas dasar hawa nafsunya yang ia utarakan. Allah Ta’ala berfirman,
Dan tiadalah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)” (QS. An Najm: 3-4)
 
Ibnu Katsir berkata, “Khawatirlah dan takutlah bagi siapa saja yang menyelisihi syari’at Rasul secara lahir dan batin karena niscaya ia akan tertimpa fitnah berupa kekufuran, kemunafikan atau perbuatan bid’ah.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 10: 281)
Wallahu waliyyut taufiq.
Read more

Jumat, 17 Juni 2016

Cukup Dengan 1 Bacaan Ini Anda Bisa Membuat Puluhan Iblis Kocar Kacir Ketakutan... Silahkan di Coba...!!!

Dakwahislam - Setan merupakan salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang diciptakan dari api dan memiliki misi untuk menyesatkan manusia sehingga menjadi temannya ketika di neraka kelak. Tipu daya setan sungguh licik sehingga mampu mengelabui manusia, bahkan setan mampu membungkus keburukan menjadi seolah-olah kebaikan sehingga mampu menipu manusia. Bahaya akan tipu daya setan ini dapat diminimalisir dengan mengamalkan amalan yang telah diajarkan oleh Rosulullah SAW.

Cukup Dengan 1 Bacaan Ini Anda Bisa Membuat Puluhan Iblis Kocar Kacir Ketakutan... Silahkan di Coba...!!!

Dalam Islam terdapat banyak amalan yang memiliki banyak manfaat untuk setiap muslim amalkan. Masing-masing amalan yang diajarkan dalam Islam memiliki kelebihan dan manfaat masing-masing, salah satunya adalah untuk mengalahkan setan yang selalu mengganggu manusia. Amalan apakah yang dapat mengalahkan setan?

Rosulullah selalu mengajarkan berbagai amalan yang dapat membawa kebaikan bagi setiap muslim, selain itu amalan tersebut juga mampu mengalahkan setan yang akan menggoda kita. Amalan apa yang dapat mengalahkan 70 setan? Ternyata amalan sederhana yang mampu mengalahkan 70 setan adalah bersedekah dan menjalankan semua perintah Allah SWT serta menjauhi segala larangan-Nya. Jadi kalahkan 70 setan dengan satu amalan ini ya…

Amalan ini memang merupakan amalan yang sangat sederhana, tetapi masih banyak umat Islam yang belum menjalankannya dan bahkan berat untuk melaksanakannya. Bersedekah tidak hanya dapat mengalahkan setan saja tetapi juga membawa banyak manfaat bagi setiap muslim yaitu sebagai pembuka pintu rejeki, pelindung dari segala musibah dan penyakit, serta sebagai rasa syukur atas segala rejeki yang telah Allah SWT berikan dengan berbagai cara kepada orang yang membutuhkan.

Rosulullah selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu bersedekah sesuai dengan kemampuannya untuk membantu orang lain dan meningkatkan kesadaran akan hidup bersosialisasi dan tolong menolong dengan sesama. Bersedekah dapat dilakukan meskipun hanya dengan sebiji kurma tetapi yang harus ditekankan bahwa sedekah dilakukan dengan ikhlas tanpa mengharap pujian dari orang lain. Sudahkah Anda siap mengalahkan 70 setan dengan amalan ini?

Menurut pendapat ulama besar syeikh Ibnu bahwa manusia selalu diganggu oleh 70 jenis setan setiap harinya. Setan-setan tersebut mengerubungi seluruh anggota tubuh manusia mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki agar manusia melakukan hal yang dilarang oleh ajaran Islam. Maka tak heran jika kekuatan tipu daya setan sangat besar dan saat ini banyak sekali manusia yang telah terjebak dengan tipuan setan dan bahkan telah melakukan berbagai hal larangan Islam secara terang-terangan tanpa memperdulikan ancaman yang telah Allah SWT jelaskan dalam Al-Quran yaitu neraka.

Setiap orang masih merasa berat untuk bersedekah karena mereka selalu berpikir masih dalam kekurangan, padahal sedekah tidak harus dilakukan dalam jumlah yang besar tetapi sesuai dengan kemampuan masing-masing orang.

Jika hingga saat ini kita masih berat untuk melaksanakan amalan sederhana untuk kalahkan 70 setan yaitu bersedekah, belum terlambat untuk memperbaikinya. Kebiasaan bersedekah dapat ditanamkan dalam diri dengan melakukan latihan yaitu mulailah bersedekah dengan hal kecil secara rutin misalnya sebulan sekali mengeluarkan sedekah sepuluh ribu rupiah. Jika hal ini telah rutin dilakukan maka tingkatkan frekuensinya yaitu seminggu sekali, dan akan lebih baik lagi jika ditingkatkan setiap hari meskipun hanya seribu rupiah saja.

Jika dipikirkan dengan seksama, kita mampu membeli barang mahal tetapi mengapa kita tidak mampu mengeluarkan sedekah yang jumlahnya tidak sebanding dengan barang mewah yang kita beli. Padahal semua kemewahan yang kita dapatkan di dunia ini bersifat sementara dan tidak dibawa mati tetapi malah justru harus dipertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT kelak di akhirat.

Demikian informasi seputar amalan sederhana bersedekah dan jika amalkan 1 amalan ini maka Anda bisa kalahkan 70 setan.

Read more

Kamis, 16 Juni 2016

SUBHANALLAH...!!! Dalam Waktu 16 Jam Saja Tanaman ini Bisa Bunuh 98% Sel Kanker, TOLONG DI SHARE YA !!!

Dakwahislam - Menurut hasil riset yang diterbitkan Life Science tanaman ini disebutkan dalam tempo kurang dari 16 jam dapat membunuh 98 % sel-sel kanker payudara. Tanaman ini sudah dipakai dalam pengobatan China.

SUBHANALLAH...!!! Dalam Waktu 16 Jam Saja Tanaman ini Bisa Bunuh 98% Sel Kanker, TOLONG DI SHARE YA !!!

Apabila cuma dikonsumsi tanpa camuran bahan lain, tanaman ini cuma menurunkan sel-sel payudara sebesar 98 % tetapi apabila digabungkan dengan tanaman apsiuntus jadi dapat memiliki manfaat yang dapat menyingkirkan nyaris seluruhnya sel-sel kanker dari dalam tubuh.
Tanaman ini dimasa lalu dipakai juga sebagai obat yang dapat menyembuhkan penyakit malaria. Tetapi saat ini tanaman ini dapat dapat dibuktikan dengan cara efisien sanggup melawan sel kanker. Tanaman ini di kenal dengan nama ilmiah Artemisinin.
 
Tanaman Artemisinin adalah turunan dari tanaman apsintus (Artemisia annua). Telah banyak riset yang menunjukkan bila tanaman ini bisa menyambutkan penyakit dengan cara efisien. Telah sepanjang beberapa ribu th. China memakai ekstrak tanaman ini untuk menyembuhkan penyakit malria.

Termuan ini pertama kali dikemukankan oleh The bioengineers Henry Lai serta Narendra Singh dari University of Washington, Seattle. Riset yang mereka kerjakan berkenaan ini sudah dapat dibuktikan bisa membuat sel kanker bakal alami apoptosis (hancur dengan sendirinya).

Saat ini susah untuk bisa memperoleh ekstrak tanaman ini dengan sangat rendah. Tetapi bersamaan dengan maanfaat yang di tawarkan oleh tanaman ini masyarakat perlahan-lahan mulai menrima harga dari tanaman ini.

Bersamaan dengan meningkatnya keinginan akan ekstrak tanaman ini produsen farmasi Perancis “Sanofi” tiap-tiap tahunya berupaya menghasilkan sekitar 50-60 ton artemisinin, diharapkan jumlah itu dapat penuhi akan tingginya permintaan pasar dunia.
Read more

Rabu, 15 Juni 2016

Pesan Untuk Anak Laki-Laki, Lakukan Hal Berikut Ketika Orangtua Anda Meninggal

Dakwahislam - Apa bila Ibu Ayah kita meninggal, turunlah dalam liang kubur dan sambutlah mayat beliau, buka papan penutup keranda (tempat usungan mayat), angkat mayat Ibu Ayah kita.

Pesan Untuk Anak Laki-Laki, Lakukan Hal Berikut Ketika Orangtua Anda Meninggal

Biarkan kita yang memutarkan mayat Ibu Ayah kita menghadap ke kiblat. Kita yang melakukan!!! Bukan hanya menyaksikan saja orang lain yang melakukan.

Allahu Robbi... " Ibu.. Terakhir kali ini aku melihat Ibu". Biarkan kita yang merelai ikatan di kepala dan di tubuh beliau.. Pegang perlahan-lahan badan Ibu kita, arahkan beliau dengan baik-baik, ambil gumpalan tanah dan letakanlah di belakang tengkok Ibu kita.

"Ibu, terakhir kali inilah aku melihat engkau". Terlintas dalam hati kita sambil memegang Ibu kita... Ingat sejak
kita bayi, tangan Ibu kita ini yang mensuapi makanan ke mulut kita.

Ingat hari pertama kita bisa berjalan, muntah, berak, beliau lah orang yang tidak pernah sedikit pun untuk menolak. Sebagaimana pun jahatnya anak terhadap beliau, kita tetap anak beliau dan selalu terima sebagai anak beliau.


Naiklah ke atas dan duduklah di tepi makam beliau serta dengarkanlah "Talqin" yang di sampaikan teruntuk Ibu kita. Hari terakhir ini lihatlah, tidak ada benda apapun yang bisa kita berikan untuk bekal beliau kecuali hanya Doa:

"Ya Allah.. Aku angkat tanganku Ya Allah.. Aku ridho Kau ambil Ibu ku Ya Allah..
Dia yang melahirkan aku.. Ya Allah hari ini aku tinggal dia Ya Allah, aku serahkan dia atas urusan Mu belaka Ya Allah. Aku tadahkan tanganku Ya Allah.. Aku memohon dengan sangat-sangat Kau ampunkan dosa-dosa Ibu ku, tolong Ya Allah.. Kasihani Ibu ku Ya Allah.. Aku adalah hasil didikan dari dia. Ya Allah sayangi dia Ya Allah.

Maka akan beruntunglah Ibu kita, apakah Allah akan menolak doa itu? Allah tak akan menolak doa ikhlas yang datang dari seorang anak.

Pesan ini bagi sahabat-sahabat yang selagi Ibu Ayah masih hidup. Dan Bagi sahabat-sahabat yang Ibu Ayah telah tiada, mari kita bersama-sama sedekahkan Al-Fatihah buat mereka.

Read more

Selasa, 14 Juni 2016

Jika Anda Membaca Al-Qur'an di Waktu Ini Justru Berdosa, Muslim Wajib Baca...!!!

Portalislami.com - Alquran merupakan kitab suci dan pedoman
hidup bagi orang Islam. Membacanya merupakan ibadah dan bernilai pahala dari Allah SWT. Bahkan, dalam hadist disebutkan jika satu hurufnya diganjar dengan satu kebaikan dan dilipatkan menjadi sepuluh kebaikan.

Tidak salah, jika salah satu ibadah paling agung adalah membaca Al Quran. Itulah mengapa banyak sekali Umat Muslim yang berlomba-lomba membaca Alquran dan menghapalnya. Bahkan menjadi kebiasaan yang tidak ingin ditinggalkan.


Jika Anda Membaca Al-Qur'an di Waktu Ini Justru Berdosa, Muslim Wajib Baca...!!!
Namun, dengan banyak keutamaan tersebut, bukan berarti Alquran bisa dibaca sembarang waktu. Ada saat-saat terlarang Alquran tidak boleh dibaca. Kapan saja waktu tersebut? Berikut ringkasannya.

Waktu tersebut adalah ketika berada di lokasi permainan, hiburan dan di perkumpulan orang-orang pandir yakni orang-orang bodoh yang sok tahu dan bebal. Imam Al Qurthubi berkata, “Jangan membaca Al Qur’an di tempat-tempat permainan dan hiburan dan di perkumpulan orang-orang pandir. Tidakkah Anda perhatikan bahwa Allah menyebutkan sifat hamba-hambaNya (Ar rahman) serta memuji mereka seperti dalam firmanNya:

“Dan apabila mereka bertemu dengan orang-orang yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka berlalu dengan menjaga kehormatan dirinya.” (QS Al Furqon 72).”

Kita memang sangat dianjurkan untuk membaca Alquran, namun harus memahami waktu terbaik untuk membacanya. Sementara ketika berada di jalan raya atau kendaraan umum, maka membaca alquran diperbolehkan. Hal ini sesuai dengan riwayat berikut:

Dari Abdullah bin Mughaffal ra,  dia berkata bahwa: “Aku melihat Rasulullah Saw pada hari pembebasan kota Mekkah dan saat itu beliau membaca surat Al-Fath di atas tunggangannya.”(HR. Bukhari).

Sementara itu membaca Al  Qur’an yang paling baik adalah di dalam shalat. Menurut madzhab Asy-Syafi’i dan lainnya, bahwa berdiri lama dalam shalat lebih baik daripada sujud yang lama.

Sementara membaca Al Qur’an di luar shalat, maka yang paling utama adalah pada waktu malam dan dalam separuh terakhir dari waktu malam lebih baik daripada separuh pertama.

Membacanya di antara Maghrib dan Isya’ disukai. Sementara pembacaan pada waktu siang, maka yang paling utama adalah setelah shalat Subuh dan tidak ada makruhnya membaca Al-Qur’an pada waktu-waktu yang mengandung makan.

Semoga informasi ini bermanfaat dan terimakasih sudah membaca.
Read more

Benarkah Selfie Saat Salat Tarawih Bisa Lunturkan Pahala di Bulan Puasa? Ini Penjelasan Islam

Dakwahislam - Selfie sudah menjadi kebiasaan yang sulit dihilangkan
oleh masyarakat dunia zaman sekarang. Dengan kata lain, selfie sudah menjadi tren tidak tertulis di kalangan umum. Siapapun yang memiliki kamera bisa melakukan selfie di manapun ia berada.


Benarkah Selfie Saat Salat Tarawih Bisa Lunturkan Pahala di Bulan Puasa? Ini Penjelasan Islam

Bahkan di tempat ibadah saat sedang tarawih. Kita bisa lihat di social media seperti Instagram, Path, Twitter, dan lainnya, banyak foto selfie beredar ketika sedang melaksanakan ibadah salat dengan berbagai latar belakang dan judul.

Di bulan puasa seperti saat ini, timbul pertanyaan "Apakah hukum selfie saat beribadah?"

Ustaz Dr Muhammad Lukman Ibrahim, salah satu dosen senior salah satu akademi di Malaysia mengatakan bahwa hukum selfie adalah sah-sah
saja. Tetapi, hukum selfie bisa berubah mengikuti keadaan atau niat si selfiers. Kalau ia ber-selfie untuk mengabadikan momen kebersamaannya dengan teman-teman, boleh-boleh saja.

Namun, jika ke mana-mana harus melakukan selfie, Ustaz Dr Muhammad Lukman Ibrahim mengatakan bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang sia-sia. "Allah berfirman,  (sifat) orang mukmin ialah menjauhi perkara yang sia-sia," ujarnya dikutip dari laman Says.com.

Ia juga mengingatkan untuk menghindari berselfie dan mengunggah gambar ke social media dengan tujuan menunjukan kemewahan dan kebanggan. Hal tersebut bisa menimbulkan sifat riya dan membuat orang lain menjadi dengki. Jika sudah begitu, hukum selfie menjadi haram dan dilarang.

Tambahnya,  ia mengingatkan ketika beribadah sebaiknya untuk fokus dan tidak menunjukkan ke seluruh dunia. Sebab riya dan takabur bisa menghapus pahala ibadah.

Saat beribadah, konsepnya seperti bersedekah, tangan kanan memberi, tangan kiri sebaiknya tidak mengetahui.

Maka dari itu, yuk kita jaga amal ibadah kita dengan tidak berselfie saat tarawih dan mengunggahnya ke social media. Bisa-bisa pahalamu selama bulan puasa bisa berkurang, lho. Selamat beribadah. :)
Read more

Ternyata Setiap Manusia Didampingi Seorang Malaikat dan Jin Kafir, Ini Bukti Nyatanya... Menegangkan....!

Dakwahislam - Sebagai manusia, ternyata kita didampingi oleh jin kafir dan malaikat selama hidup kita. Kedua pendamping ini memberikan bisikan yang berbeda dimana akan menentukan ke arah mana kita akan melangkah. Mungkin kita sering melihat di dalam film atau tayangan TV yang mempertontonkan dua sisi dari seorang manusia. Sisi tersebut adalah sisi baik dan sisi buruk. Sisi baik itu diberikan oleh malaikat sedangkan sisi buruk diberikan oleh jin kafir yang membisikkan hal-hal jahat.
 Ternyata Setiap Manusia Didampingi Seorang Malaikat dan Jin Kafir, Ini Bukti Nyatanya... Menegangkan....!

Setiap umat muslim mempunyai pendamping kafir di golongan jin yang senantiasa bersamanya. Allah menguji manusia melalui adanya jin untuk memberikan pengaruh pendamping di golongan jin. Meskipun terdapat jin yang masuk dalam golongan muslim, tapi pendamping manusia ini adalah jin kafir yang senantiasa menggoda dan membisikkan kemaksiatan pada manusia. Seperti yang kita tahu bahwa jin kafir termasuk dalam golongan iblis yang dilaknat oleh Allah SWT. Tempat kembali mereka adalah di neraka dimana banyak kepedihan dan adzab Allah yang menanti mereka. Oleh karena itu, mereka mencari teman sebanyak-banyaknya dari kalangan manusia untuk menemani mereka di dalam neraka.

Dalam sabda Rasul dijelaskan bahwa tidak seorang pun kecuali mereka diwakilkan pada keluarganya dari golongan jin. Rasulullah pun juga memiliki jin di sampingnya, tapi Allah senantiasa menjaganya dan atas izin-Nya jin pendamping Rasul masuk Islam sehingga ia tidak membisikkan hal-hal buruk pada beliau. Sungguh hal ini menunjukkan betapa mulianya Rasulullah sehingga bisa membawa jin kafir masuk dalam Islam dan bersujud pada-Nya.

Dikatakan pendamping karena jin itu akan selalu berada di sampingnya terus menerus untuk menyimpangkannya dan menyesatkannya. Berbagai usaha akan ditempuh oleh jin untuk bisa menyesatkan kita. Bahkan, ia juga membantu golongan setan agar bisa menguasai kita. Banyak jalan yang diciptakannya sebagai celah bagi setan memasuki diri kita hingga mempengaruhi perbuatan kita menuju kemaksiatan. Mereka saling membantu satu sama lain untuk bisa menjerumuskan manusia dalam lembah kemaksiatan. Cara melihat jin pendamping ini bisa kita lihat dari bagaimana seseorang berperilaku.

Sebagai seorang muslim, kita harus khawatir akan berbagai usaha yang dilakukan oleh jin karena mereka tidak akan pernah menyerah dalam menyesatkan manusia. Kita harus berhati-hati dan menyiapkan senjata ampuh untuk bisa menghalau bisikan dan godaan setan. Meskipun, setan itu berusaha dengan berbagai macam cara, kita juga bisa menghalau bisikkan dan godaan setan yang terkutuk dengan lebih mendekatkan diri pada Allah SWT.

Selain jin, tidak ada satu orang muslim yang tidak didampingi oleh malaikat yang mengilhamkan kebaikan. Inilah malaikat pendamping manusia.

Allah memberikan pendamping malaikat bagi setiap muslim sebagai rahmat Allah pada hamba-Nya karena malaikat itu akan menyerukan kebaikan di dalam kalbunya. Bisikan ini sangat berlawanan dengan bisikan setan dimana malaikat selalu ingin menuntun manusia menuju jalan-Nya.

Dalam sebuah hadits diriwayatkan bahwa sesungguhnya malaikat memiliki bisikan dan setan memiliki bisikan pula. Oleh karenanya, bisikan malaikat mengantarkan kita pada kebaikan dan kebenaran.

Setiap orang memiliki kedua bisikan ini, yakni bisikan jin dan bisikan malaikat. Tinggal bagaimana kita bersikap atau memilih bisikan mana yang akan kita tuju. Bagi orang yang dekat pada Allah dan beriman pada-Nya, maka ia akan lebih mendengarkan bisikan malaikat. Namun, orang yang jauh dari lindungan Allah, maka ia lebih mendengarkan bisikan jin kafir itu.
Read more

Senin, 13 Juni 2016

PEROKOK WAJIB BACA!!! TERNYATA BENAR, FILTER ROKOK MENGANDUNG DARAH BABI (((TOLONG SEBAR LUASKAN AGAR YANG LAIN TAHU)))

Dakwahislam - perokok harus baca jika memang perlu berikan
supaya semuanya bebrapa rekanan anda ketahui untuk yang merokok, berikut penuturannya. Ketua Komisi Nasional Ingindalian Tembakau (Komnas PT), DR Hakim Sarimuda Pohan, mengungkap kalau dalam filter rokok yang banyak dipakai di Indonesia terdapat bahan yang datang dari Hemoglobin atau protein darah babi dipakai dalam filter rokok untuk menyaring toksin kimia supaya tak masuk kedalam paru­paru perokok, kata Hakim waktu jadi pembicara dalam dialog bahaya merokok untuk kehidupan berbangsa di Balaikota Banjarmasin, Kalimantan Selatan,

PEROKOK WAJIB BACA!!! TERNYATA BENAR, FILTER ROKOK MENGANDUNG DARAH BABI (((TOLONG SEBAR LUASKAN AGAR YANG LAIN TAHU)))

Ia yakini kalau filter yang dipakai untuk rokok yang mengedar di Indonesia adalah filter impor yang memiliki kandungan komponen dari darah babi. Menurut dia, semuanya di ketahui sesudah ada pernyataan yang disibakkan pakar dari Australia atau Profesor Kesehatan Orang-orang dari Universitas Sydney, Simon Chapman.

Profesor di Australia memperingatkan grup agama spesifik berkaitan sangkaan ada kandungan sel darah babi pada filter rokok. Profesor Simon Chapman menyebutkan itu mengacu pada riset di Belanda yang membuka kalau 185 perusahaan tidak sama memakai hemoglobin babi sebagai bahan pembuat filter rokok.

Menurut Hakim, telah semestinya umat Muslim yang sebagian besar di Indonesia ini menjauhi barang yang nyatanyata dilarang agama itu. Tidak cuma golongan Muslim, namun
golongan Yahudi juga melarang

pemakaian babi untuk kepentingan seperti itu, imbuhnya dalam dialog dalam rangkaian sosialisasi ketentuan daerah (Perda) yang melarang merokok ditempat spesifik. Dalam dialog yang di hadiri beberapa ratus peserta dari kelompok PNS, pengelola hotel, restoran, serta pengelola tempattempat umum itu juga dihadiri Wali Kota Banjarmasin Haji Muhidin dengan moderator Kepala Dinas Kesehatan setempat, drg


Diah R Praswasti.

 Dalam dialog itu dilangsungkan dengan bertanya jawab yang diantaranya dianjurkan pentingnya Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengharamkan merokok.

Menyikapi temuan penelitian di Belanda mengenai ada hemoglobin babi dalam filter rokok, segera jadi kajian ulama di beberapa negara. Jika filter rokok di Indonesia mengandung bahan yang sama, Majelis Ulama Indonesia siap menyebutkan haram mutlak.

 " Bila rokok dengan filter dari darah babi itu jadinya haram mutlak, " kata Ketua MUI Ma'ruf Amin,

Berkaitan dengan temuan penelitian paling baru itu, MUI bakal selekasnya memohon input dari beragam pihak. " Kita bakal memohon input banyak pihak yang dapat menerangkan hal semacam ini, " tuturnya.

Menurut Ma'ruf, hasil dari Ijtima Ulama MUI menyimpulkan rokok yaitu ikhtilaf. Berarti rokok ada di tengah­tengah pada posisi makruh serta haram. Ulama setuju mengharamkan rokok dalam 3 situasi.

 " Yang telah diharamkan itu merokok ditempat umum, merokok untuk ibu hamil, serta merokok untuk anak­anak, " pungkas Ma'ruf.


Sumber: Beritasatu.com
Read more

Ketahui... Inilah Tiga Pesan Saat Kucing Hampiri Kita Ketika Makan dan Ternyata...

Dakwahislam - Kucing adalah salah satu hewan mamalia berkaki
empat yang lucu dan paling banyak bisa dijumpai di sekitar kita. Keberadaan kucing ini sendiri juga sudah ada dalam ribuan tahun yang lalu.



Ketahui... Inilah Tiga Pesan Saat Kucing Hampiri Kita Ketika Makan dan Ternyata...

Kucing merupakan salah satu jenis hewan yang banyak dijadikan peliharaan di rumah oleh banyak orang.

Pada riwayatnya, Nabi Muhammad SAW pun juga sangat menyukai kucing. Bahkan kucing merupakan binatang kesukaan Rasul. Nabi Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza.

Walaupun tidak semua orang menyukai dan memelihara kucing, tetapi yang pasti sebagian kita mungkin pernah didatangi oleh kucing saat beraktivitas. Contohnya ketika sedang makan.

Beberapa diantaranya mungkin memberikan makan, namun sebagian lagi justru mengusir kucing itu karena dianggap mengganggu.

Jika mengalami kondisi ini, jangan buru-buru untuk mengusir hewan kesayangan Rasullulah itu.

Kenapa kucing itu mendatangi Anda dan bukan orang lain yang juga tengah menyantap makanan serupa? Tahukah Anda bahwa kucing yang datang itu ternyata membawa ‘pesan’ atau tanda?

Dikutip dari laman blog infoyunik.com, saat kucing mendatangi kita ada tiga tanda atau pesan yang tersimpan di dalamnya. Berikut tiga tanda kenapa kucing datang kepada kita, bukan orang lain:

Pesan Pertama
Kedatangan kucing merupakan pertanda bahwa
Allah SWT mengingatkan kita tentang hakikat memberi. Semua rezeki yang kita dapatkan bukanlah sepenuhnya hak kita. Ada hak-hak orang lain yang seharusnya kita keluarkan.

Seperti zakat fitrah dan zakat harta yang wajib dikeluarkan sebagai rukun islam yang harus dipenuhi. Tanpa menunaikan hal ini, tentu kita sebagai umat Islam belum menjalankan semua aturan wajib yang harus ditegakkan.

Dalam konteks kucing yang datang saat makan, mengingatkan kita bahwa karunia Allah yang kita terima juga harus dibagi dengan makhluk lain seperti kucing.

Artinya dalam makanan yang kita santap, ternyata ada rezeki untuk kucing yang seharusnya kita berikan.

Pesan Kedua
Memberi makanan kepada makhluk Allah termasuk kucing merupakan sebuah kebaikan. Allah akan melipatgandakan satu kebaikan dengan 10 kali lipat kebaikan lainnya. Terlebih jika kita memberikan dengan ikhlas dan tidak terpaksa.

Jika berbuat baik pada manusia, seseorang kerap menginginkan adanya balasan serupa dari orang lain. Namun tidak demikian jika manusia berbuat baik kepada kucing. Hewan ini tentu tidak bisa membalas apa yang sudah kita berikan terhadapnya.

Ketika membagi makanan dengan hewan ini, manusia belajar bagaimana rasanya memberi dengan penuh keikhlasan. Tindakan inilah yang seharusnya dilakukan manusia ketika memberi sesuatu kepada orang lain.


Pesan Ketiga
Allah sedang memberitahu apabila kita tidak memberi makanan kepada kucing itu, sebenarnya kita sedang menolak rezeki baru yang akan Allah berikan.

Rezeki itu luas bukan hanya sekedar uang, tetapi meliputi semua kehidupan. Semoga kita semua termasuk yang pandai membaca ‘tanda-tanda’ itu, dan bisa menarik hikmah dari kedatangan seeokor kucing saat kita sedang menyantap makanan.
Sumber: dream.co.id
Read more

Minggu, 12 Juni 2016

Jidat Hitam Bukan Tanda Bekas Sujud tapi Bekas Karpet, inilah Penjelasan Habib Luthfi bin Yahya

Dakwahislam - Wajah para sahabat itu bercahaya, ini yang dinamakan
min atsaris sujud, jadi bukan jidatnya yang hitam itu sebagai bekas sujud, kalau yang cuma jidatnya hitam itu lebih tepat disebut min atsaril karpet, bekasnya karpet.


Jidat Hitam Bukan Tanda Bekas Sujud tapi Bekas Karpet, inilah Penjelasan Habib Luthfi bin Yahya

Para waliyullah itu takut kalau jidatnya hitam, takut itu menjadikan riya’. Adapun sahabat itu wajahnya bercahaya sangat berkilauan, dan ketika bangkit dari alam kubur wajahnya terang seperti bulan purnama.

Itu semua diawali dari wudhu para sahabat yang mencapai ke hati. Wudhu bukan hanya melaksanakan syarat dan rukun wudhu. Kalau cahaya wudhu sampai hati, maka timbul sifat tawadhu’ (rendah hati), dan tubuh tidak mau digunakan untuk maksiat. Jangankan digunakan maksiat, semisal kita melihat keburukan, mata ini tidak betah, pengennya pergi atau memejamkan mata.

Tidak mau membuka aib atau melihat aib saudara sesama muslim dan sesama anak bangsa. Kalau melihat perempuan membuka auratnya, tidak mau melihatnya, karena menganggap itu aib saudaranya.

Begitu juga dalam kehidupan berbangsa. Kalau kita menutupi aib saudara kita sebangsa, atau pejabat kita, atau Negara kita, maka bangsa lain pun tidak berani memojokkan bangsa kita. Bangsa lain memojokkan bangsa kita, tidak menghormati bangsa kita karena kita sendiri yang membuka aib bangsa kita.

Selain itu, contoh lain dari min atsaril wudhu’ adalah tutur kata kita bagus dan sopan. Orang jadi berwibawa karena tutur kata yang sopan. Salamatul insan fii hifzhillisan, selamatnya seseorang karena menjaga lisannya dari tutur kata yang tidak baik.

Apa yang kita, orang dewasa, ucapkan itu akan ditiru juga oleh anak-anak. Jadi, yang tua harus memberi contoh yang baik pada yang muda, pada anak-anak.

Janganlah kita membuka aib seseorang di atas podium, walaupun kita tidak cocok terhadap seseorang. Allah ta’ala saja dalam al Quran memakai ada ketika mengingatkan, yaitu dengan kalimat yaa-ayyuhal ladziina aamanuu, yaa ayyuhan naas, tidak menyebut nama langsung, tapi wahai orang-orang beriman, wahai manusia, bukan wahai fulan bin fulan.

Kalau lisan kita terbiasa berdzikir maka buahnya adalah tutur kata yang baik. Berdzikir itu dilakukan karena kita perlu dan butuh pada Allah, dan juga kan mencari pahala itu tidak hanya dalam shalat.

Selain itu, berdzikir itu untuk melatih dan membimbing lisan dan hati agar terbiasa ingat Allah. Oleh karena tidak ada yang melebihi sakitnya sakaratul maut, maka lisan dan hati harus dilatih dengan dzikir, apalagi dalam thariqah. Apa
yang menjadi kebiasaan lisan kita itu yang akan muncul secara reflex saat sakaratul maut.

Semisal, kalau lisan kita terbiasa mengucapkan alhamdulillah, kemudian kita berjalan tanpa sengaja terpeleset atau tersandung, maka biasanya reflex mengucapkan alhamdulillah.

Tapi kalau yang biasa dilatih dan diucapkan kata kotor atau nama hewan, maka saat terpeleset atau tersandung batu ya kalimat nama hewan itu yang keluar dari lisannya.

Badan kita atau baju kita, tiga hari saja tidak dicuci maka baunya bikin orang lain tidak nyaman, bahkan kita sendiri pun tidak nyaman. Kalau badan kotor kita mudah membersihkannya, tinggal mandi. Tapi kalau hati kita yang kotor? Dalam sehari, berapa kali kita mencuci hati kita?

Allah ta’ala berfirman, alaa bidzikrillah tathma-innul quluub. Itulah cara kita mencuci hati kita yaitu dengan berdzikir. Karena penyakit hati itu harus dibersihkan agar jauh dari sifat tercela seperti ujub, sombong, riya’, hasud (iri hati), dan lain-lain.

Adapun membersihkan hati itu dengan kalimat dzikir laa ilaaha illAllah. Kalau dalam membaca laa ilaaha illAllah ditata dengan baik dan diresapi dalam hati, maka kalimat laa ilaaha illAllah bisa membersihkan hati kita, sehingga hati penuh dengan laa ilaaha illAllah.

Kita ini dalam masuk thariqah jangan kayak anak SD yang suka pamer fadhail (keutamaan). Anak-anak kan kalau hari lebaran biasa pakai baju baru, biasanya itu saling pamer bagus-bagusan baju baru.

kata si A, bagusan bajuku gambarnya pesawat, si B nggak mau kalah, si C juga nggak mau kalah. Semua rebutan bagus-bagusan baju baru lebaran. Masuk thariqah itu untuk wushul kepada Allah, bukan untuk fadhail. Kalau kita masuk thariqah kayak anak SD, maka thariqah dan dzikir kita hanya menghiasi lisan. Padahal, kalau thariqah sudah menghiasi bathin kita, maka saya jamin dunia damai.

Seminggu sebelum wafat, Sayyidi Syekh Al Imam Abul Abbas Ahmad bin Muhammad At Tijani keliling silaturrahim ke Ulama, memohon doa kepada para Ulama agar Husnul Khatimah, padahal sekelas al Imam Ahmad at Tijani itu wali Quthub, tapi masih mau bersilaturrahim dan memohon doa ke Ulama lain. Itu bentuk betapa tawadhu’nya al Imam As Syaikh Ahmad at Tijani.

Jangan kita bikin malu Imam Thariqah kita dengan cara kita berakhlak yang baik, tawadhu’, cinta Rasulullah dan Ulama. Sehingga kompak, saling tawadhu, dan saling mengangkat.

Orang Qadiriy memuji orang Tijani, orang Syathari mengangkat orang Naqsybandiy, dan seterusnya, jadi sesama ahli thariqah, meskipun berbeda thariqah tapi saling memuji dan saling mengangkat.

Ini harus saya sampaikan karena saya sebagai Rais ‘Aam Ahli Thariqah Mu’tabarah yang mana akan saya pertanggungjawabkan di dunia dan kelak di akhirat di hadapan Allah Ta’ala. Tunjukkan bahwa kita ini adalah bagian dari ahli laa ilaaha illAllah.

Oleh: Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Yahya Pekalongan, Rais Aam Idaroh Aliyah Jam’iyyah Ahli Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN), yang bersumber dari Hasan
Chabibie./habibluthfi.net
Read more

Jumat, 10 Juni 2016

Benarkah Setiap Jumat, Roh Orang-orang Mukmin Datang ke Rumah Sambil Menangis?? awabannya Mengejutkan!!!

Dakwahislam - Diriwayatkan dalam sebuah hadist, “Barangsiapa mendatangi
makam saudaranya yang seiman, kemudian meletakkan tangannya di atas makam tersebut sambil membaca Surah Al-Qadr sebanyak tujuh kali, niscaya dia akan selamat di hari musibah terbesar (hari kiamat).”



Benarkah Setiap Jumat, Roh Orang-orang Mukmin Datang ke Rumah Sambil Menangis?? awabannya Mengejutkan!!!

Dalam hadist lain yang senada dengan tambahan kalimat,

“hendaknya sambil menghadap kiblat.”

Syaikh Abbas al-Qumi berkata

“Di antara yang selamat pada hari kiamat, bisa jadi dari kalanan peziarah atau yang diziarahi.”

Fudhail meriwayatkan,

“Barang siapa membaca Surah Al-Qadr di sisi kuburan seorang mukmin sebanyak tujuh kali, maka Allah SWT akan mengutus kepadanya malaikat di samping kuburnya dan dicatatkan bagi si mayat yang ada dalam kubur itu pahala ibadah yang dilakukanmalaikat itu. Ketika Allah membangkitkannya dari kubur, tidak ada sesuatu pun yang menakutkannya melainkan Allah palingkan darinya dengan perantaraan malaikat hingga dia masuk surga.”

Selain membaca Surah Al-Qadr, bacalah pula Surah Al-Fatihah, Surah AL-Ikhlash, Al-Falaq, An-Nash dan ayat Kursi masing-masing tiga kali.

Ibnu Tawus berkata,

“Jika engkau berada di tengah kuburan kaum mukmin, maka bacalah Surah Al-Ikhlash sebanyak 11 kali, dan hadiahkan pahalanya untuk mereka (para penghuni kubur). Allah SWT akan memberi pahala kepada orang yang membaca Surah Al-Ikhlash sebanyak jumlah yang dimakamkan di tempat tersebut."

"Dalam Kitab Jami’al Akbar, dimuat sebuah riwayat yang berasal dari sahabat Rasulullah SAW, yang menerangkan bahwasannya beliau telah bersabda:

“Berikanlah hadiah kepada orang-orang yang telah meninggal dunia.”

Para sahabat bertanya,

“Apa yang harus kami berikan kepada orang-orang yang telah meninggal dunia?”

Beliau menjawab, “Sedekah dan doa.”

Rasulullah SAW juga bersabda:

“Sesungguhnya roh orang-orang mukmin itu setiap hari Jumat mendatangi langit dunia (dan berada) di depan rumah mereka. Masing-masing mereka memanggil anggota keluarganya dengan penuh ratapan sambil menangis, 'Wahai keluargaku, wahai anak-anakku, wahai ayahku, wahai ibuku dan kerabatku. Kasihanilah kami, semoga Allah merahmati kalian. Kasihanilah kami dengan (mengeluarkan sedekah berupa) dirham (uang), roti (makanan), atau pakaian. Semoga Allah SWT memberi kalian pakaian dari surga.'”

Kemudian Nabi SAW menangis, maka serempak kami pun turut menangis bersamanya.

Bahkan beliau tidak dapat melanjutkan perkataannya karena tangisannya itu.



Lalu bersabda: “Mereka adalah saudara-saudara kalian seagama. Mereka telah menjadi tanah yang hancur setelah (mendapatkan) kesenangan dan kenikmatan (di dunia). Mereka berteriak-teriak, ‘Celakalah diri kami. Celakalah diri kami. Seandainya kami menginfakkan segala yang ada pada tangan kami untuk ketaatan dan mencari keridhaan Allah, niscaya kami tidak membutuhkan (pertolongan) kalian.’ Mereka bersedih hati dan menyesali diri sambil berseru, ‘Bergegaslah kalian bersedekah untuk orang-orang yang mati.’”

Diriwayatkan pula dari Rasululah SAW, bahwasanya beliau telah bersabda:

“Apa yang kalian sedekahkan untuk orang mati, niscaya diambil oleh malaikat kemudian diletakkan di tempat yang terbuat dari cahaya yang menyinari tujuh langit. Kemudian malaikat tersebut berdiri di atas pusara sambil berkata, 'Salam sejahtera atas kalian wahai penghuni kubur. Keluarga kalian telah mengiriman hadiah untuk kalian.’ Lalu malaikat itu mengirimkan hadiah tersebut ke dalam kubur si mayat.”

(Sumber : Fadhlah Surah Yasin dan Tahlil oleh Abu Muhammad dan Tim Zahra)
Read more

Rabu, 08 Juni 2016

Sebelum Isa AS Turun di Akhir Zaman, Ini Tanda-tandanya, Merinding!

Dakwahislam - Kita tahu bahwa di akhir zaman kelak, Isa AS
akan turun ke muka bumi ini. Kedatangannya membawa keberkahan bagi kita, sebagai seorang Muslim. Sebab, ia dapat menjadi pedoman bagi kita untuk senantiasa mengarahkan kita pada arah kebenaran. Lalu, apakah Anda tahu seperti apa tanda-tanda sebelum kedatangannya?

Turunnya Isa untuk kedua kali di dunia ini diawali dengan huru hara besar di dunia yaitu al-Malhamah, penaklukan Konstantinopel oleh kaum Muslimin, munculnya Dajjal, dan peperangan antara kaum Muslimin dengan Yahudi. Ketika peperangan mencapai puncaknya dan kaum Muslimin hampir dikalahkan oleh Yahudi, maka turunlah pertolongan Allah. Yaitu, Allah dengan kodrat-Nya menurunkan utusan-Nya yang mulia Isa Almasih putra dari perawan suci Maryam di Syam.

http://berdakwahislami.blogspot.com/

Tanda yang pasti adalah apabila shalat shubuh berjamaah di dalam masjid makmur, penuh seperti shalat Jumat. Fenomena ini menunjukkan bahwa keimanan kaum Muslimin berada pada tingkat hampir seperti zaman sahabat, di mana seluruh laki-laki baligh melakukan shalat di masjid dengan tepat waktu dan berjamaah. Pada saat seperti inilah pertolongan Allah diturunkan, yaitu Allah menurunkan hamba-Nya Isa Almasih.

Hal tersebut ditunjukkan dalam hadis dari Abu Hurairah RA yang terdapat dalam Shahih Muslim, bahwa ia berkata, “Ketika mereka bersiap-siap menghadapi peperangan dan meluruskan shaf shalat, turunlah Isa putra Maryam lalu mengimami mereka.”
Dalam hadis yang lain dari Abu Hurairah RA dengan lafadz, “Kemudian turun Isa putra Maryam dari langit, memimpin umat manusia. Maka, ketika dia mengangkat kepalanya dari rukunya, dia berkata, ‘Allah mendengar orang-orang yang memujinya, Allah memusnahkan Dajjal, dan memenangkan kaum Muslimin.” []

Referensi: Armageddon Peperangan Akhir Zaman Menurut Al-Quran, Hadis, Taurat, dan Injil/Karya: IR. Wisnu Sasongko, M.T/Penerbit: Gema Insani
 
Sumber: Islampos.com

Read more