Tampilkan postingan dengan label Kisah dan Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah dan Renungan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 September 2016

Percayalah Allah Akan Mengatur Rezeki Yang Berbeda Saat Kamu Menikah..


Satu tujuan yang menjadi mimpi setiap orang adalah bersanding di pelaminan dengan pasangan idaman. Apalagi jika jumlah umur sudah semakin banyak, rasanya ada harap-harap cemas terus menggelayut dikepala setiap malam. Namun tak bisa dipungkiri, bahwa selalu ada beberapa masalah krusial yang seringkali menerpa sebagian orang untuk menyegerakan berlayar dalam bahtera rumah tangga. salah satunya adalah masalah dompet. Ya! Keuangan.

Masalah keuangan adalah salah satu faktor yang membuat banyak orang merasa takut membina rumah tangga dengan pasangan yang telah mereka agung-agungkan. Membiayai diri sendiri saja sudah jungkir balik apalagi membiayai anak dan istri? Jangan panik dulu tapi. Perkara rezeki sudah diatur oleh Allah. Tinggal bagaimana cara kita menjemputnya.
Allah berfirman :

“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan mengayakan mereka dengan karunia-Nya. Allah Maha luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.” Q.S An-Nur:32)

Ayat tersebut telah jelas menyatakan bahwa dengan menikah maka Allah akan membantu memberikan rezeki untuk anak dan istri. Percayalah bahwa perkara rezeki adalah hal yang sangat mudah bagi Allah. Menghidupkan orang mati saja Allah bisa, apalagi hanya memunculkan rezeki dari arah yang tak pernah sekalipun kita duga.

Jadi jangan pernah takut tak bisa mencukupi anak dan istri kelak. Istri dan anak mempunyai rezeki masing-masing, dan jika dikumpulkan maka akan menyatu dengan rezeki suami. Kita hanya perlu berdoa, percaya dan lakukan ikhtiar semampu kita bisa. Ingat, bahwa Allah tak akan pernah merubah nasib suatu kaum, sebelum kaum tersebut berusaha untuk mengubahnya.
Read more

Sekarang aku mengerti, mencintaimu adalah sebuah kesalahan

Hanya bisa terdiam saat kau bilang kita hanya sebatas teman. Menahan rasa sesak di dada, berusaha menyamarkan tetes air mata. Malu bercampur haru, saat dirimu mencintai seorang wanita dan itu bukan aku. Ketika rasa nyaman sudah tertanam, dan hadirmu sangat sekali dibutuhkan. Hati seorang wanita akan sulit untuk berpaling. “ Tolonglah, Hati ini Cuma satu. Jaga baik-baik dan jangan hancurkan “. Kata yang tidak mungkin aku sampaikan padamu karena isi hati mu bukan aku.

Ini Salah Ku, Yang Terlalu Mudah Jatuh Cinta


Kita terlihat seperti seorang kekasih, tapi dalam hatimu tidak pernah tertulis namaku. Dekatnya kita seperti seorang saudara perempuan kepada kakak laki-lakinya. Tapi apakah kau tau, ini sangat menyakitkan bagiku. Saat seseorang yang sangat kita cintai dengan terang-terangan memilih wanita lain dalam hatinya. “ Jadi Aku ini apa, tolong jelaskan.? “ . adalah kata yang tak sanggup aku katakan padamu. Mungkin karena aku sangat takut kelihalanganmu, sehingga sengaja aku simpan dalam hati saja sambil menahan sakit.


Salah ku yang terlalu mudah untuk jatuh cinta. Percaya akan sikapmu yang seperti memberi harapan walaupun itu hanya angan-angan. Kedekatan yang tidak pernah tau kejelasannya, hanya bisa memberikan perhatian tanpa ada harapan untuk saling memiliki hati masing masing.

Kau tau, hati ini sangat rapuh walau terlihat amat kuat. Tapi yakinlah itu hanya kelihatannya. Sulit untuk ku membuka hati, tapi salah ku membuka hati kepada orang yang salah. Bukan salah mu yang terlalu memberikan perhatian penuh kepada ku. Ini hanya diriku yang terlalu mudah untuk jatuh cinta. Jatuh cinta pada lelaki yang seharuska tidak aku cintai, karena ia telah memilih wanita lain.


Sekarang aku mengerti, mencintaimu adalah sebuah kesalahan. Mencintai seseorang yang belum tentu menjadi pendamping di dunia dan akhiratku. Rasa ini tidak sepatutunya ada, karena kau hanya memberikan harapan yang sulit untukku terjemahkan sebagai kepastian. Aku pantas bahagia, walaupun itu budak dengan mu, yang selama ini ada dalam doa ku tetapi namaku tidak ada di setiap untaian doa-doa mu.
Read more

Jumat, 09 September 2016

Jika Kamu Takdirku, Akan Datang Di Waktu Yang Tepat Nantinya

Untuk kamu, Yang selalu ku tulis dalam buku penantianku, selalu ku sebut dalam setiap doa ku dan yang selalu aku kagumi dalam diamku.

Jika Kamu Takdirku, Akan Datang Di Waktu Yang Tepat Nantinya
Mungkin kini kamu sedang sibuk dengan dunia mu, begitu pun aku yang yang sedang sibuk dengan dunia ku. Aku hanya berharap  semoga ALLAH SWT lancarkan segala yang kita sedang jalankan saat ini .

Karena ku yakin takdir ALLAH SWT itu nyata, walau kita dipisahkan oleh jarak saat ini. Jika kamu takdir ku akan datang di waktu yang tepat nantinya.

Jadi, sekarang ini tugas kita adalah memperbaiki diri kita masing-masing dengan cara kita masing-masing. Hingga pada waktunya kelak kita akan di pertemukan dengan hasil perubahan yang telah kita lakukan menuju hal yang lebih baik. Sehingga tak ada lagi keraguan yang kita rasakan. 
 
Biarkan rindu ini kusimpan baik-baik dalam hati. Entah sampai kapan biar Allah SWT yang mengatur untuk saat nya nanti kita akan bertemu.

Cukup, Rasa ini hanya ku tuangkan dalam tulisan ini .Semoga kau dapat merasakannya. Hingga saatnnya nanti akan ku sampaikan secara lisan rinduku ini padamu.
Read more

Rabu, 07 September 2016

Wahai Rindu, Akan Aku Jaga Cinta Ini Untuk Menyempurnakan Imanku

Duhai Rindu, Akan Aku Jaga Cinta Ini Untuk Menyempurnakan Imanku
Aku di sini masing menunggu, tetap menunggu, dan terus menunggu. Menunggu hadirmu untuk menyempurankan sebagian dari pada agama yang masih kau simpan. Terkadang sempat aku bertanya dalam hati, apakah kau nyata dan benar-benar akan datang. Atau hanya sebatas nama yang hanya ada dalam doa, tanpa ada wujudnya di dunia.


Duhai rindu, apakah aku disini masih belum pantas dan harus terus memperbaiki diri. Duhai rindu, apakah dia masih malu untuk bertemu dengan keadaanku yang seperti ini. Duhai rindu, apakah dia juga sama mencari dan memperbaiki diri seperti aku disini. Duhai rindu, bisakah kau sampaikan padanya kalau aku akan setia menunggu.

Akan aku jaga cinta yang telah Allah anugrahkan. Akan aku jaga aurat sebagai salah satu kewajiban, karena ini adalah hakmu yang nantinya akan menjadi suamiku. Semoga aku tidak salah untuk jatuh cinta, tidak mudah untuk meyakini cinta yang belum ada ikatan resmi. Karena aku tidak mau patah hati, jadi pertemukan aku dengan jodohku saja.

Tidak usah seseorang yang sempurna, bukankah kita dipersatukan untuk saling menyempurnakan satu sama lain. Tapi jangan pernah berhenti untuk memperbaiki diri, karena anak kita butuh sosok seorang ayah yang tangguh, lebut, dan memiliki iman yang kuat.

Kita saling memperbaiki diri, untuk sama-sama memantaskan dan semoga segera dipertemuakan. Kita memperbaiki diri, untuk seorang penerus yang nantinya akan Allah amanahkan kepada kita. Kita memperbaiki diri, karena tidak akan ada manusia yang sempurna tanpa proses membenahi diri.

Duhai rindu, apaka ada namaku di setiap baris doa yang dia panjatkan?. Sedang sibuk apa dia sekarang, di mana, dan dengan siapa. jika ada waktu, tolong sampaikan padanya. Kalau ada seseorang yang sedang menunggu dalam rindu, berdoa supaya seceptanya dipertemukan, dan berharapa bisa saling menatap dalam keadaan halal.


Duhai rindu, sebenarnya aku malu untuk mengatakan kalau aku benar-benar rindu. Tapi semoga dia bisa merasakan, walau kita tidak saling tau kalau ada rindu yang tertanam untuk sebuah ikatan. Tapi ini adalah rahasia, antara aku dan Allah bersama rindu. 
Read more

Minggu, 04 September 2016

INILAH 40 TANDA MENJELANG KEMATIAN SESEORANG

Kematian merupakan hal yang pasti dan akan menghampiri setiap mahluk yang bernyawa. Hal yang tak diketahui anyalah waktu datangnya, karena itu merupakan rahasia Allah SWT.

sumber poto : google.com

Namun, walaupun kematian tak diketahui datangnya kapan, sebelum kematian itu datang akan ada tanda-tanda yang mungkin dapat kita ketahui. Hanya saja biasanya seseorang tidak dapat menyadarinya.
Ada beberapa tanda, lebih spesifik 40 hari sebelum kematian menjemput, seseorang akn mengalami tanda-tanda seperti dibawah ini:

1. 40 hari menuju kematian

Tanda-tanda kematian ini juga muncul setelah masuk waktu asar, bagian pusat dari tubuh kita akan berdenyut. Itu pertanda bahwa daun yang tertulis nama kita dari pohon yang terletak di Arshy Allah swt. Telah gugur.
Lalu malaikat maut mengambil daun tersebut dan segera membuat persiapan diantaranya mulai mengawasi kita setiap saat. Dan sesekali malaikat maut menampakkan dirinya kepada orang yang akan dicabut nyawanya dalam wujud manusia, dan seketika itu pula orang itu akan terasa terkejud dan bingung melihat malaikat maut.
Walaupun malaikat maut wujudnya hanya satu tapi atas izin Allah swt, Dia mampu mencabut nyawa seseorang dalam waktu yang bersamaan.

2. 7 hari ketika kematian akan datang

Tanda ini muncul setelah masuk waktu asar, tanda-tanda kematian ini hanya diberikan Allah swt Terhadap orang yang diuji Allah dengan Sakit, biasanya orang yang sedang sakit tak berselera makan, tiba-tiba ingin makan. Ini merupakan isyarat dari Allah bahwa kematian memang benar-benar sudah dekat.

3. 3 hari, kematian diambang pintu

Pada suatu saat akan terasa denyutan di tengah dahi kita, yaitu antara dahi kanan dan dahi kiri. Jika tanda-tanda kematian ini dapat dirasakan maka sebaiknya berpuasalah kita setelah itu. Supaya perut kita tak mengandung banyak najis, dan ini akan memudahkan orang lain utk memandikan jasad kita.
Setelah itu pula mata hitam kita tak bersinar lagi, dan bagi orang yg sakit, hidungnya perlahan akan masuk ke dalam, ini dapat terlihat jelas kalau dilihat dari sisi tubuh kita. Telinga akan layu dan berangsur-angsur masuk ke dalam.
Tapak kaki tegak berangsur-angsur lurus ke depan dan sukar untuk ditegakkan lagi.

4. Sehari sebelum kematian

Tanda-tanda kematian ini juga terjadi setelah waktu ashar, kita akan merasakan denyutan di bagian ubun-ubun, ini menandakan kita sudah tak sempat lagi melihat waktu ashar di keesokan harinya.

5. Tanda terakhir, Kematian Menghampirimu.!

Kita akan merasakan sejuk di bagian pusat, lalu turun ke pinggang dan akan terus naik ke bagian halkum.
Pada masa ini hendaknya kita sering beristighfar memohon ampun pada Allah, dan sering-sering membaca syahadat. Menata hati, memfokuskan fikiran kita hanya kepada satu arah yaitu Allah swt.
Dengan demikian semoga dengan sedikit pengetahuan menjelang kematian, kita punya kesiapan untuk menghadapinya. Namun begitu, semuanya kembali kepada Allah, maka berdoalah agar kita dapat menyadari tanda yang diberikan oleh-Nya supaya siap di Ajal kelak. Wallahu a’lam.
Read more

Jumat, 26 Agustus 2016

Cinta Itu Sederhana, Sebut Namaku Dan Ayahku Di Depan Penghulu

Jangan bersedih jika tidak ada yang datang di malam minggu, itu kesempatanmu untuk menikmati kebersamaan bersama keluarga. Dan jangan takut jika tidak akan ada seseorang yang datang untuk memintamu kepada orang tuamu. Yakinlah seperti kau yakin akan hadirnya malam setelah siang dan yakinlah akan kesetiaan bulan yang selalu bersama bumi meski dia belum terlihat. Sesuatu yang belum terlihat bukan berarti tidak ada dan yang bersama kita belum tentu menjadi milik kita.

Cinta Itu Sederhana, Cukup Sebut Namaku Dan Ayahku Di Depan Penghulu


Cinta yang sejati tidak bisa dibuktikan dengan selalu datang pada saat malam minggu dan sekuntum bunga disertai kata-kata puitis. Bukan janji manis yang bisa menumbuhkan cinta, bukan kata-kata puitis yang meyakinkan adanya cinta. karena cinta mudah sekali untuk mengatakan, tapi sulit untuk dipertanggungjawabkan.

Semudah cinta itu di buat, semudah pula ia akan terlupakan. Cinta bukan mengambil keuntungan satu sama lain, bukan pula hal yang bisa dipamerkan karena sebuah gengsi. Cinta tidak perlu pengakuan kalau kita tidak sendiri atau dengan seseorang yang luar biasa. Pada dasarnya cinta adalah sebuah pengakuan dan keyakiana kalau kita bersedia menerima apa adanya. Memberikan waktu yang kita punya berarti memberikan hidup kita, penyempurna dalam setiap hembusan nafas.

Cinta itu sederhana, hanya kita yang memperumit cinta itu. Dasarnya adalah keyakinan dan pengakuan tidak pernah menuntut apa pun kepada siapa pun. Yakin kalau sebenarnya dia adalah jodoh kita, dan meyakinkan kedua orang tuaku kalau kau benar-benar pantas menggantikan posisi ayahku. Pengakuan dengan lantang kau sebut nama ku dan ayahku di depan penghulu beserta saksi-saksi. Dan Allah menyaksikan apa yang telah kau ucapkan, dan jangan sekali mengecewakan para tamu undangan yang telah datang dengan kata perpisahan.

Jika cinta selalu menuntut rumah atau mobil mewah, saya tegaskan itu kepadamu kalau itu hanya nafsu kepada harta. Jika cinta selalu menuntut kesempurnaan rupa atau kedudukan, aku tidak seperti itu. Yang saya inginkan, jadilah seorang suami dan ayah yang terbaik bagi aku serta anak-anak kita kelak. Buktikan kalau kau benar-benar cinta, tapi tenang saja aku tidak akan tinggal diam. Akan aku buktikan baktiku padamu sebagai seorang istri dan menjadi istri yang terbaik bagi mu.

Ketika kau memintaku pada ayahku, aku yakin bahwa kau adalah seorang laki-laki yang baik walau mungkin jujur aku ingin tersenyum waktu kau agak kaku berbicara dengan ayah ku. tapi tenang saja, ia adalah ayah yang sangat baik yang nantinya akan menjadi ayahmu juga. Buktikan kesugguhan mu dan bimbinglah aku agar surga itu semakin dekat jika bersamamu. Bimbinglah aku di sampingmu dan tegurlah dengan lembut jika aku salah, karena sejujurnya hati ini sangat rapuh.

Cinta itu sederhana kan, jangan pernah memandangnya sebagai sesuatu yang rumit. Jadi tidak perlu kau datang pada saat malam minggu seperti ini. Tapi datang lah bersama orang tua dan keluargamu pada saat hari bahagia kita bersama yang akan mengundang rahmat bukan madharat.
Read more

Kamis, 14 Juli 2016

Inilah Kelompok Wanita yang Allah Pastikan Jadi Penghuni Surga, Apakah Kamu Termasuk?

Menjadi wanita penghuni surga sudah barang tentu menjadi cita-cita semua wanita di dunia. Kita senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan untuk mendapatkan surga Allah. Tak jarang kita mencari sosok ideal yang kita jadikan qudwah atau teladan bagi kita.

 Sosok itu tentu saja sosok istimewa yang menjadi buah bibir penghuni langit. Ada banyak ciri wanita penghuni surga yang bisa kita temukan dalam diri sosok wanita yang diceritakan dalam Al Qur’an dan hadits Rasulullah SAW. Kisah dua wanita istimewa kekasih Rasulullah SAW. Ibunda Khadijah r.a dan Ibunda Aisyah r.a. Dua sosok yang menjadi buah bibir para penghuni langit. Bahkan, Bunda Aisyah r.a namanya begitu masyhur di kalangan penghuni langit sebelum dilahirkan ke bumi.

Selain itu, Sahabat Ummi, mungkin pernah mendengar kisah tentang seorang wanita penggoda yang masuk surga hanya gara-gara memberi minum seekor anjing yang kehausan. Jadi, lebih baik kita tingkatkan amal dan jangan pernah mengeluh bahwa saya tidak semulia bunda Khadijah dan tak sesempurna Aisyah. 

Inilah beberapa Wanita- wanita Yang Bakal Menjadi Penghuni Surga seperti yang terdapat dalam Al Qur’an dan Hadits.

1. WANITA yang taat kepada perintah Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Surga diciptakan untuk hamba-Nya yang bertakwa. Sebuah tempat yang tidak pernah dilihat oleh manusia dan kenikmatannya tiada tara. Seorang muslimah yang taat kepada Allah adalah muslimah yang beriman kepada rukun iman dan rukun Islam. Ia hanya melakukan apa yang Allah suka dan meninggalkan apa yang dibenci-Nya.

Bunda Aisyah r.a mengisahkan, ketika turun perintah agar menutup aurat kepada para wanita muslimah (Al Qur’an surat An Nur ayat 31), pada saat itu mereka langsung melaksanakannya detik itu juga.“Ketika turun ayat ‘..dan hendaklah mereka menutupkan “khumur” –jilbab- nya ke dada mereka..’ maka para wanita segera mengambil kain sarung, kemudian merobek sisinya dan memakainya sebagai jilbab.” 

Mereka tidak bertanya-tanya, mengapa harus mengenakan jilbab/khumur? Mengapa harus menutupi dada? Mengapa harus begini dan begitu? MasyaAllah, itulah generasi muslimah pertama. Mereka adalah generasi terbaik agama ini. Akankah generasi terbaik itu muncul di antara kita? InsyaAllah.

2. Wanita yang taat Kepada Suaminya dan Pandai Menjaga Kesucian Diri.

Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud : "Apabila seorang wanita (isteri) itu telah melakukan shalat lima waktu, puasa bulan Ramadan, menjaga kehormatan dirinya dan mentaati perintah suaminya, maka ia di akhirat akan masuk syurga lewat pintu 
mana pun yang ia suka (mengikut pilihannya)." (Hadis Riwayat Ahmad, Ibnu Hibban

Itulah wanita kedua penghuni surga. Seorang muslimah shalihah adalah wanita yang taat kepada Allah, taat pada suaminya menjaga shalatnya dan puasa di bulan Ramadhan dan senantiasa menjaga dirinya dan menjaga harta suaminya. Ia selalu menghiasi akhlaknya dengan akhlak Islami. Tingkah lakunya selalu dihiasi dengan akhlak yang terpuji.

Apakah akan masuk surga seorang muslimah bersolek bukan untuk suaminya? Apakah akan masuk surga seorang muslimah yang menghiasi tubuhnya dengan busana muslimah bukan untuk mencari ridlo Allah dan keridloan suaminya? 

Seorang muslimah yang berhak masuk surge adalah muslimah yang mempercantik dirinya untuk Allah, untuk menjaga harga diri suaminya, menyenangkan hatinya dan menyejukan pandangan mata suami.

Seperti

Bunda Khadijah r.a. Beliau adalah wanita kaya, cantik dan bangsawan. Beliau dipuji Allah sebagai wanita bumi yang paling mulia. Karena beliau seorang wanita yang pandai menjaga kesucian diri. Padahal pada zaman itu adalah zaman kerusakan yang terjadi di mana-mana. Cantik, saudagar kaya, dari kalangan bangsawan pula.

Apa yang tidak bisa disombongkan darinya?

Tapi tidak Sahabat Ummi. Beliau memilih Allah dan Rasul-Nya sebagai pilihan hidupnya. Ia khidmatkan dirinya untuk dakwah Islam meski harus melalui masa-masa sulit bersama suaminya, Rasulullah SAW. Bunda Khadijah r.a menempati tempat istimewa di hati Rasulullah SAW.

Meski beliau pernah menjanda dua kali. Tetapi keluhuran akhlaknya dan kesuciannya tidak ada tandingannya di kalangan wanita Mekah saat itu. Sehingga beliau terkenal dengan julukan Ath Thahirah, atau wanita yang pandai menjaga.

Ketahuilah, muslimah yang sholehah insyaALlah akan masuk surga dan terus mendampingi suaminya yang dicintainya kelak di dalam surga. Jadi ayo kita rebut suami kita dari bidadari surga, selagi masih bersama-samanya di dunia ini.

3. Wanita yang gemar bersedekah dan berkasih sayang.

Sedekah yang paling besar yang diberikan oleh Bunda Khadijah r.a dan Bunda Aisyah r.a adalah pengorbanannya menjadi Ummul Mu’minin. Mereka rela berkorban untuk dakwah. Bunda Khadijah ra rela menyumbangkan semua hartanya untuk ummat Islam dan dakwah. Tidak ada yang tersisa hartanya, kecuali beliau meninggal dalam keadaan beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Beliau menjadi penopang dakwah suaminya. Menjadi pembela  Islam dan kaum muslimin.

Oleh karena itu, ketika kita mendapatkan rezeki dari Allah, sisihkan 2,5 persennya untuk berjihad di jalan Allah. Kita keluarkan zakatnya dahulu atau keluarkan untuk sedekah semoga hal itu akan membuat harta kita menjadi berkah.

Jangan pelit bersedekah, karena Allah akan membalas sedekah kita dengan harta yang berlipat ganda dan menolak bencana.

Rasulullah SAW bersabda, “Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang kalanganmu) dengan Bersedekah dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana.” (Hadis Riwayat: Imam Ath-Thabrani)

Ketahuilah, sedekah yang paling murah adalah tersenyum. Jadikanlah hari-hari kita penuh senyuman, sehingga cerah dunia karenanya.

Ilmu dulu baru amal. Amal tanpa ilmu akan sia-sia, demikian juga ilmu tanpa amal akan sia-sia. Oleh karena itu, muslimah ahli surga, harus senantiasa bersemangat dalam menuntut ilmu sebagaimana semangatnya bunda Aisyah r.a menuntut ilmu dari Rasulullah SAW. Beliau adalah permata ilmu di kalangan ummat.

Aisyah r.a seorang pencari ilmu yang sejati. Beliau  menyerap dari Rasulullah SAW tak hanya ilmu tentang akidah dan ibadah saja. Tetapi beliau juga mempelajari ilmu tentang fiqih, tentang politik, tentang social, budaya, kemasyarakatan, parenting, ilmu perobatan, sastra dll. MasyaAllah, bayangkan jika ada sekolah tinggi sampai ke jenjang doctor dan professor, tentu bunda Aisyah menjadi salah satu di antara wanita-wanita jenius abad ini.

Oleh karena itu, Sahabat Ummi, jangan pernah bosan menuntut ilmu. Datangilah majelis taklim, majelis belajar membaca AL Qur’an, seminar dan workshop yang diadakan untuk muslimah. Karena ilmu yang bermanfaat akan membawa kita kepada keridloan Allah SWT. Ilmu yang bermanfaat akan membawa pemiliknya tunduk patuh kepada Allah SWT. InsyaAllah akan membawa kita kepada surga Allah.

5. Wanita yangm menyambung Tali Persaudaraan.

Tak ada persaudaraan yang hakiki melainkan persaudaraan karena Allah. Seorang muslimah yang berhak masuk surga adalah wanita muslimah yang berbakti kepada kedua orang tuanya, memanjangkan tali silaturahim dengan saudaranya, menjaga anak yatim, menjaga anak-anak menjadi anak yang sholeh dan sholehah, menjaga saudaranya dari bahaya lisannya dan senantiasa mendoakan. Ia juga seorang yang mampu menjaga amanah dan berkata benar dalam bermuamalah dengan sahabat dan teman-temannya. Ia juga pandai menjaga amanah dalam menjaga harta kedua orang tua dan harta suaminya.

Demikianlah muslimah yang masuk surga. Tentu bukan hal muluk dan di awang-awang, karena semua muslimah berhak masuk surga Allah dari jalan mana pun asalkan syarat dan ketentuannya dilakukan.

Mari melakukan yang terbaik! Insya Allah Allah akan memudahkan semua langkah kita menuju.
Read more